Showing posts with label lombok. Show all posts
Showing posts with label lombok. Show all posts

Thursday, February 24, 2011

Pantai Seger, Pantai & Tanjung AAN, Yang Seger dan Menawan #LOMBOK




Pesona Tanjung Aan dan Kuta Lombok menjadi idola wisata Lombok Tengah, di sepanjang wilayah ini terdapat pantai-pantai yang indah. Jaraknya yang berdekatan dan sarana jalan yang sudah baik mungkin menjadi alasan banyaknya wisatawan yang memilih ke Pantai Kuta, Seger dan Aan daripada ke Mawun dan Mawi.

Kami menyusuri pantai-pantai tersebut sepulang dari Mawun dan Mawi, bahkan sempat mampir ke homestay untuk sholat dan tidur bentar hehehe... Kurang lebih jam setengah 3 kami berangkat dengan mengunjungi pantai seger, pantai Aan dan terakhir Tanjung Aan.

Sebenarnya Lakers ingin sekali menikmati matahari terbenam di bukit kecil Tanjung Aan namun penjaga wisata meminta kami meninggalkan tempat tersebut di menit-menit menjelang sunset. Alasannya karena jalanan dari tanjung Aan menuju Kuta cukup rawan, kecuali mungkin kalau kami membawa mobil dengan sopir orang Lombok.

Waktu yang sangat terbatas membuat 1 keinginan gw untuk ke tempat batu berleher yang ada di foto-foto mas inoe gak kesampaian. Ini pasti pertanda bahwa gw harus kembali ke tanjung Aan untuk yang ke.... 4 kalinya? SEMOGA ;)

Panduan Wisata ke Lombok bisa di baca di:
Persiapan ke Lombok: http://ndahsaja.com/?p=113

Perjalanan di Lombok: http://ndahsaja.com/?p=122

Wednesday, February 23, 2011

Hidden Paradise: Pantai Mawun dan Mawi #Lombok




Setelah puas menikmati Gili Nanggu, Gili Sundak dan Gili Kedis kami menuju ke Kuta Lombok. Kuta Lombok terletak di Lombok tengah, pantai ini populer di kalangan warga Lombok karena setiap tahun digelar upacara adat berburu Nyale (festival Nyale). Kami menginap di Ketapang Homestay, cukup menyewa 2 kamar saja... selain kamarnya lumayan besar dan murah kamar yang tersisa juga cuma itu hehehee... cukup Rp. 400.000 untuk 2 kamar 2 malam.

Pagi harinya kami menyewa motor seharga Rp. 50.000/hari (tanpa bensin), untuk 4 motor kami membeli bensin seharga Rp. 60.000. Tujuan kami adalah Pantai Mawun dan Pantai Mawi, dibutuhkan waktu kurang lebih 30-40 menit dari pantai Kuta untuk sampai ke pantai Mawun. Seperti kebanyakan pantai-pantai di Lombok Tengah, pantai ini sangat sepi. Hanya ada kami yang mengunjungi Mawun. Begitu juga ketika kami melanjutkan perjalan ke Pantai Mawi. Sepi…. Indah… Menenangkan… Jika di pantai Mawun tidak banyak aktivitas yang dilakukan, pantai Mawi menawarkan surfing dan memancing. Banyak sekali wisatawan asing yang bermain surfing di Pantai Mawi, wisatawan lokal seperti biasa hanya memilih duduk-duduk (bahkan tidur) atau memancing. Duduk di atas bukit berbatu di bawah terik matahari memandang laut dengan ombak yang indah, gunung-gunung yang berdiri kokoh mengitari pantai dan atraksi surfing yang menghibur membuatku sangat betah di pantai Mawi. Gw rela terdampar seminggu di pantai ini walopun kulit menjadi legam (toh udah item ini) ^^

Ayo jangan hanya mengunjungi Bali, menyeberanglah ke Lombok... kunjungi Lombok Tengah dan jelajahi pantai-pantai eksotisnya ;)

Panduan Wisata ke Lombok bisa di baca di:
Persiapan ke Lombok: http://ndahsaja.com/?p=113

Perjalanan di Lombok: http://ndahsaja.com/?p=122

Tuesday, February 8, 2011

Yang Indah, Cantik & Manis: Gili Nanggu, Gili Sundak dan Gili Kedis #Lombok




Hari ke-3 kami menjadwalkan Gili Nanggu, Gili Sundak, Gili Tangkong dan Gili Kedis. Sebelum ke Lombok, Gw udah mencari lokasi dengan bertanya pada mbah google tapi ternyata ke-4 gili ini belum ada di google map, hanya tercantum pelabuhan lembar - sekotong timur - sekotong barat. Untunglah menemukan peta Lombok yang lumayan besar, ternyata Gili Nanggu terletak di Lombok Barat tidak jauh dari pelabuhan Lembar. Untuk memudahkan perjalanan ke Gili Nanggu, kami yang menginap di Hotel Ray (Senggigi) kembali menyewa mobil. Berangkat sekitar jam 8 kami tiba di Gili Nanggu sekitar jam 9.30.

Untuk mengelilingi Gili Nanggu, Gili Sindak, Gili Tangkong dan Gili Kedis kami menyewa perahu sebesar Rp. 350.000,-, sewa snorkel & pelampung Rp. 250.000,- (untuk 8 orang) dan tiket masuk ke semua gili Rp. 5000,-/orang. Pantainya bersih dengan beberapa cottage terlihat di pinggiran pantai. Tanpa membuang waktu, setiba di Gili Nanggu langsung memasang pelampung dan snorkel, snorkliiiiing. Entah karena banyak juga rombongan lain yang snorkeling atau karena saat itu agak mendung air di Gili Nanggu kurang jernih. Tidak jauh dari pantai terumbu karang dengan ikan hias berwarna-warni berlalu-lalang mengajak qt foto-foto --“

Menjelang tengah hari kami berpindah dari gili nanggu ke gili sundak. Udaranya yang sejuk, airnya yang jernih dan pepohonan rindang di pinggir pantai bikin gw betah berendam dan main air. Keindahan gili sundak yang udah bikin gw terpesona ternyata masih kalah dengan sebuah gili imoets, cantik dan manies bernama Gili Kedis. Kalo di Belitung ada Pulau Gusong (Gundukan pasir kosong) ternyata di Lombok juga ada gundukan pasir putih yang ditumbuhi semak dan sedikit pepohonan juga batuan yang terhampar dengan bentuknya yang unik.

Sepertinya bukan cuma gw yang terhipnotis keindahan Gili Kedis, ibu-ibu yang lain juga betah banget disini… tiduran, main pasir, snorkeling, berendem dan tentu saja fotoooo!!!

Seperti apa gili tangkong? Entahlah, sepertinya terlewat. Karena setelah dari Gili Kedis kami menyeberang kembali, numpang mandi dan sholat di sebuah masjid yang belum selesai di bangun kemudian makan di warung jawa dengan sambalnya yang uenak sekali. Kurang lebih jam 4 kami meninggalkan gili dan menuju Kuta Lombok.

Panduan Wisata ke Lombok bisa di baca di:
Persiapan ke Lombok: http://ndahsaja.com/?p=113

Perjalanan di Lombok: http://ndahsaja.com/?p=122

Wednesday, February 2, 2011

Indahnya Air Terjun Sendang Gila dan Tiu Kelep




Sabtu pagi yang cerah kurang lebih jam 9.30 kami meninggalkan gili trawangan menuju pelabuhan Bangsal. Mobil inova yang kami sewa seharga Rp. 450.000,-/hari (mobil + sopir) sudah menunggu dan siap mengantarkan kami ke Air Terjun Sendang Gila (dibaca Sendang Gile) dan Tiu Kelep. Selama 1.5 jam perjalanan menuju air terjun kami di hibur dengan pemandangan indah, hamparan sawah luas, pantai bahkan orang mandi bugil di sungai #ihik.

Setelah makan siang dan sholat dzuhur kami langsung menuju pintu masuk, namun seorang guide menawarkan jasanya dengan sangat memaksa. Kami pikir harga yang ditawarkan itu untuk 1 rombongan ternyata 1 orang kalau gak salah ingat kena Rp. 75.000,-. Pengalaman di Gunung Papandayan kami menolak menggunakan guide tapi ternyata tetap saja kami diminta membayar. Akhirnya kami mengeluarkan uang Rp. 100.000,- tanpa menerima selembar tiket-pun. Sghh....

Perjalanan menuju Sendang Gile tidak terlalu sulit karena sudah ada track yang cukup bagus. Namun perjalanan menuju Tiu Kelep lumayan susah dan menyesatkan. Udah gitu 5 orang dengan teganya ninggalin dyan yang kesusahan ngelewatin batuan sungai yang licin dan gulam yang jatuh (apa kabar HP yg kerendem? hihiiii). Orang baik memang selalu diberi kemudahan, walopun kami bertiga udah ditinggalin tapi kami dipertemukan dengan rombongan lain yang menunjukkan jalan setapak tidak lagi melewati sungai. Hasilnya.... kami sampai lebih dulu! Yeyeyeyeeeiii.... (jingkrak2, melet2).

Gw terpaksa tidak banyak memakai kamera karena cipratan air di tiu kelep membuat lensa basah. Beberapa foto disini hasil jepretan HP dansapar, kamera underwater dan kamera titik.

Panduan Wisata ke Lombok bisa di baca di:
Persiapan ke Lombok: http://ndahsaja.com/?p=113

Perjalanan di Lombok: http://ndahsaja.com/?p=122

Tuesday, February 1, 2011

Menikmati Keindahan Gili Trawangan, Gili Meno & Gili Air #Lombok




Rencana awal kami akan ke Gili Trawangan pagi hari sekitar jam 6, namun ternyata kami harus menunggu cukup lama untuk sebuah sarapan, untungnya pancake bikinan ibu Maria pemilik homestay Sonia sangat uenak. Sekitar jam setengah 8 kami menuju ke Pelabuhan Bangsal dengan menyewa angkot seharga Rp. 100.000,-. Selanjutnya kami WAJIB naik Cidomo Rp.5000/orang. Perahu menuju Trawangan sangat banyak jadi tidak usah khawatir gak kebagian perahu, cukup dengan membayar Rp 10.000,-. Sekedar saran, sebaiknya isi perut dulu sebelum ke Bangsal karena makanan di Pelabuhan Bangsal sangat tidak direkomendasikan.

Setiba di Gili Trawangan kami ditawari penginapan, letaknya sangat dekat dengan pantai, kamarnya besar dan kamar mandi yang sexy karena tanpa atap. Kami membayar penginapan seharga Rp. 150.000,-/kamar/malam. Seusai sholat Jum'at kami menuju perahu yang telah di sewa seharga Rp. 800.000,- (yeaachh muahal sangat), tidak lupa menyewa pelampung & snorkel kalo gak salah seratus ribu untuk ber-8. Gili trawangan, gili meno dan gili air menyajikan pemandangan yang sangat indah walaupun mendung dan gerimis mengubah warna langit menjadi sangat muram. Foto-foto underwater bisa di intip di:
http://ndahdien.multiply.com/photos/album/60/Underwater_Gili_Trawangan_Gili_Meno_Gili_Air

Malam harinya kami ikut menikmati keriuhan bar & cafe yang ada disepanjang bibir pantai. Tiba-tiba gw ngerasa seperti orang asing di negeri sendiri, kami ber-8 boleh dibilang turis asing diantara ratusan wisatawan mancanegara yang memenuhi bar dan cafe.

Pagi harinya kami menyewa sepeda menyusuri jalanan di gili trawangan tanpa takut di salip motor atau di tabrak mobil. Sepiii..... dan sangat indaaaaaah.

Panduan Wisata ke Lombok bisa di baca di:
Persiapan ke Lombok: http://ndahsaja.com/?p=113

Perjalanan di Lombok: http://ndahsaja.com/?p=122

Underwater Gili Trawangan, Gili Meno & Gili Air




Sebuah perjalanan memperingati 1 tahun berkumpulnya makhluk-makhluk aneh LASKAR KARIMYUN yang dipertemukan dalam sebuah trip ke Karimun Jawa Oktober 2009 silam. Namun karena Ari waktu itu gi hamil tua maka perjalanan ini hanya diikuti 7 member LaKers: Dansapar, Gulam Helmi, Samhoed, Hardhian, Rudy Gaga, Titik & Gw, plus temen gw Dyan.

Trip ke Lombok 21-27 Oktober 2010 diawali dengan menikmati malam di pantai senggigi, sarapan pancake nikmat dan meluncur ke Gili-gili. Berhubung hari Jum'at kami baru merencanakan snorkling setelah Sholat Jum'at. Namun karena terlalu siang sudah tidak ada perahu yang melayani keliling Gili. Tidak mau kecewa, kamipun rela di cekek dengan harga sewa perahu Rp. 800.0000,- untuk keliling Gili Trawangan - Gili Meno dan Gili Air dan menikmati pemandangan bawah laut dengan bermodal snorkel, pelampung dan kamera underwater (pinjaman).

Panduan Wisata ke Lombok bisa di baca di:
Persiapan ke Lombok: http://ndahsaja.com/?p=113

Perjalanan di Lombok: http://ndahsaja.com/?p=122