Sunday, November 2, 2008

Ketika Usiaku 12 Tahun (inspired from Ulfa's Story)

Bahagia rasanya saat itu, tidak lama setelah ulang tahunku yang ke-12 selembar ijazah kelulusan SD mengantarkanku ke sekolah yang selalu aku impikan, SMP 2 Gombong, SMP unggulan ke-2 di kota kecilku Kebumen. Dengan Ibu yang selalu mendampingi, aku mengumpulkan berkas-berkas pendaftaran dan mengisi beberapa formulir. Di saat pendaftaran itu aku dikenalkan dengan anaknya teman Ibu di Pepabri, namanya Misdiana Suhartati, kulitnya hitam tapi bibirnya merah menyala dengan muka oval dan rambut tipis terkuncir seperti buntut tikus. Kami memiliki persamaan Nilai Ebtanas Murni (NEM) dan nilai PMP (9.93! berbudi luhur sekali kan gw??). Betapa menggembirakannya ketika pengumuman penerimaan aku dan Misd berada di kelas yang sama, kelas 1 E, kabarnya kelas ini adalah kutukan yang terkenal karena kenakalannya dari generasi ke generasi (dan ternyata terbukti juga dengan keberadaan kami). Di usia 12 tahun aku menemukan arti sahabat sejati, berbagi cerita, tawa, keluh kesah dan berbagi rahasia.

Di usia yang masih sangat muda ini, aku juga merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama... aih aih...indahnya... Aku menemukan sosoknya di antrian pendaftaran, namanya Ari Sulistyanto. Tapi aku tidak pernah menunjukkan perasaanku, malu rasanya kalau sampai orangnya tahu, hanya pada Misd dan diary aku mencurahkan semua perasaan. Senang rasanya kalo bisa satu bis, melihat wajahnya barang sekejap saja serasa indah seluruh hari itu walaupun harus berhadapan dengan Pak Salamun (alm) guru Matematika yang super killer. Sayang... ketika kenaikan kelas dia memutuskan pindah sekolah.. I'm falling before I'm Flying hiks....

Dirumah tiba-tiba aku menjadi anak tunggal. Ke-4 kakakku sudah menginggalkan rumah, ada yang ikut Om kuliah di Universitas Cendrawasih, ada yang kerja di Surabaya dan Jakarta, sementara seorang kakakku telah menikah dan menetap di Kalimantan. Ya ampyuunnn, aku bahkan sudah menjadi tante ketika usiaku belum genap 12 tahun!! Tua sekali berasa umurku. Hanya dengan kedua orangtuaku rumah menjadi terasa makin sepi, tidak ada lagi yang nyuruh-nyuruh beli ini itu di warung, tidak ada lagi yang ngomel-ngomel karena aku bangun siang dan belum menyapu atau pulang main kesorean, semuanya menghilang bersama kepergian kakaku satu per satu. Teman SD juga tidak ada lagi yang mengajakku bermain, semua disibukkan dengan aktivitas sekolah barunya. Aku merindukan masa-masa SD dulu ketika kami pit-pitan mengelilingi desa, berkejar-kejaran di pematang sawah, bermain kasti di halaman tetangga, merebus ubi dan singkong di kebun tetangga, mencuri mangga milik mbah-nya temenku (pelopornya temenku sendiri koq, sumpeh bukan gw), nyeser ikan di kali Kemit atau bermain pasar-pasaran. Sudah malu rasanya kalo harus bermain seperti itu lagi dengan seragam biru putih ini. HHhh.... susahnya jadi anak SMP, bukan lagi anak kecil tapi belum bisa dianggap seorang gadis.

Aku tidak menyukai masa-masa SMP dan SMA karena menurutku tidak ada pertemanan yang tulus terutama dengan co', sepertinya para co' hanya mau berteman dengan ce' cantik dan beken sementara para ce' kecentilan pengen semua orang melihatnya dengan tingkah laku yang dibuat-buat. Namun aku mengucap syukur atas semua yang telah kulewati di usia 12 tahun, ketika orang tuaku merestui perjalananku menapaki tangga kehidupan yang lebih tinggi. Tidak membebaniku dengan pilihan-pilihan yang berat,
  • Ndah kamu mo sekolah di SMP 2 Gombong apa SMP 1 Kebumen?
    bukannya: Ndah kamu mo sekolah apa nikah?
  • Ndah minggu ini giliran kamu yang mbersihin kamar mandi apa Bapak?
    Bukannya: Ndah kamu mau "digilir" minggu ini apa minggu depan?
  • Ndah, Bapak ga' mampu beliin motor kamu sekolahnya mau naik sepeda apa naik bis?
    bukannya: Bapak ga mampu bayar utang kamu mau nikah apa lihat bapak dipenjara?
Trimakasih Tuhan sudah menitipkanku pada orang tua yang bijaksana, terimakasih sudah menempatkan di lingkungan yang menyenangkan, terimakasih sudah menempaku dalam beragam pengalaman hidup yang membentuk karakterku. Semoga dengan semua ilmu yang aku peroleh tidak membuatku berbuat kurangajar dengan "mengakali" perintah-MU untuk membungkus kemaksiatanku.

Benarkah semua itu yang kamu mau ulfa??

Saturday, November 1, 2008

The Best Of Duets (Old songs)

Kolaborasi dalam bermusik kadang dilakukan artist pemula dengan menggandeng artist yang dah tenar untuk mendongkrak popularitasnya. Tapi tidak sedikit kolaborasi justru dilakukan artis-artis senior bahkan dengan genre musik yang berbeda. Dengan kemajuan teknologi kolaborasi bahkan bisa lintas dunia, dunia nyata dan dunia maya.... iihhh ceyemmm!! Yang paling banyak bangkit dari alam kubur adalah Frank Sinatra, sang legenda dengan suara berat nan merdu dan lagu-lagu indahnya beliau tidak henti-hentinya mendapat tawaran rekaman bahkan live concert hehehe....

Dari sekian banyak single duet old song gw pilih 5 lagu yang jadi favorit gw (juga karena keterbatasan max upload di MP:D). Apa ada salah satu atau salah semuanya (ga dapet nilai dunx!) yang juga jadi favoritmu?? Atau malah baru lum pernah denger sebelumnya??

The Best Of Duets (Old Song Edition):

  1. Jacky Cheung ft Regina Velasquez: In Love With You
  2. Lea Salonga ft Brad Kane: We Could Be In Love
  3. Patty Smith ft Don Herly: Sometimes Love Just Ain't Enough
  4. Tommy Page ft Sally Yeah: I'm Always Dreaming Of You
  5. Tony Braxton ft Babyface: How Could An Angle Break My Heart

Thursday, October 30, 2008

Berhati-hatilah Di Depok (dan dimanapun)

Gw membaca postingan gugun yang tentu saja untuk level sekelas gugun pasti cuma copy paste (bukan becanda gw gun hehehe) tapi postingannya ngingetin gw dengan apa yang gw alamin. Ini cuplikannya....

Penting Banget! Khususnya buat para Mahasiswi Yang kuliah entah di UI depok atw dimanapun, dan Umumnya buat wanita dimanapun berada. Hari Jum'at kemaren (17 Oktober 2008) cw gw baru selesai Kuliah jam 5 sore an. Setelah selesai, dia mau jalan kekosannya, dari kampus MIPA ui depok dia kekosan jalan kaki rutenya : MIPA => FKM => BNI => Gang SENGGOL. Nah pas baru sampe BANK BNI.. dia liat mobil KIJANG KAPSUL warna item dengan no polisi D - bandung (Lupa No.nya..) Diluar Mobil itu ada cowo usia 30an, Cowo itu manggil CEWE gw. Trus si COWO (dengan logat melayu) bilang sama cewe gw kalo Dia nyasar, dia Mau Ke UI Salemba tapi Nyasar ke UI Depok.

Trus Sama Cw gw dikasi tau arah2nya, ga Lama kemudian Ada ibu2 datang Entah dari mana datangnya nanya : "Ada Apa?". NAh terjadilah Perbincangan…. yang INTInya si IBU itu menyarankan KALO CEWE GW NGANTERIN orang itu ke SALEMBA!! Ibu tadi sambil maksa2 ce' gw malah sampe cewe gw di Dorong2 masuk Mobil, cw gw Bingung... Lalu dia TLP gw.Saat dia TLp, posisi cw gw udah mo masuk ke MOBIL yang TERNYAta ada 2 orang COWO didalamnya !!!

Pas gw dah sampe BNI cewe gw lagi Dipegangin Tangannya sama ibu2, trus kedengeran ibu2 itu maksa2 cw gw Suruh Naik MOBIL !! GILA AJA ...!!! Kontan, langsug Gw tarik tangan CEWE gw sambil emosi Gw tanya: "Ada apa nich bu ??"
Setelah Diceritain KRONOLOGISnya, Gw langsung ngeBAtin ada yang Ga bener ni...!
Terus Gw Bilang aja sama Cowo yang Logat malaysia,
" KALO LUH MAU KE SALEMBA TANYA POLISI AJA, ngapain LUH ngajak2 Cewe Gw Segala !! "
Eh dia malah MArah Marah dan KELUARLAH LOGAT asli (maaf) BATAKnya. Gw sama tu cowo sempet adu MULUT.

Akhir cerita... sang ce' selamat berkat kepahlawanan co'nya (uuhh co cwiiiitttttt)

Mungkin ada yang menganggap ini hoax, tapi setahun yang lalu gw juga ngalamin sendiri di Jl. Margonda deket Halte Gundar. Siang itu gw baru keluar dari ATM BNI menuju Gramedia dengan berjalan kaki, didepan Halte gw dihentikan Co' tinggi besar dengan logat melayu. Dia bilang mau ke Islamic Centre (mungkin krn ngliat gw berjilbab jadi maenannya Islamic Centre)tapi ga' tau tempatnya, gw dah curiga dengan "alasan tidak tahunya" jadi asal aja gw kasih tahu mungkin yang di Tangerang kali. Ga' lama dateng lagi seorang co' menanyakan masalahnya, disinilah gw melihat celah untuk kabur dengan menyerahkan tugas pencarian Islamic Centre ke orang baru itu. Ketika co' baru itu bilang gw yang lebih tahu dengan nada bicara yang lebih tinggi gw bilang "Silahkan tanya polisi atau pedagang atau sopir yang jauh lebih tahu lokasi yang anda cari". dengan segera gw jalan lagi meneruskan perjalanan dengan tetap tenang karena gw yakin mereka ga' bakal ngejar gw karena disitu juga banyak orang.

Girls... di depok atau dijalanan manapun selalu ada bahaya mengintai, yang penting qt harus selalu waspada, cepat berpikir dan cepat bertindak. Waspadalah!! Waspadalah!!

Wednesday, October 29, 2008

Eagle Eye

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Telat?? Ya sebenernya gw dah pengen nonton Eagle Eye dari seminggu yang lalu tapi keburu turun dari XXI, rencananya sih weekend mo ngejar ke Platinum Margocity tapi ternyata ngecek di 21Ekalokasari masih ada. Beberapa minggu nangkring di box office gw dah yakin kalo film ini bakal seru.

Kesibukan petinggi-petinggi keamanan US membuka film dengan sebuah kisah tragis pengeboman terhadap seorang teroris target operasi ketika sedang dilakukan pemakaman. Sebuah kesalahan pengambilan keputusan dengan mengindahkan prediksi keberhasilan operasi yang hanya 51%.

Ceritapun dimulai dengan kehidupan seorang Jerry Shaw, surprise juga ngliat seorang Chass maksud gw Shia LaBeouf di film constantine, Sam di film Transformers dan anaknya Harrison Ford dalam Indiana Jones terlihat sangat dewasa di film ini. Dengan jambang tipis dan kulit lebih gelap LeBeouf tampil sebagai seorang pria cuek dan mandiri. Sikapnya yang berlawanan dengan harapan orangtuanya menjauhkannya dari keluarga, dia baru kembali ke rumah setelah mendengar berita kematian saudara kembarnya, Ethan. Selain fisik, Ethan sangat berbeda dengan Jerry, hal itu terekam dari sederet piala yang memenuhi kamar Ethan. Sekembalinya Jerry ke apartemennya ia dikejutkan dengan jumlah tabungannya yang melonjak hingga $750.000 dan tumpukan barang berbahaya dikamarnya. Belum hilang keterkejutannya dia mendapat telfon dari nomor tak dikenal dengan suara wanita yang seperti robot. Jerry yang tidak mau menuruti perintah wanita tersebut akhirnya berhasil ditangkap agen FBI. Tom Morgan yang mencecar beragam pertanyaan tidak mempercayai sedikitpun penjelasan Jerry. Ketika Jerry mendapat kesempatan untuk menelfon, dia justry kembali tersambung dengan wanita robot tadi, kali ini Jerry menurutinya.

Sesuai perintah dia menaiki mobil hitam yang dikendarai seorang wanita (Rachel), awalnya keduanya saling menyalahkan namun akhirnya menyadari mereka sama-sama dijebak entah oleh siapa dengan taruhan nyawa anak rachel. Adegan khas film action tersaji sempurna, mobil yang melaju kencang dengan meninggalkan kecelakaan dan ledakan walopun dah sering lihat tetep aja seru, dan ketika mereka menerobos setiap perempatan jalan dengan lampu hujau yang terus menyala ngingetin gw ma Italian Jobs.

Penonton diajak menetralkan kembali detak jantungnya ketika Jerry dan Rachel melalui tv disebuah pertokoan mendapatkan penjelasan bagaimana mereka bisa selalu dalam pengawasan. Tapi tidak berapa lama setelah mereka melewati pemeriksaan di Bandara, adegan pengejaran Tom hingga Jerry & Rachel berhasil naik pesawat kargo seru banget... kasian Tom... dah tua masih harus lari-lari, meluncur dan kejedot pula.

Di tempat lain (lantai 36) Agen Zoe bersama dengan salah satu staf dephan berhasil memecahkan pesan Ethan dari kode morse yang disampaikan melalui lampu HP (ada-ada aja nih idenya). Dalam sebuah ruang khusus anti sadap mereka melaporkan akar permasalah sebenarnya. Actionpun menjadi makin seru, dijalanan ada Jerry dan Tom yang dikejar pesawat pengebom untuk mengejar Rachel yang membawa bom ke tempat pertemuan petinggi Amerika, dilantai 36 ada Zoe dan Bowman yang berusaha keras menghancurkan sistem komputer hasil sebuah project dengan nama "eagle eye", sedangkan digedung pertemuan Rachel menanti cemas kehadiran anaknya.

Dari cerita gw diatas udah ketahuan kan gimana film "eagle eye" menurut gw?? Yups, sebagai sebuah film action Eagle Eye dikemas bagus dan adegan-adegannya berlangsung seru, menegangkan namun aksinya cukup realistis, walaupun.....dari sisi cerita, ide film ini tentang kemampuan mesin yang akhirnya justru menguasai manusia sebenarnya udah banyak.

Monday, October 27, 2008

Max Payne

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Gw penasaran dengan aksi terbaru Mark Wahlberg, karena tampangnya beda banget dengan film terakhirnya yang gw tonton "The Departed", malah mirip-mirip Jason Bourne. Tanpa temen, tanpa tahu sinopsis ceritanya dan tanpa tahu kalo film ini adalah adaptasi dari Video Game gw nonton di XXI Senin kemarin.

Adegan diawali dengan tenggelamnya Max Payne di sungai yang sangat dingin yang kemudian beralih ke kejadian selama seminggu sebelumnya. Max Payne adalah polisi NY yang sangat depresi dengan kematian istri dan anaknya.Ketika sedang mencari informasi di apartemen Trevor dia bertemu dengan Natasha, ce' yang menarik perhatiannya dengan tattoo sayap di pergelangan tangannya. Godaan Natasha ternyata tidak cukup mempan, dengan kesal Natasha meninggalkan apartemen Max namun di tengah jalan dia diserang sosok monster bersayap yang membunuhnya dengan sadis.

Alex, teman Max yang menyelidiki kasus pembunuhan Michele istri Max mengajak Max ke lokasi pembunuhan karena dompet Max ada pada Natasha. Hubungan mereka tidak begitu baik karena Max menganggap Alex tidak serius menyelidiki pembunuh istri dan anaknya. Bersama tumpukan file-file kasusnya Alex akhirnya menemukan persamaan dalam kasus Michele dan Natasha, ia pun menghubungi Max dan segera ke apartemennya.Namun sayang, Alex justru dibantai di apartemen Max sehingga kalangan polisi mencurigai Max sebagai pelakunya.

Max beruntung masih memiliki BB sahabat ayahnya yang selalu mendampinginya. Bersama dengan Mona, kakak Natasha mereka mencari pembunuh yang sama ditengah jalanan kota NY yang gelap dan bersalju. Max berhasil mendapatkan bukti keterlibatan perusahaan istrinya dalam uji coba obat "drugs" untuk tentara yang menimbulkan halusinasi bagi pemakainya.

Tidak ada aksi perkelahian seru layaknya film action, hanya tembakan-tembakan brutal yang kadang bikin gw senyum-senyum sendiri karena Max yang seorang diri selalu lolos dari tembakan oleh tim beregu sekalipun. Yaa namanya juga Jagoan!! (tapi kena dikit kan lebih realistis kan pak sutradara...). Dialognya juga biasa aja. Yang keren dari film ini menurut gw justru pada kemampuan Mark Wahlberg dalam memerankan tokoh Max yang "desperado" dan slow motion ketika peluru ditembakkan. Ka'nya sih film ini akan dikin sequelnya, karena di pertarungan terakhir Max berhalusinasi monster bersayap setelah meminum drugs yang diselipkan BB ke kantong jaketnya.

Sunday, October 26, 2008

Download YM Versi 9

Menerima emotion icons yang lucu n lebih attractive bikin gw ikut-ikutan men-donlud versi terbaru YM yaitu YM versi 9 ato lebih lengkapnya YM  9.0.0.1912. Pertama yang gw tuju tentu aja rumahnya Yahoo! untuk mendapatkan YM online instalation. Setelah berhasil men-donlud file berukuran 425 kb gw langsung meng-instal tapi beberapa kali gagal. Akhirnya gw beralih mencari instalasi YM secara offline, ukuran filenya 14.443 kb. Ga perlu lama donludnya dan gw langsung bisa menginstal dengan teramat mudah.

Tampilannya makin keren tapi sepertinya tidak banyak perubahan dari versi 8 seperti bisa telfon-telfonan via YM (ini juga baru tahun seminggu yang lalu hehehe), video webcam (tapi ga pernah dipake) dan peningkatan ukuran file yang bisa di transfer hingga 2GB. Qt juga bisa masukin ringtone bikininan sendiri dalam bentuk file .wav dan semua alamat email yang ada di address book juga ada di contact list, jadi lebih mudah kan kalo mo nambahin mereka dalam YM qt.  Tertarik untuk mencoba??

(YM versi 9 online : msgr9us.exe)
(YM versi 9 offline : ymsgr9us.exe)
Attachment: msgr9us.exe
Attachment: ymsgr9us.exe

Saturday, October 25, 2008

Gw dan Indosat 3.5 Broadbrand

Rating:★★★★
Category:Other
Tanggal 26 Sepetember kemarin gw ngliat promosi Indosat 3.5G Broadband di Botani Square. Sebuah kebetulan yang sangat menggembirakan karena gw juga lagi nyari info tentang paket unlimited yang mereka tawarkan. Pendaftarannya gampang banget, cuma ngisi formulir dan menyerahkan fotocopy KTP, terus gw memilih paket ekonomi dan langsung mendapatkan starterpack-nya dengan nomor: 081410064***
Mereka menyediakan 5 paket:
Paket Eco : speed up to 256kbps = Rp 100.000
Paket Medium: speed up to 1Mbps = Rp 300.000
Paket Heavy: speed up to 3.6 Mbps = Rp 500.000
Paket Super: speed up to 7.2 Mbps = Rp 1.500.000

Ga' butuh waktu lama, sewaktu gw nyobain waktu sahur (tgl 27) udah langsung bisa dipakai. Sebagai modem gw make HP Nokia E51 yang emang dah support 3.5G juga wifi. Ngacirr booo, gw bisa donlud dengan kecepatan 30 - 40 Kbps. Sewaktu perjalanan pulang kampung gw juga bisa manfaatin buat browsing, tapi setelah keluar Jakarta dah ga dapet 3G lagi. Setelah libur lebaran ada petugas dari Indosat yang verifikasi ke kostan, untung ada temen gw yang mengesahkan keberadaan gw dikostan, so... gw resmi terdaftar sebagai pelanggan Indosat Paket Eco Unlimited. Ketika dikantor ada krisis internet gw bisa tetep menjelajahi dunia maya n bikin ngiri pak bos yang masih make Telkomsel, akhirnya dia juga ikut-ikutan beli starterpack-nya tapi kali ini langsung di Galeri Indosat.

Tanggal 11-13 oct ga' tau lagi ada gangguan di seluruh jaringan indosat ato entah kenapa koneksi internet terganggu, temen gw yang make IM2 dan Broom juga mengalami hal yang sama, setelah itu lancar lagi ampe sekarang. Sejauh ini gw cukup puas dengan paket eco ini, walaupun tidak bisa download 700MB dalam 2 jam seperti temen yang make paket Medium.

Kecepatan maksimal justru bisa gw dapet saat siang, mungkin karena kalo siang pelanggan Indosat lagi pada connect dengan jaringan internet dikantor jadi jalannya lumayan lancar. Sepulang kerja gw bisa langsung connect lagi dan YM selalu online, yahh kalo dah unlimited mah bebas mo ngapain ajah hehehe... Paling cepet gw bisa download dengan kecepatan 45 - 50 Kbps. Setelah pemakaian 2GB dari 256 kbps yang disediakan Indosat akan turun menjadi 64 kbps jadi akhir bulan ini sepertinya gw harus bersabar dengan kelemotan yang mulai melanda karena kemarin-kemarin gw rajin banget donlud video.

Pembayarannya?? Gw lum bisa ngasih info coz ampe sekarang lum bayar. Rencananya Senin besok gw mo ke galeri indosat, moga ga' perlu make kartu kredit.