Showing posts with label traveling. Show all posts
Showing posts with label traveling. Show all posts

Monday, May 14, 2012

Wisata Medan - Toba - Brastagi




“Mo kemana aja 3 hari di Medan? di Medan itu gak ada tempat wisata bagus, wisata kulinernya yang banyak” Begitu jawaban teman batak saya ketika saya menanyakan tempat-tempat wisata yang harus saya kunjungi dalam trip Aceh-Medan awal bulan April lalu. Setelah saya menyebutkan akan ke Toba dan Brastagi baru deh temen saya menyebutkan banyak tempat wisata yang harus saya datangi bahkan meluas hingga Asahan dan Leuser. Sedikit koreksi, katanya trip saya namanya bukan trip ke Medan, tapi Sumatera Utara. Benar juga apa yang dikatakannya, ketika saya hanya menanyakan Wisata Semarang tentu saja teman saya di Semarang akan menyebutkan wisata di kota saja, padahal maksud saya akan mengunjungi Dieng, Borobudur atau bahkan Karimun Jawa. Berhubung belum semua daerah wisata di Sumater Utara saya kunjungi sepertinya trip ini lebih cocok dengan nama “Wisata Medan – Toba – Brastagi”

Perjalanan wisata yang dibumbui dengan drama sakit gigi dan hujan dueraass ini masih dengan tim yang sama dari trip Aceh-Sabang. Berikut foto-fotonya ;)
Panduan Wisata-nya masih coming soon ^^ http://ndahsaja.com/?p=520

Friday, May 4, 2012

Santai Bang.... ini di Sabang




Entah benar atau tidak, menurut Bang Arphen sopir kami di Pulau Weh atau yang lebih terkenal dengan nama Sabang, Sabang berasal dari kata Santai Bang. Benar juga kata si abang, ngapain juga kita musti menjadi orang yang serba tergesa-gesa dan emosi tingkat dewa seperti di kota jakarta. Pemandangan yang indah dan udara yang bersih memang musti dinikmati dengan santai. So... yux santai dulu nikmatin foto gw yang buanyak ini ;)

Bagaimana menuju dan menikmati Aceh dan Sabang bisa baca di :
Panduan Wisata Banda Aceh, NAD: http://ndahsaja.com/?p=514
Panduan Wisata Pulau Sabang, NAD: http://ndahsaja.com/?p=517

Wednesday, May 2, 2012

Jalan-jalan singkat di Serambi Mekah




Awal April 2012 saya, mba' elfi, novi, mami dan dian melakukan perjalanan Aceh - Sabang - Medan. Boleh di bilang, kota Banda Aceh merupakan kota transit sebelum kami menyeberang ke Sabang dan saat kami kembali dari Sabang menuju Medan. Perjalanan singkat di kota yang mendapat julukan Serambi Mekah kami manfaatkan sebaik-baiknya dengan memilih tempat wisata yang kami anggap paling menarik.

Tiba di bandara Sultan Iskandar Muda tanggal 4 April jam 11, kami menyewa taxi bandara dengan harga Rp. 400.000,- (mobil, sopir, bensin untuk 10 jam). Perjalanan di bawah langit kelabu kami mulai dengan rute sesuai arahan pak sopir:
- menuju hotel 61
- makan ayam tangkap
- sholat di masjid baiturrahman
- menuju air terjun suhom yang ternyata cukup jauh dengan jalan berkelak-kelok
- pantai lampuuk
- pantai lhok nga
- museum cut nyak dhien
- pelabuhan ulelheu
- PLTD apung
- ngopi cantik
- makan mie aceh
Sebelum ke Pelabuhan Ulelheu kami belanja souvenir, berkat pertemanan pak sopir kami masuk ke toko yang sebenarnya belum buka :D
Kembali dari sabang tanggal 7 April, menuju bandara kami mampir ke:
- kapal di atas rumah
- beli kaos dan souvenir

Panduan Wisata Banda Aceh, NAD: http://ndahsaja.com/?p=514
Panduan Wisata Pulau Sabang, NAD: http://ndahsaja.com/?p=517

Friday, June 24, 2011

Tidung, Wisata Pantai Unggulan Jakarta




Siapa bilang Jakarta tidak memiliki pantai indah, siapa bilang snorkling di Jakarta hanya bertemu dengan sampah. Pulau Tidung merupakan salah satu kelurahan di Kepulauan Seribu, terbagi menjadi dua yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Kedua pulau tersebut dihubungkan oleh jembatan panjang dengan jembatan cinta yang fenomenal itu ^^

Dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan dari Muara Angke dengan kapal penumpang sebenarnya Tidung sangat mudah di jangkau, tapi jadwal kapalnya yang berangkat jam 7 (sebaiknya mulai naik kapal jam 6-an agar dapat tempat duduk di dek atas) sedikit menyulitkan bagi wisatawan yang datang dari luar Jakarta (dan males bangun pagi seperti saiyah!! hihiii). Siapkan masker ketika melewati Muara Angke yang baunya benar-benar seperti Bangke, tapi setelah itu.... kecantikan Tidung telah menanti ;)























Bagaimana menuju tidung? Silahkan baca panduannya di;
http://ndahsaja.com/?p=149

Monday, April 11, 2011

Dieng - Wonosobo, setahun yang lalu. Kriikk...




Akhir Februari 2010, gw, anis, novi, amel, dwi dan Joko (satu-satunya co' ganteng dalam trip Dieng... eh, ada pak sopir jg dinx^^) menuju ke Dieng dengan sebuah itinerary nyaris sempurna. Kami akan bermalam di Dieng dan menikmati perjalanan waktu dari matahari terbit, tenggelam hingga terbit lagi. Tapi ternyata... jalanan sangat amat tidak bersahabat! Berangkat dari Jakarta jam 9 malam jam 5 kami baru keluar tol Kanci. Maka berubahlah rencana menginap di Dieng, kami meneruskan perjalanan ke rumah saya di Gombong dan tiba pukul 11.30.

Dengan tidak mengenal capek, usai sholat dhuhur kami mengunjungi Goa Jatijajar dan menikmati sunset cantik di Pantai Ayah. Jam 01.30 dinihari kami sudah bangun lagi bersiap ke dieng. Tidak banyak tempat yang kami kunjungi karena setelah ashar kami meninggalkan dieng. Buat temen-temen yang pengen main ke Dieng bisa baca Panduan Wisata Dieng yang berisi info transportasi, penginapan dan tempat wisata dieng yang saya kumpulkan sebagai bahan menyusun iten Dieng ~> http://ndahsaja.com/?p=82

Tuesday, February 1, 2011

Menikmati Keindahan Gili Trawangan, Gili Meno & Gili Air #Lombok




Rencana awal kami akan ke Gili Trawangan pagi hari sekitar jam 6, namun ternyata kami harus menunggu cukup lama untuk sebuah sarapan, untungnya pancake bikinan ibu Maria pemilik homestay Sonia sangat uenak. Sekitar jam setengah 8 kami menuju ke Pelabuhan Bangsal dengan menyewa angkot seharga Rp. 100.000,-. Selanjutnya kami WAJIB naik Cidomo Rp.5000/orang. Perahu menuju Trawangan sangat banyak jadi tidak usah khawatir gak kebagian perahu, cukup dengan membayar Rp 10.000,-. Sekedar saran, sebaiknya isi perut dulu sebelum ke Bangsal karena makanan di Pelabuhan Bangsal sangat tidak direkomendasikan.

Setiba di Gili Trawangan kami ditawari penginapan, letaknya sangat dekat dengan pantai, kamarnya besar dan kamar mandi yang sexy karena tanpa atap. Kami membayar penginapan seharga Rp. 150.000,-/kamar/malam. Seusai sholat Jum'at kami menuju perahu yang telah di sewa seharga Rp. 800.000,- (yeaachh muahal sangat), tidak lupa menyewa pelampung & snorkel kalo gak salah seratus ribu untuk ber-8. Gili trawangan, gili meno dan gili air menyajikan pemandangan yang sangat indah walaupun mendung dan gerimis mengubah warna langit menjadi sangat muram. Foto-foto underwater bisa di intip di:
http://ndahdien.multiply.com/photos/album/60/Underwater_Gili_Trawangan_Gili_Meno_Gili_Air

Malam harinya kami ikut menikmati keriuhan bar & cafe yang ada disepanjang bibir pantai. Tiba-tiba gw ngerasa seperti orang asing di negeri sendiri, kami ber-8 boleh dibilang turis asing diantara ratusan wisatawan mancanegara yang memenuhi bar dan cafe.

Pagi harinya kami menyewa sepeda menyusuri jalanan di gili trawangan tanpa takut di salip motor atau di tabrak mobil. Sepiii..... dan sangat indaaaaaah.

Panduan Wisata ke Lombok bisa di baca di:
Persiapan ke Lombok: http://ndahsaja.com/?p=113

Perjalanan di Lombok: http://ndahsaja.com/?p=122

Monday, January 31, 2011

Seren Taun Sindang Barang Bogor, 23 Januari 2011




Dengan kedudulan tiada tara, baru saja gw men-delete album foto Seren Taun. Hal ini karena sudah lama sekali gw gak ngutak ngatik MP (alasan #pencintraan). Yaah memang sih bukan hal yang mengejutkan kalo mengingat kenununan saiyah (alasan #jujur)

Acara Seren Taun berlangsung di Sindang Barang, Bogor, Jawa Barat. Upacara adat yang dilaksanakan sebagai bentuk syukur masyarakat agraris kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, terlebih di kala menghadapi panen, agar panen berjalan lancar dan terhindar dari cuaca yang buruk, yang bisa mengakibatkan kegagalan panen, serta di lancarkan pula untuk musim tanam mendatang,

Acara puncak dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Januari 2011. Info acara Seren Taun dan transportasi menuju kampung Sindang Barang dapat dibaca disini:
http://siluethorisontal.blogspot.com/2011/01/seren-taun-guru-bumi-kampung-sindang.html

Panduan Wisata Bogor: http://ndahsaja.com/?p=330

Selamat menikmati (lagi) foto seren taun bogor 2011.

Derawan, Sangalaki, Kakaban




Awal desember 2010 dengan mengikuti salah satu paket tour gw menyeberang ke pulau impian Derawan. Untunglah saat itu maskapai Mandala belum kolaps sehingga gw bisa sampai di kota Tarakan dan melanjutkan perjalanan dengan speedboat ke Derawan. Dalam paket tour sebenarnya selain Derawan kita akan mengunjungi Sangalaki, danau Kakaban dan Maratua, namun berhubung ombak besar perjalanan ke Maratua dibatalkan.

Jakarta - Tarakan PP: Rp. 1.2 jt
Taxi: Tarakan - Dermaga = Rp. 50.000,-
Paket tour: Rp 800.000,- (berhubung ada salah paham kamar jd nambah Rp. 125.000,-)
Sewa snorkel: Rp 40.000,-/hari
Angkot selama di tarakan: sekali naik kalo gak salah Rp. 3000,-

Day 1: Jakarta - Tarakan - Derawan ==> menikmati sunset derawan
Day 2: Derawan - Sangalaki - Kakaban
Day 3: jalan-jalan di kampung Derawan - Tarakan (jalan-jalan di kota tarakan: KFC, Konservasi Bekantan, makan malam di kepiting kenari)
Day 4: Sarapan di tempat yg lupa namanya - bandara - Jakarta

Transportasi menuju derawan dan penginapan selama di derawan bisa di baca di Panduan Wisata Derawan:
http://ndahsaja.com/?p=63

Sunday, August 1, 2010

Kalender Hari Libur Nasional Indonesia Tahun 2011

Cek dulu jadwal libur tahun depan sebelum booking tiket promo... Selamat berlibur^^
(ya ellahh... 2010 aja lum abisss)

  • Tahun Baru Masehi : Sabtu, 1 January 2011
  • Tahun Baru Imlek : Kamis, 3 February 2011
  • Maulid Nabi Muhammad SAW : Selasa, 15 February 2011
  • Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka) : Sabtu, 5 March 2011
  • Wafat Isa Al-Masih (Jumat Agung) : Jum'at, 22 April 2011
  • Hari Raya Waisak : Selasa, 17 May 2011
  • Kenaikan Isa Al-Masih : Kamis, 2 June 2011
  • Isra' Miraj : Selasa, 28 June 2011
  • Hari Proklamasi Kemerdekaan R.I. : Rabu, 17 August 2011
  • Hari Raya Idul Fitri / Lebaran : Selasa, 30 August 2011
  • Hari Raya Idul Adha / Hari Raya Haji : Minggu, 6 November 2011, Senin, 7 November 2011
  • Tahun Baru 1432 Hijriyah : Sabtu, 26 November 2011
  • Hari Raya Natal : Minggu, 25 December 2011 & Senin, 26 December 2011
>>lama gak ngapdet lama gak ngempi mampir kesini cuma bikin reminder buat gw sendiri... kapan qt kemana kakaaaaaak.... <<

Monday, April 12, 2010

Laskar Karimyun Goes To Pangandaran, Garut & Bandung




Perjalanan liburan Lakar Karimyun (LaKers) 2-4 April ke pangandaran boleh dibilang mendadak, awalnya gw udah mengagendakan jalan bareng so'sial-lita SP buat anniversary 1 tahun persahabatan kami tapi seminggu menjelang keberangkatan baru deh inget kalo ternyata itu libur Paskah dan ada 2 temen yang merayakannya jadi ya sudahlah... banting komunitas coba parkir di LaKers yang ternyata lum pada punya acara. Bu Tac yang sepertinya udah gak terbendung untuk bertemu... erhh.. bertemu sapa yaa?? bertemu LaKers lah pastinya (senyum settan!) siyapp dibawa kemanapun LaKers liburan.

Gimana perjalanan kami yang awalnya berencana ke Pangandaran dan Bandung koq tersesat juga di Garut, cerita-cerita seru versi samhoed, titik dan izah bisa dibaca di:
http://samhoed.multiply.com/journal/item/73/LK_goes_to_pangandaran
http://sakurastan.multiply.com/photos/album/44/trip_pangandaran_-_green_canyon_-_garoet_-_bandung
http://iizgituloh.multiply.com/journal/item/63/_behind_the_scene_jalan_dengan_geng_hedon

PANDUAN WISATA PANGANDARAN: http://ndahsaja.com/?p=186

Bagi gw.. perjalanan kemanapun bersama LaKers selalu menyenangkan, emang sih masih sering ngomel kalo udah diajak jalan kaki ma samhoed yang memiliki definisi "jarak dekat" diluar kewajaran.

Gw mau banget balik lagi ke pangandaran khususnya Green Canyon dan Air Terjun Citumang... pengen nyobain bodyrafting!
Gw mau balik lagi ke Garut asal gak nginep rumah teh ani (lagi dan lagi)...mualluw kaleee numpang mulu
Tapi gw lum siyap balik lagi ke Bandung (lempar tripod ke nusy yg dengan teganya hari ini ngajakin ke Bandung u' sebuah tas)

Foto-foto lebih komplit ada di facebook
Foto-foto cantik... hmm keqnya gak bisa diharepin setelah tukang photo resmi Laskar Karimyun mengalami kecelakaan bersama kameranya tercintah

Friday, April 9, 2010

You are my sunset and I'm your silhouette




I remember the day you first told me that I was the girl that had your heart
From that day fourth I knew that nothing would ever come and tear us apart
So many people tried to warn me about you
Said that i should never trust you, but so stupid me I
Didn't listen and I let myself go fall in love with you

(What happend to us) You supposed to be my future
Bought the ring and had to take right back
(Were you really in love) or was I just a game
To prove to yourself you could get me (Yeah)

Your more beautiful than anything in this world
More precious than the rarest diamond or pearl
And even though we didnt work out together.. Your still my sunset
And i know that you and I are two worlds apart
But you will always be the one to have my heart
I'm gonna love you THEN, NOW, and FOREVER ... Cuz your my sunset

Your innocent smile used to drive me wild even though you aint innocent at all
And now i feel so stupid cuz I'm the only girl that ever loved you even with all your faults
Even your bestfriend questions why i still would be with you after knowing your past
But what she didnt understand is knowing your past is why i thought we could last

(What happend to us) We had something special
What? was i not good enough for you
(Were you really in love) Can't show mine was fine
Cuz without trying i still ended up hurting you (And Im sorry)

>>MY SUNSET - Marques Houston<<

Tuesday, January 19, 2010

Laskar Karimyun Goes To Garut "Swiss van Java"




Berawal dari ajakan Gulam untuk mengawali tahun 2010 di kampung halamannya maka berangkatlah LaskarKarimyun menuju Garut "Swiss van Java", tapi kali ini personelnya berkurang 2.. arie & titik dengan alasan yang dibuat-buat tidak ikut (sebenernya sih mereka takut ketemu calon mertua, oughh mantan calon mertua dinx ya^^). jadilah gw layaknya "Perawan disarang penyamun" ehhmm.. apa malah "Penyamun di sarang perawan" yak? Gw n sapar berangkat dari Terminal Lebak Bulus (Bogor - Garut jarang, minibus pulak), Rudi dari Bekasi, Samhoed & Gulam dari Cikarang dan msdhian dari Cirebon plus Hilman temennya Gulam yg entah berangkat darimana.. sepertinya langsung dari Ancol selepas tahun baruan:D

Perjalanan Jakarta - Garut kurang lebih 3.5jam, dengan menggunakan armada bus Primajasa kami membayar 40.000 (biasanya Rp. 35.000). Meetingpoint adl' alun-alun Leles, karena rumah Gulam ternyata emang deket banget dari alun-alun.
Kisah lengkap perjalanan garoet bisa dibaca dirumahnya jeunx sapar.

Panduan Wisata Garoet baca di: http://ndahsaja.com/?p=168

Berikut Itinerary Wisata Garut:
01 January 2010: Wisata Candi Cangkuang
08.30 - 12.00 : Lebak Bulus - Alun-alun Leles. Bonus: Pendangan disepanjang Tol Cipularang yang uindahh.
12.00 - 13.30 : Sholat; Nungguin Rudi; OTW dari rumah ortu gulam ke rumah teteh-nya gulam (dari alun-alun naek delman istimewa)
13.30 - 14.30 : makan siang; jalan-jalan ke persawahan belakang rumah gulam
14.30 - 14.45 : naik delman menuju candi cangkuang (rudi dapet bonus iceream toping cocopandan dari pantat kuda:P and Sapar langsung dpt fans!! ada kuda yg naksir berat ma sapar^^)
14.45 - 14.55 : naik rakit menyeberangi situ cangkuang menuju candi cangkuang
14.55 - 16.15 : mengitari candi cangkuang, numpang narsis di kampung adat kampung pulo dan gak lupa menikmati jagung bakar. Unforgetable moments: samhoed lupa gak bayar jagung & sapar menemukan anaknya yang hilang^^
16.15 - maghrib: balik kerumah teh ani; kenalan ma hilman; ngobrol-ngobrol dibawah guyuran hujan deras
18.30 - 21.45 : carter angkot ke cipanas (Rp.40.000); berendam di tirta gangga (Rp.25.000) **pertamakali ngerasain berendam di cipanas, dan airnya benar-benar panas sodara-sodara!!; carter angkot balik ke Leles (Rp.50.000) **skandal cinta mamah sammy(nem) & papah gulam semakin trlihat nyata dan bahkan beritanya sangat mengguncang angkot!!!
21.45 - 23.00 : barbecue party dibelakang rumah

Sabtu, 02 January 2010: Wisata Pantai di Pamengpeuk
06.30 - 11.30 : Leles - pantai sayang heulang. Perjalanan yang melelahkan karena jalanan berkelak-kelok, naik-turun dengan sopir mantan pembalap (karung); mendebarkan karena ban meletus dan ban pengganti yg gak layak; menyakitkan karena omsam kejepit pintu mobil & gw disundul kepala gulam (singing: "lihatlah tanda...merah di pipih bekas disundul gulam); sekaligus menyenangkan karena pemandangan sepanjang perjalanan sangat indah, kami bahkan menemukan air terjun pengantin!!
11.30 - 12.30 : menikmati pantai sayang heulang
12.30 - 13.10 : otw pantai sayang heulang menuju pantai santolo.
13.10 - 14.15 : nyari tempat makan; nyari msdhian yang hilang; nunggu makan siang tersaji.
14.15 - 17.00 : menyusuri pasar pantai santolo, nyebrang dengan perahu nelayan menuju pantai yang ada bendungannya (pantainya mirip ujung genteng, dengan hamparan batuan yang luas). dapet hiburan artist lokal garut dengan gitar mautnya "SATRIA BERGITAR!" dan mengawali kegiatan rutin... mencela orang lewat :D
17.00 - 19.30 : Pantai Santolo - Cipanas
19.30 - 22.30 : Keluar masuk gang nyari tempat berendam; Berendam ditempat yang horor; makan malam.

03 January 2010: Wisata Kawah Papandayan dan Curug Orog
05.00 - 07.30 : gagal mendapatkan sunrise di gunung guntur coz kecape'an perjalanan ke pamengpeuk
07.30 - 09.00 : otw Leles - Kawah Papandayan. Masih dengan pemandangan indah sepanjang jalan dan hiburan mengangkan kembali dari sopir yang selalu berbahas Sunda... "Pintu Bagasi Terbuka Otomotas saat mobil menanjak" :/
09.00 - 11.15 : Dapet rayuan gombal dari pemandu (dan qt milih jalan sendiri); Tracking ringan di Gunung Papandayan; Narsis sepanjang perjalanan; mencela orang lewat :)
11.15 - 12.30 : otw Kawah Papandayan - Curug Orog
12.30 - 13.15 : menyadari curug orog ini sesuai namanya, curug yang kecil (tempat ini dinamain curug orog karena dulu ada bayi dibuang disini, mungkin ari terjun pengantin dulunya juga tempat membuang pengantin). Sedikit narsis; nikmatin bakwan; mencela orang lewat (teuteuuuppp)
13.15 - 16.30 : balik dari curug orog; mampir jogja dept.store; makan siang di pujasera; balik ke Leles.
16.30 - 18.00 : debat kusir proses kepulangan coz dah malem, hasilnya... mamah sammy(nem) masih ingin menghabiskan malam indah bersama papah gulam; sapar tenang2 aja krn byk bus ke lebak bulus, rudi sok tenang; hilman gak peduli; msdhian siap berdesak-desakan di ELF isi 30 orang asalkan membawanya ke Bandung; gw... nelfon nusy minta dibukakakn pintu rezky, ehh pintu rumah. masalahnya... Primajasa yg ke lebakbulus brenti di pasar rebo apa engggaaaaaaaaaaaakkkk?? dan mreka-pun gak ada yang peduliin gw.. hiks..
18.00 - 19.00 : nunggu bus. yang bikin lega... primajasa garut-lebakbulus ternyata brenti di pasar rebo di Bekasi juga. jadi gw, sapar, rudi & hilman pulang dengan bus yang sama.
19.00 - 10.45 : Garut - Pasar Rebo - Tanah Merdeka

Perjalanan wisata ke garut lumayan menguras tenaga, terutama perjalanan ke pamengpeuk. Jika memang ingin menikmati pantai-pantai di pamengpeuk lebih lama lebih baik menginap, yang gw lihat kemarin banyak penginapan di pantai santolo tapi ya kondisinya kurang nyaman. Pantainya biasa saja, khas pantai selatan dengan ombak lumayan besar dan sepertinya tidak cocok buat snorkling tapi kalo mau guling-guling sih masih bisa^^ Yang membuat gw pengen maen lagi ke garut justru bukit-bukit teletubies-nya yang hijau dengan langit indah dan air terjun pengantin yang hanya bisa dinikmati dari jauh. Untuk itung-itungan biayanya gw gak gitu merhatiin, coba tanyaken ke samhoed sebagai bendahara. Kami masing-masing urunan Rp. 300.000 untuk semua biaya perjalanan selama di Garut, masuk tempat wisata, makan termasuk tips sopir.

Thx buat temen perjalanan yang guanteng-guanteng^^ selalu menyenangkan jalan dengan kaliyan. Tahun 2010 diawali di Garut, selanjutnya akan kemana lagi??

Wednesday, November 18, 2009

Apa aq akan kembali ke Ujung Genteng, Ombak 7, Penangkaran Penyu & Curug Cikaso?




Bulan ini penuh banget rencana jalan... iya baru rencana ajah. Awalnya ngebet banget mo ke Jogja, setelah ada info betapa tidak nyamannya jalan di jogja saat tahun baru maka semangat itupun hilang lenyap tersapu hujan di bulan november (play november rain by gun&rosses). Dufan yang deket aja lum kesampaian udah muncul lagi ajakan ke pulau tidung, padahal jelas-jelas jabotabek termasuk kep. seribu gi ujan mulu dan mengingat perahu menuju pulau tidung yang sering melebihi muatan membuat trip ke kep. seribu di musim hujan dan ombak besar (kemungkinan sampai february) bukanlah pilihan yang bagus (terutama buat gw yang gak bisa renang n lum punya life jacket pribadi).

Ngliat tayangan di metrotv tentang madura yang bukan hanya suramadu dan mercusuar, karena disana ternyata ada pantai lombang sebuah pantai yang ditumbuhi cemara dan qt bisa menikmati sunrise & sunset yang indah; keraton; seni membatik dan api-tak-kunjungpadam cukup menarik minat gw, tapi titik dedengkot nama pulau yang berawalan "M" tidak berminat. Dia malah ngebet pengen paralayang di batu. Hari ini gw liat foto-fotonya mas bolang di tanjung Papuma membangkitkan kembali keinginan gw ke papuma yang pernah gagal total di menit-menit akhir keberangkatan. Titik langsung nyusun rencana: Ijen-Papuma-Pekalen-Paralayang!! Hayux aja... eh gak jelas lagi mo kemana malahan pengen ke Cilacap. Duhduhduuuhhh.. cilacap-purwokerto-wonosobo sepertinya gak menarik deh

Temen-temen SP juga gak kalah ributnya, hari ini kembali sibuk ngobrolin "akan kemana qt akhir tahun ini". Tidung? Bali? Ujung Genteng?? Kemanapun tujuannya ujung-ujungnya akan sama.... "Okeh.. Lu bikin iten-nya Ndah!!" :( Pengen juga sih Ujung Genteng lagi, palagi dulu kesini cuma ngikut trip anak Jejak Petualang dah gitu entah kena kutuk dimana SDcard gw ERROORRR!!!

Kalo mo ke Ujung Genteng di long wiken bulan desember mungkin ini sedikit infonya:
Interest point :
- Pantai ujung genteng
- Pantai pangumbahan liat penyu
- Amanda ratu (yang katanya mirip Tanah Lot, dah gw bilang gak mirip koq :P)
- Melihat pembuatan gula kelapa/pantai akuarium
- Pantai ombak tujuh
- Curug Cikaso
- Curug Cigangsana

Sewa Mobil (rate bogor): Rp. 400.000/day, (belum termasuk: makan dan penginapan sopir, BBM)

Informasi Penginapan sekitar pantai ujung genteng
harga kamar bervariasi : dari Rp. 100.000/malam sd Rp. 600.000/malam

Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
* Pondok Adi: Telpon: 0251-316902 atau HP: 0818-101159
* Deddy Losmen HP: 0852-19319854
* Mamas Losmen: Telpon: 0266-212758 -241033 atau HP: 0852-13507788 0815-72188558 0813-82586648
* Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
* Pondok Hexa: Telpon: 021-7509271 atau HP: 0813-80585444 0815-9372999
* Vila Ujang: Telpon: 0251-337444 atau HP: 0812-8774252
* Batu Besar ( Big Rock ): HP: 0857-23652821

Kampung Cibuaya, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
* Pondok Wisata Koboi-1 & 2: Pak Koboi HP: 0818-06255770
* Penginapan Pak Abudin: Pak Abudin HP: 0857-23062894
* Penginapan Bungsu: Pak Deddy HP: 0815-63543189 0878-20979878
* Linda's Resort: Pak Rachmat HP: 0813-16385510

Pangumbahan, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
* Pondok Iskandar: Aisyah HP: 0815-63579959, H Iskandar HP: 0811-203375 0812-2014761


**ITENERARY UJUNG GENTENG-CIKASO-dkk**

*HARI I JUMAT, 18 DEC 2009*

06.00 - 12.00 Jakarta - Amanda Ratu
12.00 - 13.00 Foto-foto di Amanda Ratu
13.00 - 14.00 Amanda Ratu - Penginapan
14.00 - 15.00 Mandi, makan, persiapan ke penangkaran penyu
15.00 - 21.00 Ujung genteng - Ombak 7 - pantai pangumbangan (penangkaran penyu)
21.00 - 05.00 istirahat

*HARI II SABTU, 19 DEC 2009*
05.00 - 07.00 Menikmati matahari pagi di ujung genteng
07.00 - 08.00 Mandi, sarapan
08.00 - 17.00 penginapan ==> curug cikaso ==> curug cigangsa atas & bawah ==> penginapan
17.00 - 21.00 free time
21.00 - 05.00 istirahat

*HARI III MINGGU, 20 DEC 2009
05.00 - 11.00 Ujung Genteng (Free time: berenang, snorkeling, susur pantai, hunting foto, melihat pembuatan gula kelapa atau ke pantai akuarium) dan packing
11.00 - 19.00 kembali ke jakarta

So... mo dimana qt ngabisin longwiken??

**semua foto dari kameranya ari
MOHON TIDAK MUAL NGLIAT NARSISAN GW :">

Panduan Wisata Ujung Genteng: http://ndahsaja.com/?p=74

Thursday, October 29, 2009

Pesona Karimun Jawa day 4 - Hari ini tidak boleh mencela!!




Sepertinya langit karimun jawa tahu banget qt dah pada males bangun pagi, setelah 2 hari disuguhi langit pagi yang cantik dan sunrise yang mempesona dihari Selasa, hari terakhir kami di karimun awan cukup tebal menghalangi kehadiran sang mentari. Sebuah alasan yang bagus untuk menarik kain pantai lebih rapat lagi. Tak disangka-sangka pagi itu menu sarapan qt adalah lontong opor... OMG Bu Nurul... are u "M" on james bond!! Yang perlu diperhatikan di wisma apung adalah jumlah kamera tersembunyi yang tidak terkira jumlahnya (coz qt cuma bisa mengira-ngira), gw pengen soto ee.. pagi-pagi qt dapet sarapan soto, qt nebak buahnya semangka ee.. langsung diganti jadi melon, gw males makan nasi disediain kentang, malemnya ngomongin bo** eh pagi ini ada Bok**g opor upss Lontong Opor^^.

Kejadian yang seru dihari ke-4 itu adalah saat sarapan. Seandainya waktu itu ada handycamp (lebih tepatnya handycamp gw gak ngadat), Rudi dijamin masuk acaranya Panji.. "Kena deh!!". Temen samhoed yang satu ini emang dikenal dengan penciumannya yang tajam dengan makanan, kalo sarapan belum tersedia dijamin dia gak bakal bangun. Pagi itu di meja makan ada 2 piring lontong, diurutan pertama teronggok 1 piring daun pisang bekas lontong. Rudi yang kesiangan (as always) langsung shock menyadari dia gak kebagian lontong, ya ampyuuun... tu muka bener-bener mengenaskan!! Qt yang dah duduk menikmati sarapan bukannya ngasih tahu Rudi masih ada lontong disudut meja yang lain malahan menyoraki Rudi ee lebih tepat mencela! Yah sepertinya qt memang dipertemukan untuk mencela, walopun terhitung belum cukup kenal baik 1 sama lain tapi kalo urusan mencela faseh bener. Tak ada lontong, sambel goreng kentangpun boleh lah... so Rudi menyendok kentang dalam jumlah buanyak, dan ketika dia sampai di ujung meja ekspresi kaget campur bahagia langsung terpancar dimukanya... Lontoooooooong!!!

Tapi pagi itu qt janji untuk tidak saling mencela, kalo ada yang kebablasan yang lain langsung ngingetin... kenapa? Karena ada kabar kapal tidak bisa melaut karena gelombang masih tinggi. Untuk mastiin kedatangan kapal kami menghubungi pak Purwanto (masih inget pak pur bagian ticketing semarang itu kan?) yang alhamdulillah mengabarkan akan ada kapal menjemput kami, jam 9.30 semua musti berkemas dari wisma Apung coz jam 11.00 kapal Kartini akan berlabuh. Pak Idrus (75%) mengantar kami hingga darmaga kecil karimun, kali ini samhoed gak lagi berulah menggoyang perahu sehingga perahu dapat merapat dengan sempurna. Makasih pk Idrus...

Sebagai bekal diperjalanan qt borong mangga-nya bu Ester... mangga karimyuuuuun. Kami tiba di pelabuhan jam 11.30 dan kapal diberangkatkan 1 jam kemudian dengan rute Karimun, Jepara, Semarang. Jika saat kedatangan (Semarang - Karimun Jawa) dibutuhkan waktu 3 jam kali ini dengan transit di jepara kurang lebih 1 jam kami membutuhkan waktu 5 jam setengah. Samhoed sang pengembara gembelnista terkapar oleh guncangan ombak, gw memilih minum antimo dan tidor dengan pulasnya. Sandar di Jepara jam 3.15 kami langsung menuju masjid yang letaknya tidak jauh dari pelabuhan (10 menit jalan kaki). Sebenernya ada banyak warung makan disekitar pelabuhan tapi karena waktu itu qt gak tahu sandarnya sampai kapan so qt langsung balik, phieww.. ternyata lumayan lama juga sandarnya. Kapal Kartini merapat dipelabuhan Tanjung Emas Semarang jam 18.00, gak ada angkot gak ada taxi.. truk polisi pelabuhan yang ada ternyata gak da kuncinya (maksudnya??).

Terkatung-katung di pos polisi nungguin taxi yang konon kabarnya dah ditelfonin pak polisi, udah hampir 1 jam lum ada yang datang, banjir ternyata menjadi alasan tidak adanya taxi yang lewat. Waktu terus berjalan, cape', perut keroncongan... alhamdulillah sebuah taxi melintas dan sepertinya hanya cukup untuk ce' sahaja, maka naiklah gw, ari, titik dan.... mm... jeunx sapari. Ternyata tidak jauh dari pos polisi ada pangkalan ojek yang siap mengantar ke stasiun dengan ongkos Rp. 10.000, douhh tahu gini mah daritadi qt ngacir dan bisa segera mengisi perut. Jam 7 lewat qt tiba distasiun tawang, selesai sholat kami memesan makan nasi rames, kami baru masuk peron 10 menit menjelang pemberangkatan kereta. So maaf aja buat yang nitip oleh-oleh khas Semarang... dengan suplai energi dari sarapan lotong opor & sebungkus mangga gw dah gak da tenaga buat berburu oleh-oleh. Titik yang malam itu langsung pulang ke Boyolali nungguin qt sampai masuk peron (baek banget sih elu tik). Msdhian yang awalnya mo naek bus akhirnya pulang bareng naik kereta. Ber-7 kami kembali ke Cirebon dan Jakarta membawa kenangan indah, lucu, seru dan konyol yang sampai saat ini masih melekat dan masih bikin senyum-senyum ndiri. Rudi dah pengen bikin trip Amazing Race Jilid II, samhoed sepertinya masih perlu memulihkan kondisi kulitnya, ari dan gulam kemungkinan ada trip tersendiri.... hani-myuuuuuuun... gw & danang keqnya masih harus memulihkan stamina (begitu juga titik yang semalem baru aja nyenggol becak!!)

Makasih semuanya.... terimakasih untuk perjalanan yang sangat mengesankan, luv u all.

Panduan Wisata Karimunjawa: http://ndahsaja.com/?p=58

@ ari: thx slalu jadi temen jalan gw yang pengertian. istikharah-nya dah ada jawaban belum?
@ gulam: dusta semua omongan samhoed tentang lo, mana kalemnya?? ato karena ketemu yang sehati jadi keq batre energizer? terus dan teruuuuus... ehm ehm...
@ titik: thx dah membiarkan lampu menyala, maaf ya malam pertama lu keganggu mp3 gw (i can't live without music).
jangan salahin gw n sapar dunx kalo lu dah gak polos lagi, yg jelas lu makin cantik... tapi koq masih suka pipis sembarangan?
@ samhoed: knapa gw slalu jadi korban KDRT!! Kalo gak ditoyor kena tendang:(
but many thx dah jadi bendahara yg baek, sisa duitnya jd modal trip selanjutnya??
@ danang: thx atas pinjaman punggungnya.
selamat dah bisa snorkling jauh tanpa pegangan perahu, next trip gak megang tali ya^^
@ rudi: tq juga atas pinjaman punggungnya.
luv u'r style... phose phose phose!!! lu cocok banget jadi tukang foto :))
@ msdhian: fotografer tersantai yg pernah gw temuin, gak ribet bawa "senjata" n dibalik kejaiman ternyata ada kedudulanz:))
thx atas pinjaman "PL"nya... jadi pengen beli... tapi kalo mo ngasih souvenir PL jg diterima^^



Ini foto yang tersisa di hari terakhir plus foto-foto dari kamera titik dan samhoed yang lum sempet mereka upload. Erghh... koq yang baru cerita gw, danang n titik aja sih... ayo dunx msdhian, ari n samhoed cerita perjalanan kemarin!!

Wednesday, October 28, 2009

Monday, October 26, 2009

Pesona Karimun day 3: Pak Mahmud... jangan gila dunx!!




Hari ke-3 adalah saatnya menjelajahi daratan. Pak Mahmud menyambut qt dengan sangat bersahabat, rute perjalanan qt serahkan ke beliau dengan 1 catatan qt jalan darat setengah hari untuk selanjutnya akan kembali ke Tanjung Gelam dengan perahu demi sebuah misi balas dendam msdhian yang dihari kedua memensiunkan kameranya karena lowbat. Tapi ternyata Tanjung Gelam bisa dicapai melalui daratan dengan catatan jalan kaki sejauh 2km, GUBRAKS!!! Denger kata 2km versi orang daerah jelas mengkhawatirkan!!

Memasuki desa Kemujan qt disuguhi pemandangan hutan bakau, persawahan yang kering kerontang selepas panen hingga sampailah qt disebuah darmaga kecil tempat bongkar muat material bahan bangunan (namanya apa ya??). Beberapa sesi pemotretan pre wedding berlangsung dengan sukses, samhoed juga sudah bisa pasang senyum manis :) Perjalanan berlanjut ke kampung Bugis, kekonyolan demi kekonyolan mulai pecah dengan cerita-cerita pak Mahmud yang ceplas-ceplos tanpa ekspresi tapi bikin qt sakit perut overdosis ketawa. Niatan awal gw buat moto rumah eksotis adat bugis dengan sangat sukses dimentahkan pak Mahmud.. "Ini mba' rumah bugis yang bagus buat difoto".. gw cuma bisa cengo n menekan tombol shutter dengan terpaksa, bunga bougenville jadi alasan pk Mahmud memilih rumah ini. Oke dee...

Kisah Sunan Nyamplung, Soto Bo***g, pak idrus 75% masih menari-nari diotak gw dan selalu menyisakan senyum yang akhirnya pecah ngakaknya kalo dah mulai chating dan mbahas semua crita pak Mahmud. Beliau tourguide yang sangat terpercaya, membawa qt ke pantai tempat tenggelamnya kapal Sunan Nyamplung yang kalo tebakan titik bener namanya Legon Lele, resort indah yg kata omsam namanya Palem Cottage hingga makam Sunan Nyamplung. Bukannya qt ziarah kubur yang ada malahan dapat tempat dengan view sangat cantik sebuah hamparan lautan tenang dengan pulau kecil ditengahnya. dan sepertinya kutukan demi kutukan menghinggapi satu per satu rombongan kami, msdhian yang sandalnya sukses jebol, handuk titik yang kabur (dan ari dengan tulus meminjamkan kanebo-nya, KANEBO BOOO!!!), samhoed yang garuk-garuk mulu keq m***t, sdcard danang yang error, kapal kartini yang tidak jadi berlayar karena gelombang besar, tebakan buah untuk makan malam yang salah hahaha... ini mah dah terlalu mengada-ngada.

Tanjung Gelam atau disebut juga Ujung Gelam ternyata sangat mudah dicapai melalui jalan darat, perjalanan ditempuh dengan jalan kaki melalui jalan setapak yang sedikit naik turun dengan kanan kiri pepohonan dan semak... (jadi berasa syuting film "the Beach", tapi kemana ms Leo ya??) Tidak sampai 30 menit qt langsung bertemu lautan dan dengan berjalan menyusuri bibir pantai ke arah kiri qt akan dihadapkan pada sang mentari yang mulai tenggelam, we've got a such beautiful sunset here.... dan semua keindahan itu cukup dengan membayar Rp.10.000/mobil dan guide yang nunjukin jalan Rp. 5000. Selepas sunset kami kembali ke mobil dan berniat makan malam di rumah makan bu Ester karena siangnya qt dah mencicipi masakan bu Ester yang bikin pengen balik lagi (murah dan uenak), tapi berhubung bu Nurul juga sudah menyiapkan makan malam qt cuma mampir ke warung untuk beli Mangga Karimyuuuun... muanis... cukup bayar Rp. 2000/buah dah dikupas dan dipotong plus tusuk gigi. Untunglah gak jadi makan malam tempat bu Ester coz menunya masih sama dengan makan siang:-|

Ombak dan angin masih lumayan kencang, celetukan pak Idrus yang ngabarin gak da kapal berlabuh di darmaga gw jawab dengan meletakkan jari telunjuk miring secara sembunyi-sembunyi. E.. ternyata kabar itu beneran. Maafin ya pak Idrus... pak Mahmud dah nyekokin gw dengan 75%-mu jadi berburuk sangka dengan kabar yang pak Idrus sampaikan... maaf...

Kutukan belum berakhir... karena air payau belum juga datang hingga jam 9-an, sebagian memilih nunggu air sambil packing dan sebagian lagi langsung tidooorr...

Panduan Wisata Karimunjawa: http://ndahsaja.com/?p=58

Sunday, October 25, 2009

Pesona Karimun Jawa day 2: Phose Phose..




Kami menginap di wisma apung dengan memesan 3 kamar (2 kamar extrabed) dengan harga Rp 120.000/malam plus Rp 40.000/malam u' ekstra bed-nya. Gak perlu pesen kamar ber-AC toh siang hari juga lampu mati sedangkan malam harinya angin laut sudah lebih dari cukup untuk menggantikan fungsi AC. Dihari ke-2 adalah saatnya melaut, kami menjadwalkan untuk keliling pulau dengan menyewa perahu seharga Rp. 300.000. Malam sebelumnya kami sudah memesan ke bu Nurul perahu, makan siang dan snorkle. Yang perlu jadi catatatan adalah walaupun sudah pesen snorkle sebaiknya pagi hari langsung pilih snorkle lengkap dengan pelampungnya karena perahu cuma datang dengan makan siangnya. Pengalaman gw di Belitung yang semua pesanan qt langsung disediakan EO tidak berlaku di Karimun, jadi bersiaplah berebut snorkle. Pelayanan pak Aris pemilik perahu kurang memuaskan, karena gak kebagian snorkle qt kena gethok harga Rp. 35.000 padahal harga resminya hanya Rp. 25.000, kondisi snorkle dan pelampungnya juga kurang baik. Sialnya lagi Rudi kehilangan kacamatanya sehingga dia musti bayar ganti Rp. 150.000.

Diluar hal tersebut perjalanan keliling pulau ini sangat memuaskan, biarpun matahari menyengat kulit dengan ganasnya semua (kecuali gw) bisa menikmati kesegaran air di Tanjung Gelam, Cemara besar dan Menjangan Kecil. Mereka bilang pemandangan bawah airnya juga bagus, terumbu karang dan ikan-ikan cantik membuat mereka betah banget.

Sesi pemotretan untuk D-Magazine (Dudulz-Magazine) cukup melelahkan, apalagi dengan model kacangan keq omsam yang selalu merusak tema foto. Sejelas apapun aba-abanya selalu saja salah, adegan baywatch kacau, adegan telentang rusak oleh pameran keteknya, giliran sesuai arahan koreografer ekspresi mukanya hancur. Untunglah ada Sapari Zachry yang dengan telaten ngajarin senyum.

Perjalanan ini menghasilkan istilah baru dengan pemegang hak cipta Rudi Bilbinal, temen omsam yang konon kabarnya nenek moyangnya adalah manusia perahu vietnam yang terdampar di Lampung. Senyumnya irit, gak maksain senyum 3 jari keq mantan finalis Aneka Ria Safari jeunx Sapari, tapi kalo dah phose muka jutek arzetti-pun lewat. Tiap pengen difoto dia akan menyerukan kata "phose!", maka pagi itu tanpa potong pita dan mecahin gentong "phose" menjadi sebutan resmi untuk berfoto. Kalo dicuekin dia rela melakukan adegan gak penting seperti guling-guling dipasir hanya demi terekam video, udah gitu... videonya rusak pula hahahahaaa....

Perjalanan menuju pulau Menjangan Kecil dari pulau Cemara sekitar 1 jam dengan deburan ombak yang cukup besar hingga gw butuh 2 punggung buat ngindarin cipratan airnya (thx a lot buat rudi & sapar). Entah kenapa qt gak boleh turun di pulau Menjangan Kecil. Disini ikan-ikan cantik terlihat jelas dari permukaan air, mereka gak takut-takut berenang bareng bahkan tambahan air dari temen-temen yang numpang pipis disini mereka nikmati layaknya pesta vodka. Sebuah prestasi besar ditorehkan danang, dia berhasil snorkling menjauh dari perahu.. gak pegangan perahu sodara-sodara!! OPLOKOPLOKOPLOK.... (standing ovation) semua itu berkat sebuah tali (huuuu.... duduk lagi lempar jangkar!!).

Malam harinya tidak ada games, semua udah terlalu cape'. Ohya... Bu Nuruuuulll.... matikan blower-nya dunx!! Gila.. malam minggu bukannya ditemani angin sepoi-sepoi yang menambah romantisnya suasana malam dibawah taburan bintang malahan AC, blower, kipas angin dipasang maksimal... angin laut berhembus dengan teramat kencang.. Brrr... uhuk uhuk.... 38.2 degrees, and i'm stil here for d'next 2 days:/

Panduan Wisata Karimunjawa: http://ndahsaja.com/?p=58

Pesona Karimun Jawa - day 01




Perjalanan ini berawal dari keisengan semata, karena udah sekian lama kami didekatkan oleh jejaring sosial bernama multiply sepertinya gak da salahnya kalo gw ngajak mereka untuk jalan bareng. Ide perjalanan ke Karimun pertama kali gw PM tanggal 26 May 2009 tidak mendapat sambutan meriah yaahh... setidaknya gw gak dilempar botol air mineral, ada yang bilang kurang bagus ada yang bilang mahal namun pada akhirnya qt menyepakati untuk membuat trip murah meriah ke Karimun. Semua informasi qt kumpulin hingga tersusunlah sebuah itinerary Karimun Jawa, tarik ulur tanggal keberangkatan, perubahan iten karena perubahan jadwal kapal hingga menurunnya semangat karena berkurangnya jumlah peserta mewarnai persiapan ke Karimun. Sesuai dengan pesan bu Elvy, angka 8 menjadi angka pasti jumlah peserta trip ke Karimun Jawa dan sebelum harga naik di hari Senin, msdhian yang ngambil cuti sejak hari Jum'at sudah menjelajahi Semarang terlebih dahulu sedangkan gw, ari, danang, samhoed, rudi dan gulam baru berangkat dari Jakarta pada Jum'at malam demikian juga titik yang berangkat dari Surabaya.

Senja Utama tiba tepat pada waktunya di Jatinegara mempertemukan gw pertama kalinya dengan temen omsam yang konon kabarnya pendiem. Samhoed yang sekian lama mendamba perjumpaannya dengan artis dangdut kenamaan Sapar Satelit langsung mengambil tempat duduk bersebelahan dengan idolanya, sayang... sang artist lebih memilih menghabiskan perjalanan malam itu bersama Ari. Seperti sudah diduga sebelumnya, kehebohan langsung terjadi ketika samhoed, dansapar, ari n ndah duduk bersama, untungnya gak ada penumpang yang nglempar koper:)

Gak berapa lama satu per satu tepar, hingga tinggal Danang yang kelebihan kaki susah payah tidur dengan pasang beragam gaya dan gw dengan gangguan telpon, batuk dan "lampu taman" yang bolak balik roboh ke bahu bener-bener gak bisa tidur. Terlambat dari jadwal semula, jam 4 lebih dikit qt sampai di stasiun tawang. Kesan pertama gw dengan stasiun terbesar di Semarang ini adalah... jorok dan kumuh!! Toiletnya menjijikkan (gayungnya ditaliin pula, apa pengguna toilet ini suka ngambil souvenir gayung?), tempat wudhu-nya juga kotor dengan air menggenang di selokannya. Niatan untuk gak mandi hingga tiba di Karimun digugurkan oleh ajakan msdhian untuk mandi di penginapannnya. Pemandangan menakjubkan disepanjang perjalanan dari Stasiun Tawang ke penginapannya yang bernama Raden Patah, terpatahkan oleh suasana horor yang menyelimuti penginapan Raden Patah. Sumpeeehhh deeee.... gak bakal berani gw sendirian ditempat itu meski siang hari bolong sekalipun, serrrreeeeeeeeeeeeeeeem!!!

**AIR KENCING PERAWAN**
Setelah rombongan komplit dengan mencarter angkot seharga Rp. 40.000 qt menuju pelabuhan, saatnya bertemu dengan Pak Purwanto. Beliau adalah bagian ticketing kapal cepat Kartini pelabuhan Semarang, he so helpfull. Bolak-balik telpon mastiin qt udah jadi booking or enggak, kapan transfer, udah berangkat dari jakarta pa belum, dah nyampe semarang pa belum, dah nyampe pelabuhan pa belum... fuihh pokoknya baek banget dah Pak Pur ini. Sekitar jam 9 kapal Kartini tujuan Karimun Jawa diberangkatkan, kami mengambil kelas bisnis dengan tiket seharga Rp. 110.000. Sepanjang perjalanan laut menuju karimun pemandangannya begitu...... entahlah... gw tidooooooooooor!!! Hingga setengah jam menjelang kapal berlabuh di Karimun gw n Rudi untuk pertamakalinya keluar kapal dan foto-foto versi nguantoex, demi sebuah pembuktian... kami naik kapal!! Jam 13.00 kapal kartini berlabuh di darmaga Karimun Jawa... puanaaas!

Menurut bu Nurul (pemilik wisma apung) kami akan dijemput Pak Mahmud, bapak-bapak berbadan besar dengan mobil carry warna hijau. Ternyata beliau masih bolak-balik nganter tamu wisma apung hingga akhirnya kami dapat jemputan kloter yang ke-3 diantarkan ke darmaga kecil tempat perahu-perahu nelayan bersandar, sebuah perahu menanti kami. Tidak sampai 10 menit kami sudah sampai di wisma apung, sebuah penginapan yang terbuat dari kayu berdiri dengan anggun diatas air laut yang jernih dengan ombaknya yang berayun lembut. Makan siang sudah menanti.... hmm.. nyummie...

Semua kegatelan pengen langsung nyebur dan bersnorkling ria, sementara temen yang lain sibuk masang snorkle gw justru pasang termometer dan segera menelan paracetamol dan obat batuk demi menurunkan panas yang sudah merangkak melewati 37.6 derajat. Gw tidur dibawah asbes didalam kamar yang panas, angin sepertinya masih enggan berhembus.

Kehebohan dimulai ketika Sapar membawa kakinya yang kebaret-baret karang, jempol kaki, sekitar dengkul dan juga pergelangan tangan yang semua berdarah, ngeri juga ngliat lukanya tapi untuk pura-pura pingsan koq ya sepertinya berlebihan jadi yah terpaksa jadi suster (tanpa ngesot). Usut punya usut ternyata dia panik sewaktu baju pelampungnya mengendur, yahh harap pengertian dari temen-temen semua biarpun badannya gede tapi nyalinya kueciiil kalo dah menyangkut berada disuatu tempat dimana kaki panjangnya gak bisa napak tanah... so tajamnya karang dan ganasnya bulu babi gak masuk dalam otaknya, yang penting... larrriiii!! Belum juga plesternya nempel, samhoed naik juga pamer bawa baret di kaki walopun gak separah sapar disusul msdhian yang sibuk minta pinset karena banyak bulu babi masuk ketelapak kakinya. Alkohol, betadhine sepertinya gak mempan... hingga akhirnya Rudi dateng dengan kabar gembira, ternyata obat mujarab untuk mengeluarkan bulu-bulu babi itu... cukup dikencingin, lebih mujarab lagi kalo dikecingin perawan. dan semua orang memandang Sapar^^

**ABC 5 DASAR... DASSSARRR GELO!!!**
Pesona sunset dapat dengan mudah dinikmati dari belakang kamar ber-AC atau mushola wisma apung, namun kami memutuskan untuk menyeberang ke pulau Menjangan Besar. Tidak perlu perahu untuk menuju pulau Menjangan Besar karena jaraknya dari wisma apung sangat dekat dan kedalaman airnya sore itu mungkin sekitar 1 meter sehingga kami bisa menyeberanginya. Landscape indah tergelar sempurna dihadapan kami... matahari perlahan meluncur mencium batas horison. Keindahan lainnya muncul setelah matahari terbenam, it's time for blue hour!! Sayang.. temen-temen dah pada ngacir duluan balik ke wisma (gw akan upload edisi khusus sunset dan sunrise karimun jawa)

Setelah makan malam kami mati gaya, gak da kartu gak bisa karaoke dan waktu itu belum ada foto untuk dicela. Untunglah sapari zachry ngajakin maen ABCD 5 Dasar, berbekal sunblock gw, ari, danang, samhoed dan rudi merelakan aset berharga kami, wajah manis dan imyut ini tercoreng-coreng sunblock.

ABCDEGHIJKL....
nama-nama tanaman!! Labu, lombok, lengkuas.. LENGKENG?? Itu mah Kelengkeng!! Boleh make Nickname kan... nicknamenya kan lengkeng?? **teuteupp! Huhh maksa... coret coret creeett!!!
ABCDEFGHIJKLMN....
nama-nama buah.. Nangka, nanas... mm gak da ide lagi,
Nambutan, nisang, nambu, nemangka... whuakakakaaakk... ini tebakan termudah buat gw karena pengalaman punya tetangga yang suaranya sengau... coret coret creeett CReetttt!!! Walhasil... qt lebih mirip anggota suku pedalaman Papua yang mau pesta "bakar batu". Entah karena kehebohan kelompok qt atau suara generator yang mengganggu, keeseokan harinya penghuni kamar disebelah kamar yang dipake buat games pindah kamar :D

Next==> Karimun day 2 - Phose Phose Phose

Panduan Wisata Karimunjawa: http://ndahsaja.com/?p=58

Monday, September 7, 2009

Let's Have Fun @FX Senayan




Pertama ke FX ma nusy cuman numpang sholat, yang kedua kalinya bareng temen-temen yang suka bikin rusuh Sudirman Park selain numpang sholat qt juga numpang makan. Dengan tingkat "kegumunan" (apa ya bhs indo yg pas) yang parah gw terbengong-bengong liat arena meluncur yang dibuat nglingker-nglinker keq uler muter-muter (hahaha.. sori nang, lu pasti susah spellingnya) dari lantai 7 sampai ke lobi (eh itu lantai berapa sih). Banyak spot yang bikin gatel buat narsis, awalnya sih ragu-ragu ngeluarin kamera takutnya ada bapak satpam yang akan mendepak qt tapi ternyata gak ada yang melototin malahan keisengan qt foto diikuti segerombolan ce' fashionable yang mengeluarkan gaya jauh lebih normal dibanding temen-temen gw (tolong digarisbawahi... temen-temen gw ajah)

Ada yang berminat uji nyali di FX Senayan??

Wednesday, May 27, 2009

Hari Terakhir di Belitung (Mari Bernarsis Ria)




Hari terakhir sepertinya paling enak buat ngebangkong, palagi cuaca diluar masih muram. Setelah sholat subuh langsung mandi dan seketika SHOCK ngliat penampakan di cermin.. GHYIIAAAA… ada hantu dari TIMBUKTU!! Nggilani… uitem banget diriku, lebih parah lagi tangan kanan yang super gosong plus cekit-cekit..cekit-cekit seperti ditusuk jarum (ngiklan banget she). Yah sudahlah.. biar dilabelin Ny. Robert Mugebe ma om Sam tapi setidaknya gw istri presiden, bukan pecinta mba’-mba’ bakul jamu. Qt pikirkan nanti saja gimana mutihinnya, pagi ini gw pengen melewatkan di pantai depan hotel. Sepi… hanya berteman ayunan dan bangku tua yang seketika bangku tua itupun harus rela berubah fungsi menjadi tripod, maka tersalurkanlah kenarsisan yang kemarin sedikit ditahan (whuakakakkk ditahan koq ya pose-nya najong gila). Sekitar jam 7.30 baru deh 2 nyonyah keluar dari kamar lengkap dengan kamera dan tripod beneran, narsis lagiiiiiii!!!

Jam 09.30 semua dah bersiap menuju bandara, oughh tidaaaaaaaaaaaaaaakkk!!! Masih pengen disini, masih lum dapet sunset, masih lum ketemu lintang, masih pengen lebih uitem lagi, masih pengen menikmati semua keindahan yang ditawarkan pulau belitung. Mas lindung dah berikrar mo balik lagi, dyan pengen kembali dengan keahlian memotret yang jauh lebih baik lagi (dengan tripod juga yan!!), nusy juga masih punya banyak list tempat yang pengen dikunjungi... jadi kesimpulannya... KAMI AKAN KEMBALI!! (spacetone mode on).

Andra & The Backbone mengantarkan kami ke HAS Hananjoedin
"Tak ada yang bisa.. menggantikan hatimu
Tak ada yang bisa.. menggantikan dirimu
Tak ada yang bisa membuat diriku... jauh darimu"
Jam 10.45 udah nyampe bandara, padahal batavia baru akan njemput jam 11.35. Untunglah proses check in berlangsung sangat lama, bisa ditinggal ngopi, ke toilet kalo masih ngantuk bisa juga tidur dulu nungguin nama qt dipanggil. Ngelayanin 1 penerbangan aja lama ka' gini.. hoaahhhh.

Hujan deres sempet bikin nyiut nyali, kedatangan batavia juga dipastikan telat. Berhubung ga' da caffe yo weiss qt nongkrong di baris terdepan ruang tunggu, dyan sibuk dengan fesbuk-nya hingga mendapat gelar kehormatan "Miss Fesbuk", nusy berdua wae ma mas bebek, gw ga' mau mati gaya ambil kamera dan menyalurkan keisengan. Ketika pesawat mendarat sebuah pemandangan unik terhampar didepan mata, ternyata bandara HAS Hananjoedin ga' punya bus bandara, angkot juga ga' da apalagi delman. Sehingga semua penumpang batavia menerobos hujan deras dengan pasukan ojek payung jiyakakakkkkk... dijamin tukang ojek payung di terminal Bogor bisa pindah kesini kalo persaingan bisnis di Bogor makin sengit. Menjelang jam 12 qt bertolak ke jakarta, alhamdulillah cuaca di atas cerah ga' da gangguan awan hitam yang akan mengocok perut.

40 Menit saja waktu yang dibutuhkan untuk terbang dari belitung ke jakarta, dengan jabat erat dan lambaian tangan kami berpisah.
Thx untuk belitungisland.com, Mr. Kusumah yang dah nyiapin semua hal dengan istimewa bahkan sering ngecek keberadaan qt,
Thx to pak Tata yang selalu siap nganterin qt jalan dan ngajarin gw snorkeling
Thx to hotel lor in yang dah ngasih gw hitter sehingga bisa setiap saat bikin kopi, dan terakhir...
Thx to temen perjalanan Nusy, Dyan and Mas Bebek eh mas Lindung. Smoga bisa bikin trip seru lagi bareng kalian... luv n miss u all.

Panduan Wisata Belitung silahkan baca di: http://ndahsaja.com/?p=98