Showing posts with label realstory. Show all posts
Showing posts with label realstory. Show all posts

Tuesday, February 2, 2010

sebuah janji hati.. kembali mencintaimu

semalam aq telah membuat janji... janji yang tumbuh dari hati terdalam dengan deraian airmata keputusasaan. putus asa dengan semua yang aku lakukan 3 bulan ini.. (koq ngerasa aneh ya nulis dengan bahasa aku-kamu...) okeh.. biasa ajah.. gw putus ada dengan diri gw sendiri. bukannya gw gak berusaha dan berdo'a, tapi sepertinya semua hanya menguap seperti kentut yang bikin sesak udara di kamar. sepulang bookfair november tahun lalu... baru 4 dari 14 buku yang gw baca, dan dari 4 baru 1 yang tamat!! EDDUNN!! padahal biasnaya untuk buku 200an halaman bisa cukup 1 malam sajah!! iyaah.. gw putus asa dengan kegemaranku membaca. kemana hilangnya minat baca dan menulis review gak jelas itu??

kemana?? kemana lu nanya Ndah? jelas-jelas mata gak pernah lepas dari HP or LCD mulai dari membuka mata hingga menutup mata "status update" menjadi pembuka dan penutup hari-hari Ndah. koq gw bisa kecanduan gini?? falsafah hidup Jawa udah berganti.. bukan lagi "urip kuwi mung mampir ngombe"/"hidup itu cuma numpang minum" ... tapi udah berganti "hidup itu cuma numpang ngupdate status & numpang comment". walopun kadang gak ngupdate status or comment cuma bersilaturahmi di dunia maya... tapi facebook dan twitter gak pernah absen di cek. apalagi twitter dengan link-link dan komentar cerdas dari orang-orang yang gw follow seperti goenawan mohammad, wimar witoelar, heri sufehmi, budi putra, adrie subono, ryan seacrest, john mayer, dll atau hanya status gak penting dari orang-orang (keq saiyah) yang selalu mencoba tetap eksis didunia maya atau bahkan godaan belanja dari update-nya centro. Bheuuhhhhh!!!

CUKUUUPPP!! gw musti ngatur lagi jadwal online gak penting. So.. semalem setelah comment terakhir untuk curhat colongan temen yang gi "pdkt" (lirik dans****) gw signout semua jejaring sosial di HP demi sebuah janji suci... kembali mencintaimu.. mencintai buku-buku yang begitu merana gw tinggalin beberapa bulan ini. Inilah janjiku semalem:
  • tidak akan online selama di perjalanan
  • hanya membuka situs berita dikantor saja
  • kembali membawa buku sebagai temen perjalanan
  • cukup mengaktifkan gtalk (karena email pk boz lbh sering ke gmail) dan lupakan YM
  • comment singkat, padat dan cepat
  • kurangi update status, cukup retweet or sharelink ajah

dan bagaimana realisasi hari ini:
  • bangun tidur gak ol
  • di perjalanan baca buku
  • nyampe kantor anteng cek email kerjaan
  • no Gtalk, no YM, no Facebook, no MP, no Twitter
hebad!!
hingga datanglah 1 sms ngebahas trip dieng dan kesalahpahaman didalamnya... ternyata sms-an itu emang gak mudah, apalagi dengan 4 orang sekaligus dengan topik yang sama. gw dah bales ke A, yang B & C masih nanya, trus dapet balesan sms yang sama dari sms C hasil forward dari A yang ternyata itu adalah sms gw. whuakakakkk kacau!!! dan keheninganpun cuma bertahan 1 jam saja karena selanjutnya... YM invisible, Facebok & Twitter aktif. Kesibukanpun tak terhindari... setelah conference chat di YM berakhir baru deh berani buka GTalk dan entah kenapa hari ini juga gi banyak yang online hingga membuka 5 window dan berharap gak salah ngobrol. Jam 5 penggoda-penggoda itu pamit undur, syukurlah... chating ber-2 saja lebih nyaman rasanya.

Godaan yang laen dateng... rasa kangen dengan blog lama berisi keluh kesah gak jelas berujung dengan rasa penasaran karena gak ada satupun id yang biasa gw pake untuk username dan email private berhasil membobol tombol login. yang kemudian terjadi adalah... gw bikin email private baru lagi, bikin blog baru lagi dan sudah berniat malam ini akan mindahin postingan yang memorable itu.

Lalu mana janjimu itu Ndaaaaaaaaaaahhhh!!! Bukannya dah janji bahwa mulai hari ini... starting today...
Starting today I'm not gonna waste another moment
Even if I had the chance before I would have blown it
But you took me by surprise and you caught me just in time
Everyday you give me reason not to walk away
I stop believing that the world's gone crazy and if it is you'll save me
Starting today I'm not gonna worry about tomorrow
I'll wash away all this fear that's left me feeling hollow
Cause you made me want to try and you caught me just in time

Gw akan berusaha lebih keras lagi.. mungkin malam ini bisa ngabisin 1 buku, tapi setidaknya gw dah gak diperbudak oleh HP. Jadwal malam ini silaturahmi ke XXI dulu dan jadwal online malam ini hanya untuk pindahan "rumah" (baca blog). Buku... jangan khawatir, esok pagi akan kubawa kembali dan kita akan berdua selama perjalanan.  Untuk sementara kamu baru bisa jadi temen perjalanan, karena masih ada godaan silaturhami ke Centro, konser Jubing, konser Tohpati dan 2 perjalanan luar kota. Percayalah... gw gak pernah berhenti mencintai kamu, kemanapun hati ini bercabang akan selalu balik buat elu koq... I Luv U

Thursday, December 3, 2009

Ahh ternyata saya cuma Ge-ERRRRRR

Hujan sudah menjadi pemandangan lumrah di kota hujan ini, cukup membingungkan juga buat menentukan baju-apa-yang-musti-dipakai-hari-ini coz pagi cerah ceria, siang hari panas menyengat tapi setelah jam 2 langit langsung bermuram durja dan tak lama kemudian menangis bombay.. hujan sederes-deresnya dengan kilatan petir yang siap menyambar. Jacket musti dijejalkan ke ransel kecil demi melindungi diri dari dinginnya angin Bogor dimalam hari, maklum... gw selalu pulang setelah maghrib. Bukan karena banyak kerjaan, tapi lebih menghindari kemacetan luar biasa di sepanjang jalan kampus IPB Darmaga (resiko tinggal di kampung eh kampus).

Sore itu, selepas sholat Ashar di Masjid PMI gw n banyak jemaah tertahan di masjid menunggu hujan reda. Tidak ada temen yang diajak ngobrol, karena satu-satunya temen yang gw kenal sedang cuti menikah. Seorang ibu berparas Arab beberapa kali melemparkan senyum yang aku balas dengan senyuman pula. Bungah memuncah didadah (hallahh bahasa lu Ndaaaahhh!!)...
apakah ini jawaban atas do'a-do'a hamba ya Allah
apakah Ibu berparas Arab ini melihat bahwa aku adalah sosok yang pas untuk menjadi menantunya?
ahh tapi kan kalo orang Arab sangat menjaga ras!!
eh tapi kan kalo buat anak cowok lebih bebas memilih, jadi ada kemungkinan buat gw nih

Puluhan pertanyaan berseliweran di kepala, antara GR dan tekanan untuk tidak GR, cukup membuat kembang kempis hidung yang pesek ini.

Tidak lama sang ibu berkata: "Mba', coba deh buka jilbabnya?"
WOTTSS!!
ya ampuuun bu.. sudah secepat inikah??
tapi masa saya harus buka jilbab sih??
dijamin orisinal koq bu (LHO LHO.... koq jadi orisinalitas yang dikedepankan)
"Buka jilbab? kenapa bu"? tanyaku dengan senyum yang dibuat-buat manis demi memenangkan hati calon mertua
"Mba'-nya make jilbab rapih banget, ajarin saya dunx"
GUBRAAAAAAAAAAAAAKKKSSSSS!!
Toa masjid-pun jatuh berdebum ke tanah yang basah!!
Hidung yang udah pesek makin mengkeret gak terlihat
Seperti payung kertas yang hancur oleh rintik hujan, hancur pula harapanku menjadi menantu Ibu berparas Arab.

Dengan tetap menegakkan dagu gw ajarin langkah-langkahnya tanpa perlu membuka jilbab. Agak heran juga coz gw bukan termasuk jilbabers yang bisa make jilbab dengan berbagai macam gaya, cuma model peniti biar gak lari kemana-mana. Ohh ibu berparas Arab.. hanya sebatas itukah engkau ingin mengenalku? 
Hiks hikss... akupun berlalu menuruni tangga masjid nyari dukun cinta.. Tak pelet koen!!

Sunday, August 30, 2009

Sentilan di Awal Ramadhan... Jangan Lupakan "Mereka Yang Berhak"

Siapapun pasti tidak merasa nyaman naik angkutan kelas ekonomi di negara IndonesaH tercintaH, kotor; reot; sarat penumpang, penjual, pencopet, peminta-minta; ugal-ugalan n suka mogok. Tapi itulah angkutan yang tersedia, seperti juga Kereta Rel Listrik (KRL) yang selalu siap mengantar gw ke tempat favorit... depok - mangga 2! Sebenernya ada juga yang express yang tentu aja lebih bersih, adem, ga' bejubel n penjualnya cuma di stasiun tertentu ajah, tapi kalo ga' salah sehari cuma 2 kali yang mampir di stasiun depok baru. Untunglah setengah tahun belakangan ini sudah tersedia KRL AC-Ekonomi yang sangat membantu kenyamanan perjalanan dengan kereta. Diatas roda besi semua kebutuhan hidup bisa ditemuin, mulai peralatan dapur, menjahit, tas, buku, aneka makanan & minuman. Sepanjang perjalanan juga banyak hiburan dari karaoke dengan suara tape yang menyiksa, band-band lokal dengan peralatan lengkap bahkan ada yang baca puisi.

Bagi yang mau membagi rejekinya deretan peminta-minta dengan berbagai bentuk hilir mudik menengadahkan tangannya siap menerima kelebihan recehan qt. Beragam taktik dan strategi yang dibuat peminta-minta dalam menggugah kedermawanan penumpang KRL, ada yang ngesot-ngesot, ada yang bawa bayi, ada yang cacat, ada yang bacain puisi, ada yang jadi tukang sapu ahh banyak deh macemnya.  Gw bukan termasuk orang yang rajin membagi recehan pada peminta-minta atopun penghibur perjalanan, karena yang ada gw ngerasa sia-sia aja ngasih, toh banyak dari mereka yang pura-pura aja (sebenernya sih karena pelit hehehee).

Berkali-kali gw ngebuang uang sia-sia, pernah ada pemuda yang keliatannya alim dan dia tampil membawakan puisi religi ee... ternyata abis itu dia duduk dengan mata yang tidak lepas dari paha ce' yang lagi duduk menyilangkan kaki dengan hanya mengenakan celana pendek & tangtop, anak kecil penyapu lantai yang memanfaatkan uangnya buat beli rokok, ibu-ibu yang ternyata membawa anak tetangganya, pemuda tanggung yang mbacain do'a tapi ternyata dia ga' puasa dan dengan acuhnya minum setelah dapet uang .... ahh pokoknya banyak deh. Pembangunan masjid dan pondok pesantren juga banyak mencari dana di angkutan umum, douhh kenapa sih muslim semiskin ini padahal di kampungku qt sanggup mbangun masjid atas biaya sendiri.


Pengalaman yang menyentuh terjadi 2 Ramadhan yang lalu. Sabtu pagi dalam perjalanan ke depok dengan KRL ekonomi gw kembali menjumpai "ciri khas" kelas ekonomi, salah satunya kehadiran seorang ibu berjilbab mengedarkan amplop permintaan sumbangan untuk pembangunan masjid dan gw mengembalikannya dalam keadaan kosong tanpa minat ngliat lokasi pembangunannya. Sore harinya gw kembali bertemu dengan ibu yang sama dengan senyuman yang sama, tidak terlihat kelelahan diwajahnya padahal sudah hampir setengah hari dia mondar-mandir di kreta yang panas dan engap. Gw nyelipin uang "seribu perak" di amplopnya, ketika amplop di ambil dia memintaku menuliskan nama, "tidak usah bu" jawabku.

Biasanya setelah mengucapkan terimakasih dan do'a seadanya mereka akan berlalu, tapi sang ibu tidak seperti orang-orang yang dah gw temuin. Dia mengucapkan terimakasih dengan sungguh-sungguh, menatap gw yang masih tersenyum dan kemudian mengucapkan do'a keselamatan-kesehatan-kemudahan rejeki yang panjang. Untuk pertama kalinya gw kelimpungan di do'ain orang yang tidak dikenal, gw serasa mendengar ibuku yang sedang mendo'akan gw setiap kali menutup pembicaraan dalam telfon. Gw malu... ga' sepantasnya gw dido'ain sekhusyuk itu, gw cuman ngasih seribu, satu nilai kepingan rupiah yang kalopun jatuh ga' bakal ngerasa kehilangan. Gw cuman tertunduk dan mengucapkan amin untuk do'anya.

Ah Tuhan... indah sekali Kau nyentil hambamu di awal puasa kemarin, insyaallah gw ga' pernah lupa 2,5% hak fakir miskin, tapi banyaknya kebohongan yang ditemui membuat gw n beberapa temen-temen gw berburuk sangka kepada peminta-minta sehingga merugikan orang yang benar-benar membutuhkan. Hmm.. seandainya amanat UUD "fakir miskin dan anak terlantar di pelihara negara" dijalankan pemerintah, seandainya Badan Amal Zakat Infaq dan Sadaqah bisa menyentuh mereka, mungkin tidak ada lagi peminta-minta dijalanan, mungkin tidak ada keraguan lagi menyalurkan harta yang bukan hak qt lewat lembaga-lembaga yang ada, mungkin MUI ga' repot-repot ngeluarin Fatwa Haram Mengemis... mungkin gw tidak akan tertunduk malu lagi... mungkin ya mungkin saja... gw cuma mencari-cari alasan.

Dalam setiap rezeki qt ada hak yatim piatu dan fakir miskin, jangan lupa untuk menyisihkannya sebelum habis dibelanjakan di mall

Thursday, June 4, 2009

Klarifikasi Posting di Milis "(Curhat saya mengenai curhat di Blog VS Ibu Prita Mulyasari"

Klarifikasi ini sudah gw kirimin ke milis yang membahas tentang curhatan "DIA" atas tulisan gw di blog ini 3 bulan yang lalu. Sebenernya gw pengen klarifikasi gw juga dibaca oleh semua orang yang sudah berkomentar segala macem tentang tulisan yang mereka sendiri tidak atau belum baca atau bahkan sudah baca tapi terjadi salah penafsiran. Gw juga punya hak jawab, maka disini... di blog milik gw dimana gw bisa juga menumpahkan curahan hati seorang NDAH ingin meluruskan kesalahpahaman. Setelah postingan ini gw sangat berharap semua permasalah, kesalahpahaman bisa selesai. THX....

=======================================================

Seperti akhir pembicaraan dengan “DIA” dalam telfon kemarin saya disini minta maaf atas tulisan yang saya buat di http://ndahdien.multiply.com/photos/album/21/Mendaki_Bromo_Rafting_di_Pekalen_Tracking_di_Sempu

(maaf buat yang bukan termasuk contact saya di MP tidak bisa buka tulisan saya)

Jika merujuk kasus Ibu Prita mungkin unegh-unegh saya masih termasuk curahan hati tanpa mendeskreditkan seseorang karena tidak menuliskan “Penipuan/Saya merasa dibohongi” dan tidak pernah menyebutkan nama apalagi inisial. Kenapa saya menuliskan padahal saya tahu “DIA” pasti bisa lihat tulisan saya di MP (karena “DIA” juga temen MP gw) tidak lain karena ingin berbagi apa yang saya rasakan (pribadi). Kebetulan kasusnya dibuka maka saya sekalian mengklarifikasi apa yang saya tulis, mohon maaf sebelumnya gaya tulisan saya di blog tidak halus karena itulah diri saya dalam berkomunikasi dengan temen-temen:

• Prolog
Ini perjalanan pertama gw yang di organize orang laen, sempet kecewa dengan pembatalan trip ke Madakaripura dan dikomporin juga ma nusy buat mbatalin trip gara-gara gw dapet jawaban email yang ga' ngenakin dari EO-nya dst…
==> ini terkait dengan email saya dan “DIA” sebelumnya soal “usulan saya agar uang kembalian di madakaripura diberikan kepada korban kumpur lapindo”. 

• Day 1
Jam 09.10 gw n ari nyampe di Juanda dengan dianter oleh kapten pilot Dito yang guanteng n menerbangkan Mandala dengan sangat nyaman. Di hari pertama ini gw harus kembali il feel coz pesawat Sriwijaya yang dipake rombongan delay n baru akan nyampe di Juanda jam 11.40. Gw contact sepupu, eh dia malah lagi ke Mojokerto, ngontact Titik dia dah ngacir ke Prigen... jadi yo weis nongkrong ajah di Dunkin'. Kurang lebih jam 12.45 qt baru meninggalkan bandara menuju Porong Sidoarjo nengokin Lumpur Lapindo. Suasana hati jadi melow melihat kubangan lumpur yang merendam perumahan penduduk, kebayang ga's ih lo rumah lo kampung lo tempat lo mencari nafkah lenyap gitu aja n sampe saat ini lo musti tinggal dalam pengungsian. Dst…..
==> Saya hanya menyebutkan il feel, sebuah perasaan yang ka’nya pasti dialami semua orang yang mengalami delay dan ga’ pernah nyalahin siapapun atas keterlambatan ini, karena qt semua menyadari pesawat sering sekali delay.
==> Soal ekspresi kekecewaan pembatalan madakaripura saya kira masih dalam taraf ungkapan yang wajar dengan menambahkan “hiks..” pada akhir kalimat.

• Day 2
Lebih banyak cerita perjalanan ke bromo sampai akhirnya tiba di pekalen, diakhir cerita hari ke-3 saya menulis:
Jam 3.30 perahu rombongan gw merapat dideket bendungan untuk selanjutnya mandi n makan... upss ini makan siang apa makan sore ya?? Gw dah prepare obat maagh melihat jadwal makan hari pertama yang molor. Jadwal Jam 19.00 check in di hotel Kartika Kusuma Malang molor ampe jam 10-an, wah gagal deh janjian gw ma anak Unibraw.
==> Saya memang punya penyakit maagh yang gampang kambuh jadi bawel banget soal jadwal makan, maaf.... 

• Day 3
Ga' mau telat ka' hari sebelumnya, jam 7.30 qt cabut menuju pulau Sempu. Bus besar bukanlah pilihan yang tepat untuk melewati jalanan mendaki yang sempit dan tikungan tajam, hampir 4 jam waktu yang dibutuhkan mencapai Sendang Biru (lagi-lagi telat dari jadwal). Lum ada perahu yang disiapkan menyeberang, waktu menunggu perahu dimanfaatkan untuk sesi narsis dan mengganjal perut dengan bakso seharga Rp.3000,00... murah buanget yak. Dst…
==> Hari ke-3 saya dan ari berharap sekali semua jadwal sesuai jadwal awal, karena kami akan memisahkan diri setelah trip di sempu menuju jember (tanjung papuma)
==> Sebuah pelajaran juga buat semua yang akan melakukan perjalanan ke Sempu dalam memilih waktu dan sarana transportasinya.

EO acara jalan-jalan ini emang ga' pernah memperhitungkan waktu sholat, jadi peserta harus pinter-pinter memanfaatkan waktu. Gw seringkali menjamak sholat dhuhur&ashar, maghrib&isya karena masih di jalan. Untuk pertama kalinya dalam 3 hari perjalanan ini gw ngerasa tenang melaksanakan sholat ketika nyampe di Sendang Biru, ada penduduk setempat yang mo sholat so gw minta makmum aja n rasanya.... bahagia banget...
==> Saya hanya seorang muslim yang pengen melaksanakan sholat dan sedang berusaha untuk selalu tepat waktu. Smoga hal ini bisa jadi masukan buat penyelenggaraan sebuah perjalanan.

• Day 4
Hanya bercerita kegiatan hari terakhir

• End 
Pengalaman pertama gw menggunakan jasa orang untuk meng-arrange perjalanan emang kurang memuaskan, dari sisi waktu jelas amburadul yang efeknya kemana-mana. Bukan cuma jadwal makan dan sholat yang terganggu, tapi perjalanan gw ke Tanjung Papuma yang dah gw set ma Ari sepulang dari P. sempu karena melihat itenary-nya sangat memungkinkan buat cabut dari Malang jam 18.30 ternyata GAGAL TOTAL. Booking penginapan dan carter mobil terpaksa dibatalin. Untungnya peserta jalan-jalan ini orangnya asyik n ga' nuntut macem-macem dari EO-nya, jadi perjalanan bisa tetep fun walopun badan pegel-pegel ampe 3 hari setelah tracking.
==> Saya tetep melihat perjalanan ini fun dan dapet temen yang asyik, bahkan hingga saat ini kami masih sering jalan bareng. 
==> Kenapa saya seolah-olah menjadi orang yang paling merana dan menderita dalam trip ini sehingga begitu bawel nulisin hal ini padahal yang laen baek-baek saja…? Karena saya dan ari sudah punya jadwal dihari ke-3 untuk melanjutkan perjalanan ke Jember dan jadwal itu sudah kami sesuaikan dengan itenarary yang kami terima dari "DIA", mobil dan penginapan sudah dibooking pula. Membatalkan apa yang sudah dipesan memang mudah, tapi bayangan keindahan tanjung papuma yang sudah didepan mata akhirnya musti gagal itu benar-benar mengecewakan. Mungkin salah saya juga kenapa musti mengagendakan trip laen, bodoh…

Klarifikasi yang panjang banget ya… semoga saja hal ini menjernihkan permasalah, apa yang satu tuliskan di blog adalah apa yang saya lihat dan saya rasakan. Semua perjalanan dan semua kejadian yang saya alami, semua hal senang sedih kesel bahagia saya tuliskan apa adanya. Dan dalam tulisan tentang Bromo saya sudah menuliskan kronologis cerita tanpa memotong bagian yang saya lihat & saya rasa sehingga membuat si obyek dalam hal ini “Ndah” lebih terpuruk. 

Apa saya manipulasi cerita?? Silahkan ditanyakan kepada peserta yang lain. Silahkan juga dibaca lengkap tulisan saya tentang trip Bromo dan bandingkan dengan tulisan saya dengan trip-trip yang laen, saya tuliskan apa adanya tanpa menjatuhkan pihak lain.

Sebagi perbandingan silahkan baca juga kritik-kritik yang pernah saya tuliskan seperti:
http://ndahdien.multiply.com/journal/item/48/Uneg-Uneg_Gw_tentang_JavaJazz_Festival_2009 
http://ndahdien.multiply.com/journal/item/47/Gelengkan_Kepala_dan_Katakan.... 
http://siluethorisontal.blogspot.com/2007/12/suka-duka-liburan-akhir-tahun.html 
ahh.. ternyata saya memang superbawel

Mohon maaf kepada “DIA” dan semua kru-nya yang sudah berusaha keras membuat trip berjalan lancar tapi masih saja saya anggap kurang memuaskan. Saya yakin tulisan saya tidak mengganggu kepercayaan semua peserta trip “DIA”, (bahkan temen MP saya banyak yang ga’ tau saya ikut trip siapa) dan ini terbukti hampir semua alumni bromo pernah ikut lagi event ”DIA” yang laen. Semoga klarifikasi ini dapat meluruskan semua kesalahpahaman.

Salam Damai,
Ndah

=======================================================
Makasih buat temen-temen perjalanan kemarin yang memahami apa yang gw tuliskan, makasih juga buat novi atas inspirasi lagunya, tetap semangat friends... n seperti kata mb' wati "lupakan dan lanjutkan pertemanan ini" sipp.. qt melangkah kedepan dengan senyum lebih lebar
Dulu kita sahabat dengan begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari

Dulu kita sahabat rerteman bagai ulat
Berharap jadi kupu-kupu

Kini kita berjalan berjauh-jauhan, kau jauhi diriku karena sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan, namun itu karena ku sayang

Persahabatan bagai kepompong mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagi kepompong


Monday, June 1, 2009

Berbagi.. Bersama Sahabat (ladies night)

Wiken kemarin sebenernya pengen dikostan aja, ngebangkong sepuasnya setelah jadwal wiken di bulan April dan Mei selalu dihabiskan di luar, hal ini juga berkaitan erat dengan denda piket yang musti gw bayar karena absen 4 kali.. DAMN!! Padahal kan lumayan tuh bisa buat pesen martabak air mancur yang maknyos ituh. Melewatkan janjian begadangan di apartemennya mb’ elvy pada bulan april membuat gw musti maksaain diri memenuhi janji di akhir bulan may ini… alasan laen.. karena pengen banget ngliat Kanjeng Raden Mas Tumenggung Anto, penjaga lift di Sudirman Park yang katanya ngguanteng pisan ampe Arie betah banget naek turun lift. 21 Pelangi jadi meeting point gw, arie, mami, rena and mb’ elvy, ga’ sebanyak acara ngumpul sebulan yang lalu sih… tapi kalo dah ada mami apa sih yang ga’ bakal heboh. Makasih ri atas gelang kuningnya, makasih mami, rena and mb’ elvy atas ucapan dan sun sayank-nya… maaf ya.. emang gw ga’ pernah pasang tanggal lahir di FB habis bakal makin mellow kalo banyak ucapan tapi ga’ da nasi kuning buatan simbok.

Lampu-lampu sudah dimatikan dan Terminator Salvation baru saja beraksi ketika sebuah sms dari temen kostan masuk hp gw:
From: Kost-Zuhra
“Wah, mb bul g asyik nih, orang zuhra n jeng ipul dah nyiain kue ultah dr kmrn2 eh si mb bul lgs tidur n skrg malah kabur. KECEWA!
KAGET…
TERHERU…
MERASA BERSALAH…
Beberapa malem kemarin gw emang pulang mayan telat n karena dah cuapex abis mandi langsung tarik selimut, padahal biasanya nongkrongin TV or internetan ampe malem [ampe pagi tepatnya]. Balasan permintaan maaf langsung gw kirimin n janji malem minggu dah balik lagi ke kostan. Sebuah balasan yang lucu gw terima
“Janji ya mlm minggu plg, acungkan kelingking n berjanjilah..”
Oughh.. my sweaty honey boney … I’ll be home tomorrow, I promise!


Arie dan Rena begitu patuh dengan petuah bang Rhoma untuk tidak begadang, ga’ lama setelah menyegarkan diri mereka langsung melempar badan di kasur yang emfuk, sementara mba’ elvy dan mami sibuk tanding pet society sambil ngobrol ngalor ngidul ma gw yang juga sibuk browsing dan… download.. teuteupp.. kan ngetest kemampuan 3G indosat di bilangan Sudirman, huhh.. ga’ beda jauh ternyata ma di bogor. Sekitar jam 3-an mba’ elvy dah nyerah.. tinggal gw n mami ajah, curhat-pun makin dalem dalem dan daleeem. Ga’ da linangan airmata.. justru mengobarkan semangat dan bikin pikiran gw makin positif terhadap kehidupan yang gw jalanin dan bagaimana menyikapi setiap masalah. Ahh mami… thx for sharing your life n hearing my life too.. gw selalu berdo’a buat lo, semoga lu bisa mengiklaskan satu hal yang sampai saat ini belum bisa lu lakuin… memaafkan masa lalu. Saat waktu itu tiba gw akan sangat berbahagia karena akhirnya lu bisa terbebas dari 1 beban terberat dalam hidup lo. Memaafkan mungkin tidak bisa merubah masa lalu, tapi pasti akan merubah masa depan
.

Serangan kantuk mulai terasa selepas subuh, akhirnya qt mutusin tidur.. jam 9-an ngumpul lagi didepan TV sambil menunggu datangnya spaghetti yang dijanjikan Novi. Susah ya tinggal di apartemen… pengen ketoprak aja susah, apa gw musti jualan disini ngedorong gerobak ditiap gank nawarin sarapan pagi mulai nasi uduk, bubur ayam, ketoprak ampe gorengan. Ahh emang ga’ pantes orang kaya lu Ndah, udeh sonoh tinggal di gank sempit ajah!! Nasi goreng hasil kolaborasi Mami-Mb’ Elvy-Arie lumayan mengganjal perut. 

Gw dah bersiap pulang ketika Novi dengan 3 rantang penuh spaghetti menahan gw untuk kembali duduk dan menikmati kelezatannya. Ternyata kedatangannya bukan hanya bawa spaghetti tapi juga sebuah kisah curhatan yang ga’ kunjung habis. Kapan ya terakhir kali gw curhatan ka’ gini… hm.. ka’nya dah 1.5 tahun yang lalu sewaktu gw terusir secara terhormat dari kamar gw sendiri karena 2 orang temen kostan yang curhat malah ketiduran dikamar sempit gw. Hei girl… jangan pernah nyesel dengan apa yang udah lo lewatin baik itu yang baik maupun buruk, inget apa kata master shifu di Kungfu Panda
“Yesterday is a memory, tomorrow is a mystery, but today is a gift.
That's why it's called the present”.
Ayolah… jangan hanya berlari dalam lingkaran, tegakkan kepala atur langkah baru dan munafiklah untuk sementara waktu. Gw tau ini berat [ya eyyalahh ge tau.. secara koq kisah qt bisa mirip gini yak] tapi lu ga’ boleh tenggelam dalam kenangan dan penyesalan, temen-temen lu selalu ada buat lu tapi semua kembali pada diri lu untuk berusaha bangkit. 

Dan buat seorang ce’ mungil yang tidak banyak berbicara tapi berkali-kali mengusap airmatanya… kamu kenapa say…. Apa ada ucapan gw yang salah?? Don’t be sad, kita akan melewati kedukaan ini bersama. Mungkin sekarang gw paling berjaya karena dah melewatkan luka itu bertahun-tahun yang lalu [sumpeh lu Ndah!!] semua itu juga berkat temen-temen yang selalu ada dideket gw, dan sekarang lo juga punya banyak temen yang siap menarik lu dari bintang kematian. 

Fuiiihh.. tenggorokan ampe kering, kalo ga’ ditutup paksa bakalan nginep jilid 2 nih, padahal kan temen kostan juga dah nunggu. Selepas ashar kami berpisah. Dengan lampu yang dipadamkan, beberapa batang lilin diatas blackforrest bertuliskan “happy birthday mba’ bule” dan diantara temen kostan, sebuah do’a terucap 
“Terimakasih atas anugerah-MU ya Allah, semoga aku selalu dikelilingi temen-temen yang baik”

Akhir pekan yang sangat berarti buat gw, menghabiskan waktu bersama malaikat-malaikatku, terimakasih untuk semuanya temans.


Tuesday, May 26, 2009

Wild Flower; when nature plays its lovely hand




Pengennya menjadi sosok yang tegar, mandiri, ga' manja dan ga' cengeng... Yah.. setidaknya kesan independent woman bisa gw peranin dengan baik, tapi entah kenapa cengengnya ga' bisa ilang. Semalem bendungannya dah mulai retak dan pagi menjelang siang tadi saat suara Babe terdengar di ujung telfon bikin mata mulai puanas, speechless... dan ketika mami tersayang menyapaku bobollah bendungan itu. Orang kantor ampe kebingungan nyari dinas PU buat bertanggungjawab... lah emange gw sebuah situ yang jebol apah??

Ngga'... gw ga' lagi sedih, justru karena lagi bahagia penuh syukur atas semua nikmat yang diberikan Tuhan untukku.. untuk seorang Ndah bocah songong yang suka "lupa-lupa ingat" kepada DIA yang memberikan nafas kehidupan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. Ar Rahman)
Surat ini selalu menjadi penyelamatku dari semua ketololan, kedodolan, kenaifan, kesombongan dan keangkuhanku.

Enyak, babe.. thx buat telfonnya... hikss hikss.. masih pengen mewek didadamu, maafin ya.. dah sering bikin pusing. Cintai aku selalu ya... still need u'r arms;((

**sedang mencoba pasang wajah ceria mode on

*****************************************************************************************
Quiet hour.. You have always been my wildflower
Showing up wherever beauty's lost its way
Your heart must break

I was free..Until I heard the song you sang me to me
Pulling me away from everything I knew
To be with you

And everything I know just fades away
And every time you go it hurts me so
I don't know why when I know we're free..Free to fly

Here we are.. Burning faster than the cursed star
Falling back down to the Earth
I love you so it sometimes hurts

Closer still... You will find me standing on the hill
Waiting for you with my arms stretched open wide
Now, come inside

And everything I know just fades away
And every time you go it hurts me so
I don't know why when I know we're free... Free to fly

And everything I know just fades away
And where the wildflower grows it picks its space
And that's the way it is when nature plays its lovely hand
We'll understand everything.. Everything, everything

(Wild Flower by Sheryl Crow)

Wednesday, April 22, 2009

Trimakasih untuk persahabatanmu..

"lo pengertian dikit keq ma temen lo, qt masih capek"

"justru karena gw juga capek makanya rapatnya sekarang, habis itu tinggal tidur, beres kan"

"lo bilang gw egois, siapa yang sebenernya egois?? semua pengen istirahat dulu, habis makan baru kita rapat"
"gw mau rapatnya sekarang"
"gw mau tidur sekarang!"
dengan kemarahan yang meluap bercampur letih setelah seharian berkeliling kampung gw ninggalin ke-4 temen gw yang cuma diam didepan TV. Pintu kamar yang dari tadi diem aja (bahkan ka'nya dari gw dateng pintunya juga diem) justru menjadi pelampiasan kemarahan gw. Entah dah keberapa kalinya gw berantem ama Echa sang korlap desa tempat gw KKN dan semua berlangsung masih dalam hitungan hari, bahkan belum genap 1 minggu gw dah membanting pintu kepala desa tempat kami diinapkan. Kalo perang dah mulai dan masing-masing kubu bertahan di bentengnya masing-masing (baca kamar) maka giliran Siti, Indra, Agus dan Masykur membawa pesan damai. Baru sehari kenal, Echa langsung mencap gw sebagai cewe' yang sangat tidak perempuan, semua tingkah laku gw menurutnya tidak pada tempatnya bahkan kegemaran gw pada olahraga dianggap hanya ingin mencuri hati cowok. Gw yang tumbuh dilingkungan keluarga dimana seorang laki-laki tidak malu untuk menyapu, mencuci baju/piring atau memasak dan memberikan kebebasan sepenuhnya kepada wanita-wanitanya untuk memperbaiki sambungan listrik ataupun menggemari olahraga, selalu dibuat emosi dengan penilaian bersifat gender.

Kerinduan akan sahabat kampus dan kost meluap tak terbendung, ini pertama kalinya gw terpisah jauh dengan temen kampus yang hampir 4 tahun selalu bareng melewatkan berbagai kegilaan, tanpa temen yang sehati ditempat terpencil dengan suasana panas membuat gw sedikit melow. Setelah makan malam gw lebih sering duduk diberanda rumah memandangi bintang yang ga' pernah gw tahu bentuk rasinya, mendadak terpukau dengan bunga liar disekitar saat melewati perkebunan tembakau, jagung dan teh. Untunglah saat itu belum ada group band banci ka' sekarang, Dewa dan Padi masih menyelamatkan gw dari kejenuhan.


"gw kangen.... lo kesini dunx, tengokin gw"
"desa lo tu jauh banget Ndah, jalannya masih berbatu pula. udah sabar ajah.. namanya juga temen baru ya banyak lah kesalahpahaman. lo kan biasanya cuek"
"gimana mo cuek kalo qt 1 rumah 1 meja makan. whoaaa... gw ga' betah, gw mau pulaaaaaangg"
"ya udah pulang aja, lo ngulang KKN lagi dan ketemu ma orang macem Echa lagi. mau?"
"bete! ga da sinyal HP ga da internet ga da majalah. nelfon lo aja musti turun gunung dulu"
"mau dikirimin apa?"
"cincin, gelang, kalung, berlian"
"emange gw raja minyak!!"
tidak sampe seminggu setelah telfon sebuah kiriman datang, rangkaian surat lucu, majalah F1 dan majalah Liga Italy bikin hati semringah. upss... apa tuh yang jatuh... cincin perak dengan taburan berlian (palsu) berbentuk pita, whuakakakkkk... ce' banget sih. thx friend.. i know u always there for me.  

****************************
"Nitip salam dunx buat Rini, koq lo ga' bilang-bilang punya temen manis ka' dia"

Sejak pertemuan kelompok KKN semua desa Echa jadi lebih manis ke gw, apalagi kalo bukan pengen mengorek info tentang Rini yang sejujurnya gw ndiri ga' tau. Infonya gw dapet secara berantai, walopun Rini dah punya co' tapi Echa ga' peduli, baginya Rini adalah wanita dambaan yang akan mengakhiri petualangan cintanya sebagai playboy. Secara Rini emang ce' manis, lembut dengan gaya bicara yang halus, benar-benar wanita dalam kamusnya echa. Atas permintaan Rini gw nurutin untuk tidak bercerita banyak tentangnya karena dia ga' mau hubungan dengan co'nya terganggu, tapi sepertinya tebar-tebar pesona dengan semua sikap manis, santun, gentle, perhatian dan romantisme Echa mulai menggoyahkan hati Rini. Sejak saat itu gw samasekali ga' peduli dengan kisah cinta segitiga itu... buat gw kesetiaan adalah yang utama, kalopun mo pindah ke lain hati maka akhiri dulu ikatan yang lama.

"apa maksud lo crita ke Rini soal kehidupan cinta gw"

"gw?? crita ke Rini?? ga' salah lo, ketemu aja gw jarang"
"terus darimana Rini bisa tahu kalo gw playboy kalo bukan dari elo"
"ya ampun cha, 2 orang yang sedesa ma Rini temen kampus lo kali. mereka yang lebih tahu tentang lo daripada gw."
"tapi cuma elo kan yang ga' suka Rini akhirnya deket ma gw. Ngaku aja lo! Lo suka kan ma gw"
"GR banget sih lo!! Apa slama ini semua ce' yang deket ma elo, lo pikir naksir, cinta, adore You!! Temen gw hampir semuanya laki Cha, gw deket, perhatian dan sayang ma mereka semua, apa itu lo pikir gw menebar pesona buat ngedapetin salah satu cinta mereka?? Lo ga' tau gw cha.. seujung kukupun lo ga' tau gw. Urus sendiri cinta lo!!"

Dada rasanya mau meledak menahan emosi, ingin menangis sekaligus berteriak sekeceng-kecengnya menyaingi auman raja hutan yang sedang berkelahi tapi semua tidak bisa terlampiaskan. Qt masih berjalan dijalan desa yang berbatu sambil berharap ada truck pickup yang bisa qt tumpangi untuk mencapai pangkalan angkot yang masih 2km lagi. Namun amarah ternyata memberikan tenaga yang luar biasa buat gw melangkahkan kaki lebih panjang dan lebih cepat, suatu hal yang tidak pernah terjadi selama hampir 3 minggu tinggal didesa Sojopuro.. gw berhasil mencapai pangkalan angkot dengan berjalan kaki. Kami saling membisu didalam angkot yang akan membawa kami ke kota Wonosobo, Echa akan membeli kebutuhan tim KKN kami di Wonosobo sedangkan gw akan kembali ke Purwokerto mencari dana tambahan untuk hadiah lomba. Namun yang ada dibenak gw bukan lagi kepada siapa gw ngajuin proposal yang ada ditangan tapi kepada siapa gw meluapkan kemarahan ini.

"Lo naik angkot itu untuk ke terminal, berani sendiri kan?"

Gw hanya mengangguk dan melangkahkan kaki menuju angkot di antrian paling depan. Ga' terlalu penting buat menjawab basa-basinya.
"Ndah.. tunggu!"
Dengan malas gw menahan kaki yang siap menaiki angkot dan berbalik menuju arah suara Echa, disana... dia berdiri dengan wajah yang sangat bersahabat dihiasi senyuman manis dan 2 ice cream conello dikedua tangannya. Tangannya terulur memberikan ice cream kesukaan gw
"Hati-hati ya, kasih kabar kalo udah nyampe"
Tidak ada permintaan maaf, tidak ada kata penyeselan.. tapi kami sama-sama tahu bahwa peperangan telah usai. Tidak peduli siapa yang benar siapa yang salah, tanpa peduli siapa yang menang siapa yang kalah pada saat itu kami tahu telah memiliki persahabatan yang jauh lebih indah dari sebelumnya.
"Thanx... entar gw emailin deh"

"Huuu gaya yang ntar malem dah bisa internetan"

**********************************

Mulai saat itu gw adalah adeknya, walopun sebenernya secara usia dia setahun lebih muda. Kami saling memahami dan menghargai karakter kami masih-masing, suatu hal yang mestinya sudah kami lakukan sejak awal bertemu. Suasana didalam rumah kepala desa menjadi jauh lebih damai, banyak becanda dan makin semangat nyelesein program. Hidung gw yang tidak menjulang (baca pesek) selalu jadi korbannya, hidung Echa yang gede juga ga' kalah jadi korban celaan sehingga dia dapet nickname "Petruk". Di akhir masa KKN ada keengganan untuk berpisah sehingga kami ber-6 memutuskan memperpanjang hingga seminggu lagi. Maen ke kebun teh, menyusuri kota Wonosobo mencari tempe kemul dan mengitari kawasan Dieng yang mempesona. Saat perpisahan Indra dan Echa menyanyikan lagu "Begitu Indah" dengan syair yang diubah khusus buat gw...terimakasih Tuhan.. kembali gw mendapatkan sahabat-sahabat yang begitu menyayangiku.

SELAMAT ULANG TAHUN CHA....
SEMOGA MAKIN SUKSES DALAM BERIBADAH DAN BEKERJA
SEMOGA KEBAHAGIAAN SELALU MENYELIMUTI KELUARGA KECIL YANG LO BINA BERSAMA RINI DAN MALAIKAT KECIL YANG LUCU ITU
WISH D' BEST 4 U'R WISHES
TERIMAKASIH ATAS PERSAHABATAN YANG SUDAH BEGITU INDAH

MAAFIN GW KALO AKHIR-AKHIR INI JARANG ANGKAT TELFON OR BALES SMS LO

Sebuah coretan sederhana pernah gw tulisin ditengah pertengkaran qt, persahabatan... indah sekali bukan akhir yang qt peroleh.


"The Woman In Me"

Katamu…..
Wanita adalah bulan 
Warnai keindahan malam dengan kelembutan sinarnya 
Lintasi kegelapan malam dengan pesona sabit hingga purnamanya 

Kamupun bertanya... Dimanakah kusimpan bulan dalan diriku 
Pintamu padaku.. Hadirkan bulan dalam diriku


Tahukah kamu…
AKU ADALAH BULAN 
Aku tak mampu bersinar
Dan aku tak peduli jika matahari tak berbagi sinarnya
Aku tak mampu merubah wujudku
Dan aku tak peduli jika bumi terus menghalangiku
Aku akan selalu ada di sepanjang hari
Walaupun matahari akan menghalangiku
Aku akan tetap bulat dan utuh
Walaupun bumi permainkan kehadiranku 

Aku akan tetap dan akan selalu menjadi bulan
Apapun yang akan kau lihat dalam dariku 
AND I’M HAPPY JUST TO BE ME 
I luv u all my dearest friends.... thx 4 u' friendship.

Tuesday, April 14, 2009

Apa Jadinya Kalo Kantor Diisi PELUPA

"Pak, qt turun yaa, uangnya ketinggalan" pasang muka memelas
"Pir!! Maaf nih ada yang ketinggalan, kami turun sini"
dengan muka penuh senyum manis gw n babe turun +500m dari rumah. kali ini babe ga marah, mungkin dia masih terharu bakal berpisah dengan anak bungsunya yang imut dan menggemaskan untuk kuliah di sebuah kota yang jaraknya cuma 2 jam perjalanan xixixixxx (itu juga dianterin dan bulan pertama mba'ku merelakan diri nemenin gw tidur dikostan baru... kan tatuuutttt ).  Tapi setelah kejadian itu setiap gw mo balik ke kost-an selalu ada kor merdu dari orang-orang rumah:
"kunci!!" udah...jawabku; "dompet!!" udah juga; "KTP, KTM!!" iya iya!!!

Inilah awal-awal gw terdeteksi sebagai pelupa!!

======================

"Qt berteduh dulu aja ya Ndah, deres banget nih"
Dengan semangat gw menjawab iya, lumayanlah...ber-2 aja dibawah guyuran hujan kota wonosobo ma iwan co' paling muaniz di KUMATAN yang gersang. Walopun berkasta sudra dalam IPK (kurang dari 3) tapi dia kurus, tinggi, maniz, keren dan jadi inceran banyak ce'. Ngobrol asyikpun dimulai sampai gw inget sesuatu
"Wan, kacamataku ketinggalan di tempat ms ipunk"
"Waduh...jauh banget itu, qt minta ucox aja buat ngambilin yah!"
dan tugaspun beralih ke coxu yang tempat KKN-nya ga terlalu jauh dari tempat ms ipunk.
"Makanya, kacamatanya kasih tali ka' punya nenek-nenek biar ga kelupaan. Ya udah, weekend gw bawain ke kost-an"
"e...gw weekend mo mudix"
"ya udah...gw anter ke rumah elo"
seperti biasa, coxu selalu jadi hero

======================

"Cox, jam-ku dimana ya?"
"Ketinggalan di toilet lagi kali"
"Gw tadi cuman ke.....waduhhh ... tadi pas ujian gw taro kursi"
"Makanya, lo rante semua barang elo, biar ga ada yang ketinggalan!!"
koq coxu bilang gitu sih...

======================

"Ganti kacamata?? Ilang lagi ya??"
"Iya, ketinggalan di bis"
"Koq bisa sih, emang lo taro mana?"
"Kalo gw inget naronya ya ga bakal ilang lah" Nah lho yang penting nyolot dulu kalo diomelin
"Lo tu bener-bener perlu make rante gajah!"

======================

"Cox, jangan marah ya...cincin-nya ilang, padahal gw inget banget gw copot pas mo mandi. Cox...cox....coxu....." yah....dicuekin

======================

"hallo puy, eh liatin meja gw dunx, dompet gw disitu ga?"
"ga ada tuh....keselip di tas kali"
"udah gw cari-cari seisi rumah ga ada"
"ketinggalan di angkot kali, ato di warung?"
"WHOAAA!!!!!!!!! iya puy, semalem abis dari warung gw taro dompetnya di tas kresek bareng ma makanannya"
"baguslah kalo inget"
"tapi kreseknya dah gw buang"

======================

"Mber!! Gw dah nyampe cengkareng, langsung ke kantor aja ya"
"Yo wis, qt masih lembur koq. Ada yang ketinggalan ga?"
"ee.....kacamata, ketinggalan di pesawat, gw copot bentar buat ngelap muka, trus gw..."
"bener ya apa kata coxu, lu tu butuh rante gajah!!"

======================

"Kacamata gw taro dimana ya?"

"Nyelip kali di tas" Coxu dah il feel narik selimut nglanjutin tidur. (eitts ini adegan dalam kereta Argo Dwipangga)

Mencoba mengingat-ingat tapi tetep ga' inget dan akhirnya kembali gw harus merelakan kacamata yang baru dibeli 2 minggu yang sebelumnya. Perjalanan ke Jogja-pun memakan korban.

======================

"MP3nya di elu ya Nus?"

"ihh tadi kan dah dibalikin. jangan-jangan ketinggalan di angkot?"

Ya sudah pasti lah itu.... dan gw inget banget adegannya: naro mp3 di samping gw, trus gw ngambil dompet dari tas trus narik beberapa lembar ribuan trus masukin dompet lagi trus turun dehh. Adegan mengambil kembali MP3 itu ga' tertulis di script.... DODOOOOLLLLLLLLLLLZZZZZZZZZZ

======================

Disebuah bus saat mo check out dari Malang:

"Pengumuman untuk Kamar 120, ada jacket yang tertinggal!" Pssttt.... itu punya gw

12 Jam berikutnya di parkiran House Of Sampoerna Surabaya

"Gw tadi make jacket ga?"

"Ka'nya sih engga'?"

"Brarti tadi masih ketinggalan di kursi bebek Padin itu ya?"

Lemesss.... malu ma temen baru dan jacket itu.... jacket onye kesayangan gw..... WHOAAAA..... Thx ya prends dah mau balik lagi ke Padin, padahal jaraknya lumayan jauh n thx God gw ga' perlu ngiler didepan counternya C2 meratapi jacket.

Kenapa dengan otak gw??? Begitu banyak barang yang ilang ga ketauan rimbanya gara-gara L.U.P.A. HP dan dompet silih berganti tertinggal di kantor dan kostan sepertinya dah jadi agenda rutin. Dipanggil-panggil ma kasir juga dah biasa, bukannya gw lupa bayar, tapi gw lupa dengan uang kembalian. Apa ada obat ato tip & trik biar ga gampang lupa?? Jangan kaitkan dengan IQ karena pk boz yang bergelar PhD yang dah pasti puinter dan ngguanteng pulak  mirip bintang pelem Jepang tingkat lupanya ga kalah parah ma gw.

"Hallo Ndah, dibawah meja ono sepatuku ora?"
"Ga ada pak, kemarin kan Bapak ga ke kantor. Kenapa pak?"
"Lupa dimana, aq cari-cari di rumah, di mobil, ga ada semua. terakhir pergi kan ke The Sultan ya?"
"Jangan-jangan ketinggalan di The Sultan pak, ya.. sapa tau pas masuk lobinya Bapak lepas sepatu"

Itu hanya satu contoh dari begitu banyaknya hal-hal yang terlupa oleh pk Boz. Jangan heran kalo tiba-tiba qt kerja bareng di meja rapat gara-gara beliau lupa bawa kabel laptop. Janjian ma istri aja sering lupa, istrinya nunggu dimana pak boz dah kemana. Pernah mbawa kartu penitipan barang yang dia sendiri lupa kapan belanjanya, parahnya lagi sewaktu pindahan rumah lupa naro Paspor. Solusi bikin paspor barupun terganjal masalah lebih gawat... Ijazahku neng ngendi yo?? GHYIIIAAAA.... Pak bozzz kumaha sih!!

Kalo finance officer punya kebiasaan unik, suka bolak balik parkiran - kantor... yang helm lah, dompet lah, hp phieewhhhh..... Untungnya dia ga' pernah lupa ngisi rekening qt tiap akhir bulan. Mas Assisten rada gokil... pernah bawa sandal kiri semuah, ke kantor ga' bawa apa-apa coz dari kostnya dia ikut pengajian pulang lagi kekostan mo ngambil tas dll ternyata dia lupa bawa kunci dan saat itu kostannya kosong mlompong. Belum lama ini qt ikut partisipasi nyariin kuncinya yang dibilang ditaro di meja rapat, jam 8 malem qt dah nyerah dan ketika jalan ke parkiran ternyata kunci motor yang tergandeng sempurna dengan kunci-kunci lainnya tergeletak di rumput deket motornya.

Bagaimana bisa dalam satu kantor kecil ini ada 4 orang yang pelupa begini. Jangan-jangan suatu saat nanti gw akan dapat telfon dari pk boz gini:
"Ndah, lo dah berangkat?"
"Udah pak, tapi saya lupa letak kantor qt dimana ya?"
"Gw dah di kantor, tapi kata orang-orang sini gw salah alamat. Qt cari bareng-bareng aja yuk. Ketemuan di Botani ya, tapi ...gw lupa muka elo"
"Saya make baju merah" (korban iklan)
"Okeh, gw yang mirip Ken Watanabe"

Sunday, March 15, 2009

Ponari: Anak Salah Asuhan




Setelah beberapa waktu ditutup, praktik pengobatan supranatural dukun cilik Jombang, Ponari dibuka kembali. Dalam mengobati, Ponari lebih garang.
Itulah penjelasan foto-foto yang dipajang di:
http://news.okezone.com/view/2009/03/14/1/2489/gaya-ponari-mulai-aneh

Lebih Garang?? Hmm sepertinya okezone sedikit berhati-hati mengomentari gaya Ponari dalam mengobati pasiennya. Dari tatapan matanya jelas ia menikmati kekasarannya terhadap orang-orang (bodoh) yang meminta kesembuhan dari bocah cilik pemilik batu petir. Ga' usah bertanya-tanya kenapa ia bisa jadi ka' gini, keluarga dan lingkungan berperan besar dalam membentuk karakter seorang anak. Sengaja foto ini ga' gw kasih judul, silahkan terjemahkan ndiri dari mimik muka dan setiap tingkah polahnya, sghhhh......

Tuesday, March 3, 2009

Gelengkan Kepala dan Katakan....

Jenuh!! Kenapa tanggal 9 April ga' kunjung tiba? Kemana mata memandang sepertinya tidak bisa lepas dari gegap gempita pemilu, jalanan semakin semrawut dengan berbagai wajah asing berhiaskan senyum penuh kepalsuan menjual diri, televisi ga' bosen-bosen menggelar debat ini itu, media cetak dan media online ga' kalah gencar menyajikan hasil survei. Ternyata bukan cuma percetakan yang menikmati limpahan order dari calon wakil rakyat yang katanya bakal "terhormat", mediapun bersemangat dalam memuat atau menayangkan iklan-iklan politik. Padahal iklan-iklan itu hanya “omong kosong” yang terlalu melelahkan untuk didengar. Milyaran rupiah dibuang-buang untuk jual diri, mengatasnamakan rakyat kecil (mohon maaf untuk yang berbadan besar, anda tidak pernah dibela hak politiknya!) yang hanya dikunjungi melalui media sementara tangannya yang melambai gemulai dilayar kaca itu tidak pernah menyentuh tangan-tangan warga porong yang bertahun-tahun mengungsi.

Maunya Selalu Memberantas Kemiskinan Tapi Ada Yang Selalu Kuras Uang Rakyat
Ada Yang Sok Aksi Buka Mulut Protas Protes Tapi Sayang Mulutnya Selalu Beraroma Alkohol

Yang Muda Mabuk, Yang Tua Korup, Korup Terus, Mabuk Terus
Jayalah Negeri Ini, Jayalah Negeri Ini (Merdeka...!!)

Maunya Selalu Menegakkan Keadilan Tapi Masih Saja Ada Sisa Hukum Rimba
Ada Yang Coba - Coba Sadarkan Penguasa Tapi Sayang Yang Coba Sadarkan
Sadar Aja Nggak Pernah

Setiap Hari Mabuk....Ngoceh Soal Politik
Setiap Hari Korup Ngoceh Soal Krisis Ekonomi
Perut Kekenyangan Bahas Soal Kelaparan
Kapitalis Sejati Malah Ngomongin Soal Keadilan Sosial
Selalu Monopoli! Ngoceh Soal Pemerataan
Setiap Hari Tucau Ngoceh Soal Kebobrokan


Orde Lama, Orde Baru hingga era Reformasi ga' banyak membawa perubahan, kaum reformispun ternyata ga' jauh beda mental dan sikapnya dengan tokoh-tokoh di era sebelumnya dengan memanfaatkan rakyat kecil hanya disaat kampanye saja... setelah menjabat... yang ada hanyalah gimana ngeruk duit sebanyak-banyaknya untuk memenuhi kepentingan pribadi dan partainya. MUAAAAAKKKKKKKKKKKKKKKKKK

Epidemi kolusi borok nepotisme rontokkan cita-cita
Kapitalisme semu yang tak terdeteksi dan tak pernah tersentuh
Bangsat-bangsat bertopeng anak bangsa rajai hukum rimba
Asah otak, tajamkan pandang masih banyak yang tertinggal
Masih terjajah belum merdeka terjajah bangsat seiring
Yang lama tlah terbuang dimaki jaman itu yang barupun tak berbeda
Perjuangan terakhir basmi sgala penyakit songsong edisi terbaru


Okeh Indonesia masih dalam taraf belajar berdemokrasi, tidak mudah menegakkan demokrasi untuk negara besar dengan beragam perbedaan suku, budaya dan agama, tapi mo sampe kapan??? Udah lebih dari 10 tahun belajar jika demokrasi dihitung sejak masa reformasi ga' ada peningkatan intelegensia yang berarti, kampanye hanya jadi ajang dangdutan ga' pernah jadi ajang komunikasi politi yang efektif , demonstrasi hanya jadi ajang kerusuhan, ucapan manis "Siap Menang Siap Kalah" berulangkali justru menumpahkan darah dan merenggut nyawa.

Arak-arakan pawai ediot dengan baju warna warna
Pasti tak mengerti yang dilakukan yang sedang diteriakan
Ini cuma permainan ini bukan wujud nyata
Baris pasukanku siapkan amunisi kau bukan boneka yang ditipu boneka
Huru dan hara tak ada guna, cukupkan korban yang tak berguna
Ini pesta apa pesta siapa pesta yang itu tak seperti pesta disana
Ini cuma pesta pora
Itu namanya kriminalitas bukan politik bukan taktik
Akhirnya jadi bahan lelucon yang tak lucu dan tak cerdik



Walopun muak tapi gw juga masih betah mantengin tayangan berbau politik asalkan disitu ada .... Arya Bima Sugiharto wuakakakkk... ngefans dikit boleh kan, yahh setidaknya Mucle lumayan bikin gw betah menikmati parodi politik. Tanggal 9 April 2009 sudah pasti gw nantikan, bagaimanapun pemilu adalah saluran politik walopun mampet tapi dengan kesadaran tinggi gw akan ikut serta memapetkannya. Enyak-Babe... tunggu kepulanganku ya, kan tgl 10 juga libur jadi menjadi teramat sangat tepat kalo moment pemilu ini diagendakan untuk pulang kampung. Yuuuuukkk!!

Apakah elu termasuk yang bersemangat menyambut pemilu? Apakah elu akan menggunakan hak pilihmu?

Gelengkan Kepala dan katakan..............

Leng geleng geleng geleng.....

Guk angguk angguk angguk....

thx for Ahmad Band yang pernah menelurkan album Ideologi, Sikap, Otak

Wednesday, February 18, 2009

Selalu Ada Yang Pertama Dalam Hidupmu

Masih inget ga' sih saat pertama kali bisa naik sepeda...ughhh ka'nya itu pencapaian terbesar yang bisa didapet jaman kecil dulu untuk menunjukkan "Gw bisa lho ka' orang gede, ngontel sepeda roda 2!" (tangan kiri megang stang, tangan kanan melambai bak miss universe). Gw lumayan sering mencatat pengalaman pertama event itu bukanlah hal yang "penting" bagi orang lain, bukan cuma pengalaman menemukan "cinta pertama" dalam ingatan gw buanyak banget hal pertama yang ga' terlupakan seperti:

  • pertama kali nonton pertandingan bola antar kampung (komentatornya lucu suka latah porno, demi menghindari "uang sokongan" alias tiket masuk seiklasnya qt blusukan lewat jalur tikus biar duitnya bisa dipake buat jajan lebih banyak)
  • pertama kali beli kaset dengan duit hasil angpao lebaran (kaset Alm Chryse, harganya 2.500)
  • pertama kali dihargai guru Fisika atas naskah drama yang gw bikin (Alm Pak Joko guru SMP 2 Gombong)
  • pertama kali ikut demo (mau ikut demo karena diajak gitaris super manis, indahnya lagi sewaktu dilempar gas airmata qt lari nglewatin pekarangan dan gitaris itu... terus menggandeng tangan gw...ughhh so swiiiittttttt)
  • pertama kali nangis dikampus (bukan karena diputusin tapi gara-gara gank "Kumatan" nginjek-nginjek posternya Paolo Maldini yang baru gw terima dari AndriKun)
  • pertama kali ngalamin pelecehan seksual di Kopaja 63 (Blok M-Depok) anj**** lum nyampe Depok gw dah turun ganti angkutan & nyampe kostan langsung mandi junub
  • pertama kali nonton konser mahal, biasanya mah nyari yang gratisan ato paling mentok harga ceban bonus sebungkus rokok (Hoobastank.... beda harga beda suasana & jd ketagihan)

fuihhh masih banyak banget hal pertama yang berkesan buat gw, kalo gw ceritain disini bak sinetron. Ada hal terbodoh yang pernah gw ceritain disini yang juga jadi posting pertamaku di blog yang dah beberapa kali ganti karena lupa password

ktakutan trbesar gw dlm test BPK adlh soal Pancasila, UUD, Kebijakan Pemerintah. Knafa?? Krn gara2 gw benci guru PMP yg slalu promosi partai Golkar (tendang pk karyo ke pu-un bringin!!!). Bukan.. bukan mengada.. coz dlm sjarah SD-Kuliah itu nilai trburuk yg pernah gw dapet nilainya 5 koma sekian!! okeh.....okeh klo ga pada nganggap gw sok pinter, tp gw emang pinter cuman ........ tidak brmoral aja kali ya
gw herannya koq BPK ga ngasih jadual ujian, Badan Pemeriksa yg anehh. tp dgn pedenya gw pelajarin Pancasila dkk base on soal2 yg gw dpt dr orang dephut dpan kost-an. Fuihh ngeselin bgt tuh, coz jawaban gw buanyak bgt yg ga Salah (after dicocokin kunci jawaban). dan tibalah selasa pagi di istora brsiap ujian, gw baru tau jadual ujian stelah MC-nya ngasih tau jadual hr slasa itu dan...... AKU KAGETT (
ceriwis style), ga ada Pancasila dkk. 
hari slasa: Bhs Inggris & Bhs Indo, 
hari Rabu: TPA
WAKS!!!!!!!!! ga ada pancasila dkk yg dah pelajari sepenuh hati diikuti hujatan dan cacian dr temen2 yg tau sejarah gw itu. How it could be. Tp yah...dah trlanjur, dgn dag dig dug gw tunggu pembagian soal dan lembar jawaban sambil ngliatin kartu ujian yg trpajang Foto cantikku disitu, liat kbawah lagi...ada tabel dgn kolom trakhir yg masih kosong dan Si MC bilang hrs ditandatangani pengawas..tabel pa-an sih.........................
GUBRAKKKKKKKKK!!!
judul kolom2 itu trtera hari - jadwal test - tandatangan
GUBLOGHHH!!! dr hr jum'at gw punya kartu itu, bahkan gw apal nama yg nandatangin suratnya, pk mosi (mosi tdk percaya.entahlah) dan pesan prsiapan yg ditulis kecil2 dibaris plg bawah, koq bisa trlewat?? KOQ BISSA???? Emmy bilng gw Ceroboh, neneng&pican say gw org yg anneh, kumatan member smakin keras menghujat kebodohan gw... dan gw cuma ketawa guling2 sambil mukul2 tanah dan jedotin kpala ke kasur sambil teriak-teriak BODOH GUBLOGH CEROBOH UEDANN!!!

pengalaman pertamaku ngikutin cpns...hiks memalukan!!!

Minggu ini gw ngedapetin 2 pengalaman pertama yang cukup berkesan

  • setelah putus asa dengan segala macam undian dan doorprize tanpa diduga keisengan ikut kuis netbook ION gw menang!!! OMG... Ndah dapet netbook ION??? Anda salah! Gw cuma dapet temennya netbook, sebuah Mug yang cocok buat temen begadang tentu saja dengan Nescafe Original fav. gw. Yahhh @least gw pernah menang kuis
  • setelah beberapa kali sok nge-riview novel, gw akhirnya kedatangan tamu pengarangnya langsung dan ngucapin makasih atas review gw. OMG... Ndah ditemuin John Grishan, Amy Tan, Andrea Hirata (lagi), Sue Mon Kid, Al Shawni, Langit Kresna Heryadi, Franz Wisner ato...ahh Mr. Dan Brown?? Bukaannn.. Dia bloger juga, orang Indonesia yang sekolah di Italy. Yuppss anda benar... Gama Harjono

CIAO ITALIA! said... 

Allo, hey hey...
Makasih banget reviewnya
:)
Mengenai daerah/topik yang belum terulas di Ciao Italia! —terutama Mafia— hihi, banyak yang penasaran. bersabarlah ... ehhehehe

ciao
gama

OMG!! Gamaaaa... mbaca tulisan acak adul gw? GUBRAKKSSS!! pingsan!!

Makasih ya Gama atas kunjungannya, habis kunjungannya itu mungkin ga' ya Gama ngajakin gw ke Italy, mbawain kopernya juga gpp daahh yang penting menclok ke negeri impian itu.

Selagi gw mimpi di gandeng Gama ke Italy coba lo inget-inget lagi hal pertama yang unforgetable banget buat lo, apa hayoo... ayo dunx cerita disini...

Tuesday, February 17, 2009

Babeku Sayang Babeku Malang

Sebagai orang kampung sepertinya ga' bakal lengkap kalo dibelakang rumah ga' ada suara-suara merdu yang memecah ketenangan subuh. Sejak pensiun Babe emang makin rajin berkutat di belakang rumah yang becek dan semrawut. Ayam, bebek dan menthok adalah piaraan kesayangan Babe, selalu saja piaraan itu jadi alasan utama ga' mau berlama-lama dirumah cucu. Dulu pernah juga miara lele sampe punya kolam pemijahan segala, gurami dan keong mas juga pernah ditekuni sampai bisa memasok ke beberapa rumah makan. Seiring faktor "U" (umur) koleksinyapun makin sedikit, terakhir bulan desember gw pulang tinggal tersisa 2 kolam lele, ayam, bebek, menthok dan soang (angsa) dalam jumlah yang ga' terlalu banyak.

Kecintaannya pada piaraan dah terlihat dari curahan perhatiannya, Babe jadi orang yang paling pertama bangun. Begitu adzan subuh udah langsung menuju dapur kayu, dirumah emang super komplit ada dapur kayu, kompor minyak, kompor gas cuma kurang 1 duanx... dapur kering! tapi ka'nya ga' cucok banget masang dapur kering dikampung. Aktivitasnya dimulai dengan ngrebus air buat mandi pagi dan ngrebus sayuran yang nanti akan diolah bersama dedak untuk sarapan piarannya. Selesai nyuapin piaraan beliau mulai bersih-bersih kandang, meriksa ada yang sakit pa enggak, setelah makan siang mulai ngumpulin sisa-sisa nasi... it's coffe break time for his mistress. Jam 4-an mulai ngolah menu lagi untuk makan sore dan menjelang maghrib sudah pasti terdengar teriakan-teriakan kadang makian kasar untuk piarannya yang buandel ga' mau masuk kandang.

Semua kerjakerasnya itu bukan semata mo nyari duit tapi yang pertama diperhitungkan adalah apakah jumlah piarannya akan cukup untuk anak dan cucunya yang tiap beberapa minggu akan nginep. Qt emang selalu dapet jatah 1 ekor ayam/orang, diluar itu masih dapet bonus gulai menthok dan pecak lele. Seperti weeknd kemarin babe cerita dah nyediain ayam dan soang untuk ulang tahun ponakanku Tia yang jatuh hari ini (Tiaaaa... happy b'day yah, douhh makin cubby aja sihh. ayo dunx sekolah... dah 4thn masa masih males-malesan sih).

Pepatah bilang "Untung tak dapat diraih, Sabar juga menolak" hehh... itu mah tetangga gw, malem minggu kemarin sewaktu Babe konsentrasi penuh nyaksiin perjuangan berat Barcelona mengejar ketinggalan dari Real Betis tanpa disadarinya dibelakang rumah beberapa orang juga sedang konsentrasi penuh nyerok lele yang baru saja dipindahin dari kolam ke bak karena dah siap panen, ayam dan menthok yang lagi bobo juga ikut dipindahin ke karung. Entah suara TV yang kekencengan ato emang piaraan babe yang nurut banget ma malingnya, semua berjalan sukses tanpa ada kegaduhan hingga pagi harinya Babe syhock mendapatkan kandangnya kosong. Simbok dan mb'ku juga ga' kalah kaget, lha wong minggu ini mb'ku lagi jadi satpam rumah tetangga yang lagi kosong ditinggal penghuninya kerumah sakit (cepet sembuh ya budhe....) ee malah rumah sendiri kecolongan.  Yang mengherankan, Soang yang konon kabarnya bisa njaga rumah karena sifat sensi-nya yang mirip anjing bakal bersuara kalo ada orang, ternyata shodara-shodara... kabar itu dusta!! Awas lu soang, siap-siap leher panjang lo berakhir dipenggorengan!! Selain kesedihan Babe tragedi ini juga menyisakan kepedihan diantara piaraan, karena lele yang tinggal beberapa ekor jadi murung ga' da temen, menthok ce'nya sekarang jadi janda dan anak ayam jadi yatim piatu whoaaaa.... kejam!!

Ditelfon gw cuma bisa ngadem-ngademin babe, tenang Be.. dari yang tersisa ini akan muncul mujahidin-mujahidin baru yang akan membasmi kekejaman zionis maling, jihad dan khilafah itu kuncinya!!! HUSS HUSSS ini siapa sih yang ngomong basi!! Gw cuma bilang setidaknya Babe sekarang bisa lebih banyak istirahat, bisa maen kerumah cucu lebih lama. Ga' usah mikirin cucu, anak dan istri yang mo ulang tahun, kasihan juga penjual ayam kalo qt ga' pernah beli. Ntar kalo gw pulkamp ga' usah dibawain ayam goreng lagi, qt wisata kuliner aja dari Purwokerto ampe Kebumen menikmati sate bebek, ayam panggang, pecak lele dan aneka gulai di sepanjang jalan Daendels itu. Sabar ya Be... yang penting Barca masih dipuncak klasemen (halah!!)