Wednesday, February 10, 2010

From Paris With Love (John Travolta & Jonathan Rhys Meyers)

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Dengan membawa nama besar Luc Besson yang karya-karyanya selalu bikin gw jatuh cinta (Transporter, Taxi, The Fifth Element, Danny The Dog, dll) bahkan teramat sangat cinta untuk racikan tangan dinginnya dalam serial La Femme Nikita, Form Paris With Love sudah masuk list untuk wajib nonton minggu ini. Berhubung jadwalnya kurang oke dengan waktu sholat baru hari ini gw bisa nonton, setelah pak boz menuju bandara gw melangkahkan kaki dengan sangat ringan ke XXI Botani Square jam 12.45. (hati-hati dijalan boz, oleh-oleh kain sari ya^^)

Cerita dibuka dengan kisah seorang asisten duta besar Amrik di Perancis "James Reece" yang diperankan Jonathan Rhys Meyers (yang udah nonton August Rush pasti tahu co' ganteng ini), sosok yang digambarkan sangat prosedural, bekerja dengan sangat hati-hati dan terlihat biasa saja. Namun ternyata disamping menjadi asisten dubes Reece juga bekerja untuk dinas rahasia amrik. Ia sangat berminat untuk masuk ke pasukan khusus sehingga setiap tugas selalu dilaksanakan sebaik-baiknya. Kesempatan itu datang dengan adanya penugasan baru bersama "partner" baru yang baru datang dari Amrik bernama Charlie Wax (John Travolta). Agak kaget juga dengan tampang John yang makin gemuk plus gundul pula. Wax adalah sosok intel sejati yang menyebalkan, lugas, ceplas-ceplos, reaktif sekaligus menyenangkan. Satu karakter yang sangat kontradiktif dengan Reece.

Kehadiran Wax langsung merubah alur film yang tadinya biasa saja menjadi semarak dengan suara pistol dan perkelahian singkat yang tentu saja semua dilakukan Wax. Kekakuan Reece & kelugasan Wax membuat cerita berjalan renyah, banyak kelucuan terjadi akibat kepolosan Reece vs keisengan Wax. Wax mengawali aksinya di restaurant China (dimana pelayannya tidak bisa berbahasa mandarin^^) membongkar sindikat kokain. Dalam setiap aksinya seperti umumnya jagoan film tidak ada satupun peluru yang nyrempet Wax, kalo kata Reece "badannya Wax udah bulletproof"! Tidak banyak yang bisa dilakukan Reece selain membawa-bawa vas bunga berisi kokain =))

Tapi ternyata target operasi yang dijalani Reece bukanlah operasi Narkoba melainkan Teroris, hal yang sangat menakutkan untuk seorang pemula. Bahkan selama menghabisi jaringan teroris tidak sekalipun ia menarik pelatuk pistolnya. Kejadian-kejadian berikutnya justru membawa Reece pada kenyataan yang tidak dapat dipercayainya. Pada saat makan malam bersama Caroline (tunangan Reece) dan teman Caroline, satu tindakan cepat Wax menembakkan pelurunya ke kepala teman Caroline membuka 1 rahasia bahwa ternyata selama 6 tahun Reece telah diperalat kekasihnya sendiri.

Pengejaran dan pengungkapan kasus ini berjalan singkat, Reece berhasil memecahkan siapa target operasi teroris ini sebenarnya. Sayang cinta dalam hati Reece yang tidak pernah berubah tidak dapat mengalahkan cinta Caroline pada keyakinannya.

Film ini tergolong pendek untuk sebuah film action, kurang lebih 1.5jam. Dibandingkan film sebelumnya yang gw tonton "Edge Of Darkness" "From Paris With Love" jauh dari kata membosankan namun tidak juga sebuah film action yang istimewa hanya cukup menghibur saja. Mungkin ekspektasi gw yang berlebihan terhadap film-film Luc Besson sebelumnya, tapi aksi John Travolta tidak pernah mengecewakan koq begitu juga dengan J.Rhys Meyers. Sayang di film ini tidak ada lagunya Meyers, gw cuma kenal "(They Long to Be) Close to You" (Burt Bacharach) yang dodolnya dimainkan John Travolta untuk mengurangi kegugupannya saat dibawa kebut-kebutan oleh agen rahasia lainnya. Lagu di saat credit title juga bagus tapi gak tau deh judulnya. Minggu ini mungkin hanya film ini yang gw tonton, soalnya liat nowplaying di XXI Botani gak ada lagi yang menarik. Met Nonton :)

Thursday, February 4, 2010

MANAGEMENT: A sweet drama commedy about love and insecurities (Jennifer Aniston)

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Comedy
Film ini ternyata sudah release sejak tahun 2008 dalam cakupan terbatas untuk film festival, hingga akhirnya menyebar dan menclok di Indonesia awal tahun 2010. Rugi banget kalo gak nonton atau sekedar nonton di DVD bajakan yang kadang gambarnya kurang jelas, text-nya suka ilang dan tentu saja gak sepuas ngliat film di layar yang guede.

Management bercerita tentang perjalanan cinta Mr.Pragmatis - Mike (Steve Zahn) & Ms.Idealis - Sue (Jennifer Aniston), tidak seperti kebanyakan film yang terlalu menonjolkan perbedaan karakter dan kemudian dapat berubah dalam waktu singkat. Perjalanan cinta berjalan natural sehingga yang nonton bisa merasakan hal yang sama. Pertemuan mereka berawal dari kehadiran Sue di motel milik orang tua Mike yang langsung menyita perhatian Mike (siapa juga yang gak terpesona Jennifer, Brad Pitt aja yang bego nglepasinnya. loh koq malah curcol). Mr.Pragmatis yang serba spontan, tanpa maksud tersembunyi alias blak-blakan terus berusaha mencari kesempatan bersama Sue. Yang ada dalam hatinya hanyalah keinginan bersama seorang yang dicintainya dan menghabiskan waktu bersamanya. Tulus, murni, sederhana dan tanpa pertimbangan apapun.

Ms.Idealis yang serba terencana membutuhkan kenyamanan, hidup yang teratur dan keuangan yang lancar untuk dapat menopang hidupnya sebagai orang yang suka beramal. Sue melihat Mike seperti anak kecil yang tidak dapat diandalkan cinta dan hartanya. Namun Mike tidak mudah menyerah, setelah ibunya meninggal dia semakin tahu apa yang dikejarnya. Berbekal $300 ia kembali mengejar Sue yang sudah pindah bersama mantan pacarnya "Jango" mantan punkrock yang sekarang sukses jadi pengusaha yogurt.

Dalam pencariannya Mike bertemu dengan Al, co' yan bekerja sebagai pelayan di restorant milik orangtuanya. Fuihh seneng banget punya temen keq Al, kocak dan baeeeekk banget. Segala usaha ditempuh demi merebut Sue, tapi Sue memilih untuk tetap bersama Jango... demi bayi yang dikandungnya dan demi kenyaman hidupnya. Konyolnya... Mike menuruti saran Al (yang sebenarnya hanya untuk bercanda), Mike memutuskan menjadi biksu wkwkwkwkkk..... kacau!! Bukannya banyak meditasi tapi Mike malah sibuk maen voli. Tapi di biara ini pula Mike bisa tahu apa yang selanjutnya harus ia lakukan... Let it Go & Move On!! Mike juga bisa membuat ayahnya menyadari apa yang sebenarnya dia inginkan.Akhir kisah ini tentu saja happy ending.

Gw kasih bintang 4 bukan karena ada bintang favorit gw disini, mb' Jennifer Aniston tapi karena Management bercerita dengan sangat natural bukan hanya tentang cinta diantara 2 orang yang berbeda karakter tapi juga pandangan orangtua dalam menyikapi hubungan anaknya dan persahabatan yang indah, OST-nya juga bagus (dan gw nyesel lum nemu jg link OST-Management ^^). Sepanjang film kita akan disuguhi percakapan yang menggilitik, lucu sekaligus cerdas dan tanpa adegan konyol seperti umumnya film komedi romantis. Selamat nonton, hope you like this movie like me ^_*

Wednesday, February 3, 2010

EDGE OF DARKNESS (Mel Gibson)

Rating:★★
Category:Movies
Genre: Mystery & Suspense
Thomas Craven (Mel Gibson), seorang veteran detektif pembunuhan di Kepolisian Boston dan seorang ayah tunggal. Saat anak semata wayangya, Emma (Bojana Novakovic), 24 tahun, dibunuh saat Thomas dalam perjalalan pulang, semua orang menduga bahwa Thomas lah target utamanya. Thomas akhirnya mengetahui rahasia kehidupan putrinya serta pembunuhannya. Penyelidikan Thomas membawanya kepada penyamaran, persekongkolan dan pembunuhan – dan ini membayangi Darius Jedburgh (Ray Winstone), orang yang ditugaskan untuk membersihkan semua bukti-bukti. Usaha Craven untuk mencari penyebab pembunuhan putrinya berubah menjadi petualangan penuh emosi.

=========================================================

berbekal resensi singkat dari http://www.21cineplex.com/edge-of-darkness,movie,2222.htm gw memarkirkan pantat di XXI Botani bersiap menyaksikan aksi mendebarkan dan menegangkan dari Mel Gibson. Film ini mencoba untuk menggambarkan kedekatan ayah dan anak, Thomas Craven dan Emma Craven yang diperankan si cantik Bojana Novakovic dengan menampilkan video-video masa kecil Emma. Dari cuplikan ini tanpa membaca resensi film penonton pasti sudah bisa menebak bahwa Emma akan jadi tokoh yang paling cepat mati di film ini. Emma ditembak dipintu rumah Craven saat akan menuju rumah sakit. Suara pistol berkaliber besar sepertinya akan mengawali adegan seru berikutnya. Tapi yang ada.... gw merasakan kebosanan yang teramat sangat menunggu aksi kejar-kejaran, berantem atau bahkan sekedar membuat gw berpikir keras what next??

Acting ketakutan dari pacar emma ataupun teman emma tidak juga membuat gw merasakan ketakutan yang sama, mungkin karena film ini lebih berpusat pada kelihaian Thomas dalam menelusuri kematian anaknya. Kehadiran Darius Jedburgh (Ray Winstone) memberikan secercah harapan bahwa film ini akan menjadi suspense thriller, tapi lagi-lagi gw kecewa. Semua adegan sepertinya udah ketebak mau apa dan bagaimana, gw cukup nungguin kapan nih kecelakaannya.. kapan nih dibunuh... kapan orang yang mbuntutin muncul.

Setelah semua kejahatan terbuka yang mengherankan, Craven yang sudah tertangkap tidak langsung dibunuh, entah untuk alasan apa padahal dia sudah dalam kondisi teracuni parah. Craven-pun berhasil melarikan diri dari tempat penyekapan untuk menuntaskan semua permasalahan dengan caranya sendiri. Entah gw ketiduran atau gak konsen ngliat aksi Jedburgh tapi gw belum bisa memahami alasan Jedburgh untuk membunuh senator dan bawahannya.

Mel Gibson memang sudah tidak muda lagi, tua sekali gw ngliatnya dan kurang fresh. Beda dengan Al Pachino dan Robert deNiro yang masih asyik ngliat aksi mereka sebagai psycho or polisi. Dengan alur yang lambat, konflik datar, minim ketegangan dan sedikit hiburan dengan ending yang agak surprise (keputusan Craven yang nothing to lose untuk menyelesaikan masalah) gw kasih 2.5 bintang aja deh.

Tuesday, February 2, 2010

sebuah janji hati.. kembali mencintaimu

semalam aq telah membuat janji... janji yang tumbuh dari hati terdalam dengan deraian airmata keputusasaan. putus asa dengan semua yang aku lakukan 3 bulan ini.. (koq ngerasa aneh ya nulis dengan bahasa aku-kamu...) okeh.. biasa ajah.. gw putus ada dengan diri gw sendiri. bukannya gw gak berusaha dan berdo'a, tapi sepertinya semua hanya menguap seperti kentut yang bikin sesak udara di kamar. sepulang bookfair november tahun lalu... baru 4 dari 14 buku yang gw baca, dan dari 4 baru 1 yang tamat!! EDDUNN!! padahal biasnaya untuk buku 200an halaman bisa cukup 1 malam sajah!! iyaah.. gw putus asa dengan kegemaranku membaca. kemana hilangnya minat baca dan menulis review gak jelas itu??

kemana?? kemana lu nanya Ndah? jelas-jelas mata gak pernah lepas dari HP or LCD mulai dari membuka mata hingga menutup mata "status update" menjadi pembuka dan penutup hari-hari Ndah. koq gw bisa kecanduan gini?? falsafah hidup Jawa udah berganti.. bukan lagi "urip kuwi mung mampir ngombe"/"hidup itu cuma numpang minum" ... tapi udah berganti "hidup itu cuma numpang ngupdate status & numpang comment". walopun kadang gak ngupdate status or comment cuma bersilaturahmi di dunia maya... tapi facebook dan twitter gak pernah absen di cek. apalagi twitter dengan link-link dan komentar cerdas dari orang-orang yang gw follow seperti goenawan mohammad, wimar witoelar, heri sufehmi, budi putra, adrie subono, ryan seacrest, john mayer, dll atau hanya status gak penting dari orang-orang (keq saiyah) yang selalu mencoba tetap eksis didunia maya atau bahkan godaan belanja dari update-nya centro. Bheuuhhhhh!!!

CUKUUUPPP!! gw musti ngatur lagi jadwal online gak penting. So.. semalem setelah comment terakhir untuk curhat colongan temen yang gi "pdkt" (lirik dans****) gw signout semua jejaring sosial di HP demi sebuah janji suci... kembali mencintaimu.. mencintai buku-buku yang begitu merana gw tinggalin beberapa bulan ini. Inilah janjiku semalem:
  • tidak akan online selama di perjalanan
  • hanya membuka situs berita dikantor saja
  • kembali membawa buku sebagai temen perjalanan
  • cukup mengaktifkan gtalk (karena email pk boz lbh sering ke gmail) dan lupakan YM
  • comment singkat, padat dan cepat
  • kurangi update status, cukup retweet or sharelink ajah

dan bagaimana realisasi hari ini:
  • bangun tidur gak ol
  • di perjalanan baca buku
  • nyampe kantor anteng cek email kerjaan
  • no Gtalk, no YM, no Facebook, no MP, no Twitter
hebad!!
hingga datanglah 1 sms ngebahas trip dieng dan kesalahpahaman didalamnya... ternyata sms-an itu emang gak mudah, apalagi dengan 4 orang sekaligus dengan topik yang sama. gw dah bales ke A, yang B & C masih nanya, trus dapet balesan sms yang sama dari sms C hasil forward dari A yang ternyata itu adalah sms gw. whuakakakkk kacau!!! dan keheninganpun cuma bertahan 1 jam saja karena selanjutnya... YM invisible, Facebok & Twitter aktif. Kesibukanpun tak terhindari... setelah conference chat di YM berakhir baru deh berani buka GTalk dan entah kenapa hari ini juga gi banyak yang online hingga membuka 5 window dan berharap gak salah ngobrol. Jam 5 penggoda-penggoda itu pamit undur, syukurlah... chating ber-2 saja lebih nyaman rasanya.

Godaan yang laen dateng... rasa kangen dengan blog lama berisi keluh kesah gak jelas berujung dengan rasa penasaran karena gak ada satupun id yang biasa gw pake untuk username dan email private berhasil membobol tombol login. yang kemudian terjadi adalah... gw bikin email private baru lagi, bikin blog baru lagi dan sudah berniat malam ini akan mindahin postingan yang memorable itu.

Lalu mana janjimu itu Ndaaaaaaaaaaahhhh!!! Bukannya dah janji bahwa mulai hari ini... starting today...
Starting today I'm not gonna waste another moment
Even if I had the chance before I would have blown it
But you took me by surprise and you caught me just in time
Everyday you give me reason not to walk away
I stop believing that the world's gone crazy and if it is you'll save me
Starting today I'm not gonna worry about tomorrow
I'll wash away all this fear that's left me feeling hollow
Cause you made me want to try and you caught me just in time

Gw akan berusaha lebih keras lagi.. mungkin malam ini bisa ngabisin 1 buku, tapi setidaknya gw dah gak diperbudak oleh HP. Jadwal malam ini silaturahmi ke XXI dulu dan jadwal online malam ini hanya untuk pindahan "rumah" (baca blog). Buku... jangan khawatir, esok pagi akan kubawa kembali dan kita akan berdua selama perjalanan.  Untuk sementara kamu baru bisa jadi temen perjalanan, karena masih ada godaan silaturhami ke Centro, konser Jubing, konser Tohpati dan 2 perjalanan luar kota. Percayalah... gw gak pernah berhenti mencintai kamu, kemanapun hati ini bercabang akan selalu balik buat elu koq... I Luv U

Sunday, January 31, 2010

Pemenang Grammy Award 2010

Berikut ini daftar pemenang Grammy 2010 yang diambil dari tempat kerjanya mas Ryan Seacrest (uhukkk!!) EOnline!

**berwarna = favorit gw

  • Rock Album: 21st Century Breakdown, Green Day
  • Record of the Year: "Use Somebody," Kings of Leon
  • Comedy Album: A Colbert Christmas: The Greatest Gift of All!, Stephen Colbert
  • New Artist: Zac Brown Band
  • Country Album: Fearless, Taylor Swift
  • Song of the Year: "Single Ladies (Put a Ring on It)," Beyoncé
  • Pop Performance by a Duo or Group With Vocals: The Black Eyed Peas, "I Gotta Feeling"
  • Pop Vocal Album: The E.N.D., The Black Eyed Peas
  • Male Pop Vocal Performance: Jason Mraz, "Make It Mine"

R&B
  • Female R&B Vocal Performance: Beyoncé, "Single Ladies (Put a Ring on It)"
  • Male R&B Vocal Performance: Maxwell, "Pretty Wings"
  • R&B Performance by a Duo or Group With Vocals: Jamie Foxx and T-Pain, "Blame It"
  • Traditional R&B Vocal Performance: Beyoncé, "At Last"
  • R&B Song: "Single Ladies (Put a Ring on It)", Beyoncé
  • R&B Album: Blacksummers' Night, Maxwell
  • Contemporary R&B Album: I Am...Sasha Fierce, Beyoncé

COUNTRY
  • Female Country Vocal Performance: "White Horse," Taylor Swift
  • Male Country Vocal Performance: "Sweet Thing," Keith Urban
  • Country Song: "White Horse," Taylor Swift
  • Country Collaboration With Vocals: "I Told You So," Carrie Underwood and Randy Travis
  • Country Performance by a Duo or Group With Vocals: Lady Antebellum, "I Run to You"
  • Country Instrumental Performance: "Producer's Medley," Steve Wariner

RAP
  • Rap Performance by a Duo or Group: "Crack a Bottle," Eminem, Dr. Dre and 50 Cent
  • Rap Song: "Run This Town," Jay-Z, Rihanna and Kanye West
  • Rap Album: Relapse, Eminem
  • Rap Solo Performance: Jay-Z, "D.O.A. (Death of Auto-Tune)"
  • Urban/Alternative Performance: India.Arie and Dobet Gnahore, "Pearls"

ROCK
  • Solo Rock Vocal Performance: Bruce Springsteen, "Working on a Dream"
  • Rock Performance by a Duo or Group With Vocals: Kings of Leon, "Use Somebody"
  • Rock Song: "Use Somebody," Kings of Leon
  • Hard Rock Performance: AC/DC, "War Machine"
  • Metal Performance: Judas Priest, "Dissident Aggressor"
  • Rock Instrumental Performance: Jeff Beck, "A Day in the Life"

POP
  • Traditional Pop Vocal Album: Michael Bublé Meets Madison Square Garden, Michael Bublé
  • Pop Collaboration With Vocals: Jason Mraz and Colbie Caillat, "Lucky"
  • Pop Instrumental Performance: Bela Fleck, "Throw Down Your Heart"
  • Pop Instrumental Album: Potato Hole, Booker T. Jones

DANCE
  • Dance Recording: "Poker Face," Lady Gaga
  • Electronic/Dance Album: The Fame, Lady Gaga

TRADITIONAL/ALTERNATIVE/WORLD
  • Alternative Music Album: Wolfgang Amadeus Phoenix, Phoenix
  • Americana Album: Electric Dirt, Levon Helm
  • Bluegrass Album: The Crow/New Songs for the Five-String Banjo, Steve Martin
  • Traditional Blues Album: A Stranger Here, Ramblin' Jack Elliott
  • Contemporary Blues Album: Already Free, The Derek Trucks Band
  • Traditional Folk Album: High Wide & Handsome: The Charlie Poole Project, Loudon Wainwright III
  • Contemporary Folk Album: Townes, Steve Earle
  • Hawaiian Music Album: Masters of Hawaiian Slack Key Guitar, Volume 2, Various Artists
  • Native American Music Album: Spirit Wind North, Bill Miller
  • Zydeco or Cajun Music Album: Lay Your Burden Down, Buckwheat Zydeco
  • Reggae Album: Mind Control—Acoustic, Stephen Marley
  • Traditional World Music Album: Douga Mansa, Mamadou Diabate
  • Contemporary World Music Album: Throw Down Your Heart: Tales From The Acoustic Planet, Vol. 3—Africa Sessions, Béla Fleck
  • New Age Album: Prayer for Compassion, David Darling

VISUAL MEDIA
  • Short Form Music Video: "Boom Boom Pow," The Black Eyed Peas
  • Long Form Music Video: "The Beatles Love—All Together Now," Various Artists
  • Spoken Word Album (Includes Poetry, Audio Books and Story Telling): Always Looking Up, Michael J. Fox
  • Musical Show Album: West Side Story
  • Compilation Soundtrack Album for Motion Picture, Television or Other Visual Media: Slumdog Millionaire
  • Score Soundtrack Album tor Motion Picture, Television or Other Visual Media: Up, Michael Giacchino
  • Song Written for Motion Picture, Television or Other Visual Media: "Jai Ho" (from Slumdog Millionaire), A.R. Rahman, Sukhvinder Singh, Tanvi Shah, Mahalaxmi Iyer and Vijay Prakash
  • Instrumental Composition: Married Life (from Up), Michael Giacchino
  • Instrumental Arrangement: "West Side Story Medley," Bill Cunliffe

GOSPEL
  • Gospel Performance: "Wait on the Lord," Donnie McClurkin featuring Karen Clark Sheard
  • Gospel Song: "God in Me," Mary Mary featuring Kierra "KiKi" Sheard
  • Rock or Rap Gospel Album: Live Revelations, Third Day
  • Pop/Contemporary Gospel Album: The Power of One, Israel Houghton
  • Southern, Country or Bluegrass Gospel Album: Jason Crabb, Jason Crabb
  • Traditional Gospel Album: Oh Happy Day, Various Artists
  • Contemporary R&B Gospel Album: Audience of One, Heather Headley

LATIN
  • Latin Pop Album: Sin Frenos, La Quinta Estación
  • Latin Rock, Alternative or Urban Album: Los De Atras Vienen Conmigo, Calle 13
  • Tropical Latin Album: Ciclos, Luis Enrique
  • Regional Mexican Album: Necesito De Ti, Vicente Fernández
  • Tejano Album: Borders y Bailes, Los Texmaniacs
  • Norteño Album: Tu Noche Con...Los Tigres Del Norte, Los Tigres Del Norte
  • Banda Album: Tu Esclavo y Amo, Lupillo Rivera

JAZZ
  • Contemporary Jazz Album: 75, Joe Zawinul & the Zawinul Syndicate
  • Jazz Vocal Album: Dedicated to You: Kurt Elling Sings the Music of Coltrane and Hartman, Kurt Elling
  • Improvised Jazz Solo: "Dancin' 4 Chicken," Terence Blanchard, soloist
  • Jazz Instrumental Album, Individual or Group: Five Piece Band—Live, Chick Corea and John McLaughlin Five Peace Band
  • Large Jazz Ensemble Album: Book One, New Orleans Jazz Orchestra
  • Latin Jazz Album: Juntos Para Siempre, Bebo Valdés and Chucho Valdés

CLASSICAL
  • Engineered Album, Classical: Mahler: Symphony No. 8; Adagio From Symphony No. 10, Michael Tilson Thomas and San Francisco Symphony
  • Producer of the Year, Classical: Steven Epstein
  • Classical Album: Mahler: Symphony No. 8; Adagio From Symphony No. 10
  • Orchestral Performance: Boston Symphony Orchestra; Tanglewood Festival Chorus, Ravel: Daphnis et Chloé
  • Opera Recording: Britten: Billy Budd, London Symphony Orchestra; Gentlemen of the London Symphony Chorus
  • Choral Performance: Mahler: Symphony No. 8; Adagio From Symphony No. 10, Laura Claycomb, Anthony Dean Griffey, Elza van den Heever, Katarina Karnéus, Quinn Kelsey, James Morris, Yvonne Naef and Erin Wall; San Francisco Symphony; Pacific Boychoir, San Francisco Symphony Chorus and San Francisco Girls Chorus
  • Instrumental Soloist(s) Performance (With Orchestra): Prokofiev: Piano Concertos Nos. 2 & 3, Philharmonia Orchestra
  • Instrumental Soloist Performance (Without Orchestra): Journey to the New World, Sharon Isbin
  • Chamber Music Performance: Intimate Letters, Emerson String Quartet
  • Small Ensemble Performance: Lang, David: The Little Match Girl Passion, Ars Nova Copenhagen & Theatre of Voices
  • Classical Vocal Performance: Renée Fleming, Verismo Arias
  • Classical Contemporary Composition: Higdon, Jennifer: Percussion Concerto, Jennifer Higdon
  • Classical Crossover Album: Yo-Yo Ma & Friends: Songs of Joy and Peace, Yo-Yo Ma
  • Surround Sound Album: Transmigration, Robert Spano, Atlanta Symphony Orchestra & Choruses

CHILDREN
  • Musical Album for Children: Family Time, Ziggy Marley
  • Spoken Word Album for Children: Aaaaah! Spooky, Scary Stories & Songs, Buck Howdy

OTHER
  • Instrumental Arrangement Accompanying Vocalist(s): "Quiet Nights," Diana Krall
  • Recording Package: Everything That Happens Will Happen Today, David Byrne and Brian Eno
  • Boxed or Special Limited Edition Package: Neil Young Archives Vol. I (1963–1972), Neil Young
  • Album Notes: The Complete Louis Armstrong Decca Sessions (1935-1946), Louis Armstrong
  • Historical Album: The Complete Chess Masters (1950-1967), Little Walter
  • Engineered Album, Non-Classical: Ellipse, Imogen Heap
  • Producer of the Year, Non-Classical: Brendan O'Brien
  • Remixed Recording, Non-Classical: "When Love Takes Over" (Electro Extended Remix), David Guetta featuring Kelly Rowland (75% dari isi album "ONE LOVE" betah banget di playlist winamp gw.. KERREEEN!!)

Tuesday, January 26, 2010

Polling Buku Indonesia Pilihan versi Goodreads Indonesia

Selama tahun 2009, tentunya banyak buku-buku berbahasa asli Indonesia yang terbit di Indonesia dan dibaca oleh kawan-kawan GRI. Berikut ini kami coba mengumpulkan beberapa daftar buku tersebut yang kami sortir berdasarkan tingkat kepopulerannya, dilihat dari jumlah perating (yang berarti sudah membaca) berbanding dengan jumlah rating yang didapat. Buku-buku yang dimasukkan di daftar adalah buku-buku yang ada data bukunya di Goodreads, dan dibaca oleh member GRI. Data terlampir diambil pada hari Minggu 24 Januari 2010. Data yang ditampilkan adalah judul buku, pengarang, penerbit, bulan terbit, jumlah pembaca/perating, average rating.

Kategori yang dibuat adalah :

1. Fiksi/Prosa
15 judul buku yang masuk list terpopuler kami dengan jumlah pembaca di atas 20 orang. Fiksi termasuk kategori yang sangat produktif dengan judul yang banyak, namun yang ditampilkan hanyalah yang popular di Goodreads.

  1. Perahu Kertas, Dewi Lestari, Truedee & Mizan, September 2009 535 3.83
  2. Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi, November 2009 268 3.7
  3. Negeri van Orange, Wahyuningrat, Rizki Permana, Adept Lenggana, Mei 2009 220 3.61
  4. Tea for Two, Clara Ng, GPU, Februari 2009 148 3.09
  5. Titanium, Sitta Karina, Terrant Books, April 2009 90 3.79
  6. Metropolis, Windry Ramadhina, Grasindo, April 2009 60 3.47
  7. Galaksi Kinanthi, Tasaro GK, Salamadani, Januari 2009 58 4.1
  8. 9 Dari Nadira, Leila S. Chudori, KPG, November 2009 57 3.82
  9. Tanah Tabu, Anindita S. Thayf, Gramedia,Mei 2009 51 4.02
  10. Refrain, Winna Effendi, Gagasmedia, September 2009 48 3.4
  11. Mi Familia, Sylvia L’ Namira, Lingkar Pena, Januari 2009 35 3.14
  12. Giganto, Koen Setyawan, Oktober 2009 33 3.18
  13. 100 kata, Andi F. Yahya, Laila Achmad, Nita Sellya, Nurkastelia A., Hotma Juniarti, Jamaluddin Ahmad, Jessy Faiz, Krisna Adityawan, Antipasti, Oktober 2009 31 3.55
  14. Nyonya Jetset, Alberthiene Endah, GPU, Juni 2009 29 2.93
  15. Burlian, Tere Liye, Penerbit Republika, November 2009 25 3.72

Vote untuk Buku Fiksi Pilihan 2009 di sini


2. Non Fiksi
10 judul buku yang masuk list terpopuler kami dengan jumlah pembaca di atas 10 orang. Pembaca nonfiksi tidak sebanyak fiksi, sehingga hanya judul-judul dengan terpampang ini.
  1. Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando , Hendro Subroto, Penerbit buku Kompas, 2009 45 2.98
  2. Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century, George Junus Aditjondro , Galang Press, Desember 2009 30 2.23
  3. Travellous, Andrei Budiman, Travelllous publishing, Mei 2009 28 3.39
  4. My Stupid Boss 2, Chaos@ work, Gagas Media, November 2009 27 3.63
  5. Drunken Marmut, Pidi Baiq, Mizan, Agustus 2009 25 3.4
  6. 30 hari jadi murid anakku , Mel, Akoer, Juni 2009 24 3.67
  7. Gaul Jadul, biar Memble tapi kece, Q. Baihaqi, Gagas Media, Mei 2009 16 3.31
  8. I Can (not) Hear: Perjalanan Seorang Anak Tuna Rungu Menuju Dunia Mendengar, Feby Indirani, Gagas Media, 2009 15 3.6
  9. Kopi Merah Putih, Indonesia, GPU, Mei 2009 12 3.42
  10. Panggil Aku KING, Robert Adhi Ksp, Kompas, Juni 2009 11 3.91
Vote untuk Buku Non Fiksi Pilihan 2009 di sini


3. Komik/Novel Grafis
9 judul buku yang dimasukkan list terpopuler kami, yang dibaca oleh lebih dari 5 orang di Goodreads.

  1. Benny & Mice: Lost in Bali 2 - Benny Rachmadi & Muhammad Misrad , KPG, Juni 2009 53 3.47
  2. Dari Presiden ke Presiden, Buku 1: Tingkah Polah Elite Politik - Benny Rachmadi , KPG, Juni 2009 33 3.42
  3. Pamali: Segerombolan Komik Tentang Mitos dan Pantangan, Novan Pecandupagi , GPU, Juni 2009 15 3.13
  4. Aku Ber-Facebook Maka Aku Ada, vbi jenggoten, Bikumiku, 2009 18 3.22
  5. Dari Presiden ke Presiden, Buku 2: Karut Marut Ekonomi - Benny Rachmadi KPG, Juni 2009 10 3.1
  6. Eendaagsche Exprestreinen - Risdianto (Author), Yusi A. Pareanom, Bondan Winarno (Illustrator), Dhian Prasetya (Illustrator), Gede Juliantara (Illustrator), Banana, 2009 8 2.62
  7. Antologi Tujuh - Alfie Zachkyelle, Tita Larasati, Caravan Studio, Sheila Rooswitha Putri, Motulz, Rhoald Marcellius, Beng Rahardian, Adiputra Singgih, Azisa Noor , Curhat Anak Bangsa,Juli 2009 7 3.14
  8. Kumpulan Komik Strip: Lotif Versi Pasbook (Mei '05 - Mei '09), Beng Rahadian, Cendana Art Media, 2009 6 3.5
  9. Kabut Manusia, Radhar Panca Dahana , Nalar, 2009 6 2.83

Vote untuk Buku Komik/Novel Grafis Pilihan 2009 di sini

4. Puisi
2 judul buku puisi yang terbit tahun 2009. Memang tidak banyak, ternyata kebanyakan puisi yang populer adalah buku-buku lama.

  1. Kolam: Buku Puisi, Sapardi Djoko Damono, Editum , 2009 8 3.62
  2. Kunci, TS Pinang, Omahsore, 2009 4 3.5
Vote untuk Buku Puisi Pilihan 2009 di sini

SELAMAT MEMILIH!!

Monday, January 25, 2010

Nine "Thank you for remind me i'm not special"

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Romance
Pertama kalinya nonton film drama musical di XXI sehingga baru ngerasain roh-nya film-film bergenre musical emang lebih dapet di tempat dengan tata suara dahsyat (ketauan kan yang cuman model DVD orichina & laptop bersuara sember). Film ini adalah remake dari film 81/2 karya Federico Fellini, bersetting tahun "60-an dengan bertabur bintang ternama gw sangat terpesona dengan Nine (sehingga kuputuskan untuk mengunduh OST-nya^^). Tapi jangan percaya riveiw ini, coz kursi XXI cuma terisi 20-an orang saja, udah gitu ce' berjilbab dan pasangannya langsung menuju pintu Exit di menit-menit awal ketika Penelope Cruz menari dengan sangat menggoda hanya dengan korset! mungkin ngerasa salah milih film ya.. sepasang lagi malah bikin film sendiri cekakakcekikik bikin gw pengen nglempar kursi. Hmm.. sebaiknya sebelum nonton film cari dulu referensinya, biar gak buang-buang duit.

Nine bercerita tentang Guido Anselmi seorang sutradara berkelas hingga dapat panggilan "maestro" yang sedang mati ide setelah kegagalan film terakhirnya. Guido mendapat proyek pembuatan film berjudul Italia namun hingga press conference bahkan hingga menit terakhir pembuatan film script film Italia tidak pernah berhasil ia buat. Semua kegelisahan hatinya digambarkan dengan sempurna melalui gerak tari, lagu dan percakapannya dengan wanita-wanita disekelilingnya.

Berhubung banyak wanita film ini juga menampilkan baju bagus & sepatu cantik, gw terpesona dengan gaya busana yang sangat menggambarkan karakter:
- Luisa istri Guido (Marrion C), Mamanya Guido (Sophia Loren..OMG. nenek ini masih cuantik ajah) istri yang setia dan ibu yang sangat menyayangi anaknya dibalut busana sangat anggun dengan accessories sederhana namun berkelas.
- Carla (Penelope Cruz) simpanan Guido, Saraghina (Fergie) pelacur dimasa kecil Guido, Stephani (Kate Hudson) wartawati "gatel" dengan pakaian yang menggoda. Cruz sepertinya langganan peran-peran ce' nakal, tapi penampilannya emang selalu memukau.. sexxxxxyyy abiizzz
- Claudia (Nicole Kidman) bintang film ternama yang akan menjadi bintang utama dalam film ITALIA mengenakan busana yang anggun dan kulitnya yang muluuuuusss itu.. perawatan dimana buuuuu?
- Lily (Judi D.) penata kostum dan tempat curcol-nya Guido dengan gaya busananya yang stylist
- Guido (Daniel day lewis) whaaaoo... masih awet aja gantengnya walopun bajunya gak pernah ganti^^

Tempat curhatnya yang sangat dipercaya, Lily selalu ada buat Guido tapi Guido sedang dalam fase kejenuhan yang parah terhadap film ditambah kekisruhan rumah tangganya sehingga nasehat Lily-pun tidak banyak membantu. Guido sebenarnya sangat mencintai Luisa tapi masih tidak bisa melepaskan Carla, hingga akhirnya Luisa memutuskan meninggalkannya. Dengan semua permasalah itu Guido-pun akhirnya memutuskan untuk jujur mengakui tidak pernah ada script untuk film ITALIA dan setelah itu Guido menghilang dari dunia perfilman. Apa Guido masih berminat kembali ke film?

Emosi gw selama film:
- Pengen ikut dance, asyiik banget. Apa lagi saat kate hudson dengan pasukan co'-co' berjas keren dan berkacamata hitam
- Serasa berada dikampung sendiri mendengar logat-logat inggris italy (PLAKK!!)
- Terharu mendengar lagunya Nicole Kidman.. "In a very unusual way i'm in luv with you, u make me hole..."
- Tertampar perkataan Luisa (moga gak salah denger) "Thank you for remind me i'm not special, u dön't even ever looking at me" (HUHH MAKAN TUH GE-ERRRRRR)
- Semakin pengen ke italy xixixixxx... gak tau diri!!!

Kalo saja harga tiket XXI masih Rp. 15.000 gw pengen nonton lagi, tapi berhubung dah naik jadi Rp. 20.000 mungkin lebih baik gw cari DVD ORICHINA-nya ajah.