Tuesday, February 17, 2009

Babeku Sayang Babeku Malang

Sebagai orang kampung sepertinya ga' bakal lengkap kalo dibelakang rumah ga' ada suara-suara merdu yang memecah ketenangan subuh. Sejak pensiun Babe emang makin rajin berkutat di belakang rumah yang becek dan semrawut. Ayam, bebek dan menthok adalah piaraan kesayangan Babe, selalu saja piaraan itu jadi alasan utama ga' mau berlama-lama dirumah cucu. Dulu pernah juga miara lele sampe punya kolam pemijahan segala, gurami dan keong mas juga pernah ditekuni sampai bisa memasok ke beberapa rumah makan. Seiring faktor "U" (umur) koleksinyapun makin sedikit, terakhir bulan desember gw pulang tinggal tersisa 2 kolam lele, ayam, bebek, menthok dan soang (angsa) dalam jumlah yang ga' terlalu banyak.

Kecintaannya pada piaraan dah terlihat dari curahan perhatiannya, Babe jadi orang yang paling pertama bangun. Begitu adzan subuh udah langsung menuju dapur kayu, dirumah emang super komplit ada dapur kayu, kompor minyak, kompor gas cuma kurang 1 duanx... dapur kering! tapi ka'nya ga' cucok banget masang dapur kering dikampung. Aktivitasnya dimulai dengan ngrebus air buat mandi pagi dan ngrebus sayuran yang nanti akan diolah bersama dedak untuk sarapan piarannya. Selesai nyuapin piaraan beliau mulai bersih-bersih kandang, meriksa ada yang sakit pa enggak, setelah makan siang mulai ngumpulin sisa-sisa nasi... it's coffe break time for his mistress. Jam 4-an mulai ngolah menu lagi untuk makan sore dan menjelang maghrib sudah pasti terdengar teriakan-teriakan kadang makian kasar untuk piarannya yang buandel ga' mau masuk kandang.

Semua kerjakerasnya itu bukan semata mo nyari duit tapi yang pertama diperhitungkan adalah apakah jumlah piarannya akan cukup untuk anak dan cucunya yang tiap beberapa minggu akan nginep. Qt emang selalu dapet jatah 1 ekor ayam/orang, diluar itu masih dapet bonus gulai menthok dan pecak lele. Seperti weeknd kemarin babe cerita dah nyediain ayam dan soang untuk ulang tahun ponakanku Tia yang jatuh hari ini (Tiaaaa... happy b'day yah, douhh makin cubby aja sihh. ayo dunx sekolah... dah 4thn masa masih males-malesan sih).

Pepatah bilang "Untung tak dapat diraih, Sabar juga menolak" hehh... itu mah tetangga gw, malem minggu kemarin sewaktu Babe konsentrasi penuh nyaksiin perjuangan berat Barcelona mengejar ketinggalan dari Real Betis tanpa disadarinya dibelakang rumah beberapa orang juga sedang konsentrasi penuh nyerok lele yang baru saja dipindahin dari kolam ke bak karena dah siap panen, ayam dan menthok yang lagi bobo juga ikut dipindahin ke karung. Entah suara TV yang kekencengan ato emang piaraan babe yang nurut banget ma malingnya, semua berjalan sukses tanpa ada kegaduhan hingga pagi harinya Babe syhock mendapatkan kandangnya kosong. Simbok dan mb'ku juga ga' kalah kaget, lha wong minggu ini mb'ku lagi jadi satpam rumah tetangga yang lagi kosong ditinggal penghuninya kerumah sakit (cepet sembuh ya budhe....) ee malah rumah sendiri kecolongan.  Yang mengherankan, Soang yang konon kabarnya bisa njaga rumah karena sifat sensi-nya yang mirip anjing bakal bersuara kalo ada orang, ternyata shodara-shodara... kabar itu dusta!! Awas lu soang, siap-siap leher panjang lo berakhir dipenggorengan!! Selain kesedihan Babe tragedi ini juga menyisakan kepedihan diantara piaraan, karena lele yang tinggal beberapa ekor jadi murung ga' da temen, menthok ce'nya sekarang jadi janda dan anak ayam jadi yatim piatu whoaaaa.... kejam!!

Ditelfon gw cuma bisa ngadem-ngademin babe, tenang Be.. dari yang tersisa ini akan muncul mujahidin-mujahidin baru yang akan membasmi kekejaman zionis maling, jihad dan khilafah itu kuncinya!!! HUSS HUSSS ini siapa sih yang ngomong basi!! Gw cuma bilang setidaknya Babe sekarang bisa lebih banyak istirahat, bisa maen kerumah cucu lebih lama. Ga' usah mikirin cucu, anak dan istri yang mo ulang tahun, kasihan juga penjual ayam kalo qt ga' pernah beli. Ntar kalo gw pulkamp ga' usah dibawain ayam goreng lagi, qt wisata kuliner aja dari Purwokerto ampe Kebumen menikmati sate bebek, ayam panggang, pecak lele dan aneka gulai di sepanjang jalan Daendels itu. Sabar ya Be... yang penting Barca masih dipuncak klasemen (halah!!)

Sunday, February 15, 2009

Segera Beredar Minuman Berkhasiat, Ponari Sweet!




Nengokin satu lagi junior-nya Ex_Pesona yang secara silsilah keluarga adalah cucu gw (uhuk uhuuukkk… makin tuex aja nih eyang putri, eyang kakungnya kemana sihhhh!!!) seperti biasa obrolan nglanturpun jadi menu utama saat ngumpul dihari valentine kemaren. Salah satu topic seru-nya adalah membuat sebuah solusi terbaik bagi kelangsungan the dukun alias “Ponari”, ahhh sungguh berat beban kami menyaksikan kerumunan pasien yang masih menyerbu rumah Ponari (bo-ong banget). Butul butuuulll…. ini meneruskan usulan gw dipostingan yang lalu (http://ndahdien.multiply.com/journal/item/43/The_Doctor_vs_The_Dukun_Italiano_vs_Wong_Jombang) untuk nyemplungin batu petir itu ke sumur, ga’ jauh-jauh dari usulan itu berikut beberapa usulan temen gw yang layak dipertimbangkan:

1. Masukkan batu petir ponari ke pengolahan air PDAM, tapi PDAM hanya dinikmati sebagian wilayah saja dan dikhawatirkan tarif PDAM akan naik. Gw jelas ga’ setuju karena ini berarti iuran bulanan kostan gw juga naek.
2. Bawa batu Ponari ke hulu sungai, dengan nyelupin batu petirnya di hulu maka pasien bisa mendapatkan air bertuah itu disepanjang aliran sungai. Dijamin ga’ desek-desekan, tapi apa bakal meminimalisir korban jiwa?? Hmm… kalo tiba-tiba banjir bandang ya ga’ tanggung jawab deehhh…
3. Lelang batu ponari ke perusahaan air minum, mengingat air minum kemasan udah begitu memasyarakat, harganyapun terjangkau. Kira-kira siapa yang yang pantas memenangkan lelang ini

Kalo bikin perusahaan sendiri gimana? Coba dizoom deh itu fotonya, cukup meyakinkan kan jualan gw:D

Thursday, February 12, 2009

The Doctor vs The Dukun = Italiano vs Wong Jombang

Kehadiran The Doctor hari Senin lalu sepertinya ga' seheboh berita kedatangannya, yahh ini jelas karena gw ga' dateng langsung ketempatnya jadi ga' tau persis ka' apa euphoria di Istora. Tapi kalo baca berita-berita yang diupload oleh Detik, Kompas, Inilah, KapanLagi or Okezone semuanya cuma memuat berita "Rossi Terkesan Jakarta" ga' da berita lain, bhieeuuhhh wartawan jaman sekarang kerjanya emang cuma copy-paste, ga' da sisi menarik lain buat di blow-up apa selain Rossi masih mengingat Sentul. Yahh mungkin wartawan juga binun mo cerita apa dari kedatangan The Doctor yang kabarnya hanya "satu jam saja" bertemu fans-nya (mungkin cuma ketemu ce'-ce' hasil sayembara kemarin ya? **kompormledhugh!!), jelas 1 jam adalah waktu yang teramat sangat singkat dan sangat mengecewakan penggemarnya yang sudah dijanjikan Yamaha "sehari bersama Rossi"... sehari bersama Komeng ka'nya bakal lebih realistis dilakukan Yamaha!!

Dihari yang sama diujung timur pulau Jawa juga terjadi kehebohan (douuhhh jatim bikin heboh mulu nih), kali ini kehebohannya bukan pemilihan gubernur, rebutan zakat maut atopun aksi sadis Ryan... Jombang kembali menggemparkan dengan kekuatan ajaib yang ada pada bocah kecil bernama "Muhammad Ponari". Konon kekuatannya berasal dari petir (akhirnya.... kita bisa menyaksikan reankarnasi pendekar "Gundala", Ponari Putra Petir), berbekal batu "ajaib" ia mengobati ratusan orang yang mengantri disekitar rumahnya. Yang sakit sih cuma ratusan, tapi kalikan 6-10 orang pengantarnya maka jumlahnya menjadi ribuan. Kembali lagi terulang aksi desak-desakan terjadi, yang sakit makin sakit bahkan sampai ada yang meninggal. Seperti adatnya orang Indonesia, Pemimpin Daerah dan Kepolisian take action tanpa berpikir panjang... TUTUP!! Hoalaahhh pak dhe... apa ya ga' dapet ilmu manajemen pemerintahan atopun risk manajemen to?  Apa ya ga' bisa dicarikan solusi lebih bijaksana tanpa perlu merusak sumur keluarga Ponari, kan ya bisa tuh... masih dengan dipanggul bapaknya Ponari dan berlari-lari (katanya ini hasil bisik-bisik mbah go'ib) nyemplungin batunya ke sumur, sedot deh tu air alirin melalui banyak kran air dan bikin antrian yang tertib ditiap aliran kran.

Okelah terserah mo digimanain deh, yang jelas dari 2 event dalam waktu yang bersamaan jelas sekali Ponari "The Dukun" telah mengalahkan Rossi "The Doctor" yang tersohor itu. The Doctor emang keren, aksinya memukau tapi kehadirannya disini tidak menghasilkan antrian seheboh The Dukun. Artinya... yang dibutuhkan sebagian besar masyarakat Indo saat ini bukan Orang Hebat, Keren & Terkenal tapi justru Orang yang bisa membantu mereka memecahkan masalahnya. Pengusaha, Arteeesst dan Orang "Pinter" di Indonesia jumlahnya ga' sedikit koq, ehh sapa bilang Indonesia miskin.... bukan orang miskin dunx kalo bisa pasang poster segede "Gajah Bangkok lagi Hamil kena beri-beri" menghiasi jalanan, masalahnya ada berapa dari mereka yang MAU dengan SUKARELA @least jual murah jasanya kepada masyarakat yang membutuhkan?? Hmmm... yang banyak terjadi justru orang-orang biasa yang tidak mengharapkan publikasi tapi melakukan tindakan heroik dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan. Ada yang nonton KickAndy minggu lalu?? Yupss... merekalah yang seharusnya berdiri di jajaran petinggi Departemen Pendidikan Nasional.

So.... ga' perlu heran kalo misalnya ntar berita kedatangan MU mampir Jakarta bakal kalah gegap gempitanya dibanding event di wilayah lain yang lagi ngadain pembagian sembako gratis.... come on.. daripada duit berjeti-jeti dibuang buat ngliat ubannya Sir Alex mendingan buat jalan-jalan kaleee!! (hoalaahhh ndaahhh ndaaahhh kirain mo disumbangin ke anak yatim

Tuesday, February 10, 2009

Jadwal Jakarta International Java Jazz Festival 2009

Ga' lama lagi event tahunan yang dah ditunggu-tunggu jazzlovers akan digelar, "Jakarta International Java Jazz Festival" yang akan digelar bertepatan dengan very long weekend muali hari Jum'at - Minggu: tanggal 6,7,8 Maret 2009 di Jakarta Convention Centre. Udah beli tiketnya belum? Belum??? Wah wahh ka'nya musti kecewa kalo lo penggemar Jason Mraz, coz tiketnya dah sold out!! Padahal Jason Mraz dijadwalkan untuk 2x special show, tgl 6 dan 7 Maret 2009. Tapi untuk tiket daily dan special show yang laen masih ada koq. Sepertinya tahun ini terakhir kalinya Javajazz digelar di JCC coz dah ada pengumuman mindahin Javajazz ke "Jakarta International Expo".

Jadwal Jakarta International Java Jazz Festival 2009 udah bisa dilihat diwebsitenya, lumayan ribet karena qt ga' bisa donwload dalam bentuk pdf atau apapun yang siap print tapi lo bisa copy paste dan edit sana-sini biar pas margin. Tapi kalo versi print yang mudah dibaca silahkan Download Jadwal Jakarta Java Jazz Festival disini. Yux dilihat-lihat siapa, kapan dan di stage mana dia perform so qt bisa atur jadwal keliling stage-nya. C U there jazzlovers....

Siapa aja yang akan ngisi acaranya?: (*CAPITAL: special show)
6 March 2009
Afgan; Barry Likumahuwa; Benny Likumahuwa; Boney James; Canizaro; Cinamon; *DIANNE REEVES; Dwiki Dharmawan World Harmony Orchestra; Eliane Elias; Humania; Ivan Lins; *JASON MRAZ; Kirana Big Band; Lala; Ledisi; Mike Stern Feat Dave Weckl; Moon Arra (India); New York Voices And Ron King Big Band; Oele Pattiselano Trio Feat Dira; Parov Stelar (Austria); Sacbe (Mexico); Sensual (Netherland); Simon Phillips; Stefano Bollani (Italy); Surabaya All Star; The Tripp; Tribute To Luther Vandros Feat Ledisi, Kirk Whallum; Yance Manusama

7 March 2009
* JASON MRAZ; Aksan Sjuman Project; Amboina Jazz; Bobb Quartet; Bobby Lyle; Chieli Minucci & Special Efx; Chuck Loeb; Contra Indigo; Donny Suhendra; Drew; Everette Harp; Glenn Fredly Tribute To Chrisye; Groovy Feat Ari; Harvey Mason Quartet; Jamie Aditya; Jazzmint Bigband; Joeniar Arif & Lala Suwages; Kamal Mussallam (Dubai, UAE); * LAURA FYGI; Manna; MATT BIANCO; Mike Stern Feat Dave Weckl; New Breeze; Oleta Adams; Orbeat Project; Otis Taylor Blues Band; Peabo Bryson; Ran; Roy Ayers; Saxattack; Sensual (Netherland); Sierra; Souleh & Souleha; Soulvibe; T - Square (Japan); The Voices; Toku (Japan); Triple Play Feat Dave Valentine

8 March 2009
21St Night; Aditya; Anggun; Ariss; Bambang Nugroho 'Straight Ahead'; * BRIAN MC KNIGHT; Chic; Chieli Minucci & Special Efx; Dina Mariana & Utha L; Ello; Emerald; Glen Dauna Quartet; Idang Rasjidi; Isao Suzuki (Japan); Ivan Lins; Joppie Item Combo; La'biri (Makasar); Malaka Jazz; Maliq N D'essential Feat The Organic's All Stars; Pitoelas Big Band; Quasimode (Japan); Ron King Big Band Feat Gary Anthony; Ron King Quartet; Roy Ayers; Royce Campbell Feat Oele Pattiselano; Seratus Persen Bali; Slank Goes Jazz; Soil & Pimp (Japan); * SWING OUT SISTER; Tohpati With Orchestra; Tom Scott & Paulette Mc Williams; Tompi; Tropical Transit


Sunday, February 8, 2009

"Yakuza Moon": Apa Arti Bulan Dalam Hidupmu?

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author:Shoko Tendo
"Akhirnya, aku menyadari bahwa yang penting dalam menulis otobiografi bukanlah menjadikan diri sendiri tampak baik atau menciptakan prosa yang indah, tetapi kejujuran pada diri sendiri. Inilah yang kupelajari dari surat penuh kasih yang kuterima dari ayahku setelah meninggal."

Itulah cacatan akhir Shoko Tendo, anak seorang Yakuza yang menceritakan pahit getir kehidupan yang dijalaninya. Ini buku pertama berbau "Yakuza" sebuah gang mafia di Jepang yang gw baca sehingga gw ga' punya referensi kehidupan Yakuza. Mungkin qt harus bertanya dulu sama Andri yang lagi memperdalam ilmu ninjanya pada Hatori untuk mengalahkan kejayaan Naruto, atau malah pada mba'yu kenny yg bersuamikan seorang Samurai emmhh.... tapi Om Sam kan justru memperdalam ilmu perikanan:(

Sepak terjang Yakuza ga' dibahas dalam buku setebal 245 lembar terbitan Gagas Media, sebagai sebuah otobiografi Shoko menceritakan jalan hidupnya yang teramat berat untuk dijalani sebagai seorang anak perempuan sejak usia yang masih sangat muda. Usianya baru sekitar 7 tahun ketika ayahnya, seorang pemimpin Yakuza bangkrut dan dipenjara. Penghinaan, caci maki dan direndahkan oleh tetangga juga perlakuan kasar teman sekelasnya bahkan gunjingan menyakitkan dari gurunya selalu menyertainya selama ia sekolah dan tumbuh dilingkungan rumahnya. Keadaan ga' menjadi lebih baik ketika ayahnya dibebaskan dari penjara, karena ia justru dapet perlakuan kasar dari ayahnya yang berubah menjadi pemabuk.

Kehidupan Shoko mulai kacau di usia 12 tahun sejak ia mutusin jadi Yanki (anak liar dengan dandanan yang "aneh" mulai dari cat rambut, pakaian seksi & dandanan menor, melewatkan kehidupan malam clubbing dan fly dengan menghirup thinner juga free sex). Pada awalnya Shoko menjadi Yanki karena mengikuti kakak perempuannya, Maki dan kemudian ia memiliki gang sendiri. Sekolahnya kacau bahkan ia sempat dipenjara untuk selanjutnya dimasukkan dalam sekolah khusus anak nakal. Namun hukuman tidak membuatnya jera, ia kembali menjalani rutinitasnya hingga akhirnya ia mengenal narkoba. Keadaan keluarganya semakin kacau karena hutang semakin menumpuk, Shoko-pun makin kacau, racun narkoba mengantarnya menjadi budak seks Maejima, rekan bisnis ayah Shoko yang menyuplai kebutuhan narkoba Shoko dengan imbalan seks liar dan perlakuan kasar.

Shoko menemukan cintanya di usia 17-an ketika ia bekerja sebagai pelayan bar pada Shin, salah satu pelanggannya yang telah beristri. Dengan sebuah apartemen pemberian Shin di ulangtahunnya yang ke-18 tidak membuat Shoko menikmati kehangatan cinta layaknya pasangan lainnya, bagaimanapun juga ia hanya seorang "gundik". Hubungannya dengan Maejima juga masih berlanjut untuk narkoba dan membunuh kesepiannya hingga akhirnya Shoko benar-benar mengakhirinya dengan tekad kuat sembuh dari kecanduan, untunglah sebulan kemudian Maejima meninggal sehingga ia benar-benar bisa terlepas dari pria bejat ini. Jalinan cintanya dengan Shin berakhir setelah Shin memiliki anak dari istrinya. Tawaran cinta baru dan uang berlimpah dari Kuramochi ternyata tidak diterimanya, ia justru memilih seorang pecundang bernama Ito. Shoko sangat mencintai pria yang sudah beristri ini sehingga semua kebohongan dan bermacam perlakuan kasar Ito terhadapnya bahkan sampai mengancam nyawanya selalu dimaafkannya. Shoko menemukan kebebasannya melalui tato yang menghiasi hampir semua bagian tubuhnya. Beruntung bagi Shoko ia akhirnya bertemu pria lain yang sangat mencintainya dan memperlakukannya dengan sangat baik, Shoko dan Taka kemudia menikah dan mengawali kehidupan rumah tangga dengan keadaan yang sangat miskin. Badan Shoko masih belum pulih dari amukan kekejaman Ito yang ga' rela ia menikahi Taka, wajahnyapun menjadi cacat sehingga ia keluar dari pekerjaan, begitu pula Taka yang dipecat dari Yakuza.

Mereka bekerja dengan keras semakin keras dan makin keras lagi… namun itupun ga' mampu ngangkat mereka dari kemiskinan karena Maki yang bersuamikan seorang penjudi selalu menggerogoti kehidupan Shoko. Kesehatan mental Shoko memburuk sejak ibunya meninggal, di usia 24 tahun ia mengalami depresi dengan halusinasi-halusinasi kelam dan kejam dimasa kecilnya hingga berat badannya merosot tajam dan puncak dari sakit mental dan fisiknya adalah ketika ia mengalami koma hingga 1 minggu. Kesembuhan membuka pandangan hidup Shoko ke arah yang lebih positif, ia melakukan operasi plastik dan bisa kembali menjadi hostes dengan sebuah misi "akan menjadi hostes nomer satu". Keberhasilan kerjanya ternyata tidak membuatnya berhasil mengembalikan kehambaran kehidupan rumahtangganya, ia memilih bercerai.

Di usia 29 tahun, ia mendapat berita yang sangat mengejutkan… ayahnya mengidap kanker stadium akhir dan sisa usianya hanya tinggal 6 bulan. Pada sisa usia ayahnya itu, Shoko menemukan cinta seorang ayah yang selama ini sangat jauh dari dekapannya. Pagar yang dulu menjulang tinggi mambatasi ungkapan cinta dan sayang antara ayah dan anak akhirnya diruntuhkan oleh penyakit kanker. Sepeninggal ayahnya, Maki kemudian menata kehidupannya dengan membuang parasit hidupnya dan menjadi single parent. Shoko dan Maki menjadi hostes terkenal di bar-nya masing-masing, Shoko-pun mulai berpikir panjang tentang hidup yang akan dijalaninya dimasa mendatang. Di usia 33 tahun ia memutuskan untuk berhenti menjadi hostess dan akan beralih pekerjaan lainnya sekaligus memulai berusaha mewujudkan impiannya menjadi penulis.

Luar biasa bukan kehidupan seorang Shoko Tendo dalam rangkaian usianya yang masih sangat muda ia harus menjalani kehidupan luas biasa keras namun tidak pernah ada kata menyerah atas semua kegagalan dan penderitaan yang dialaminya. Gw sangat mengagumi sosok wanita berhati baja ini, mungkin ia pernah terperosok dan lama terbenam dalam kenistaan hidup yang dipandang sebelah mata atau bahkan tidak pernah dipandang oleh sebagian besar orang yang memiliki standar norma, moral dan agama tinggi, namun ia berhasil lolos dari hisapan lumpur mematikan dan kembali merangkak, berjalan dan berlari dijalanan "normal". Lalu apa makna bulan bagi seorang anak Yakuza? Coba aja baca lengkapnya dalam buku Yakuza Moon dan lo akan nemuin keoptimisan Shoko dalam menjalani kehidupan. Ternyata banyak hal didunia ini yang bisa menginspirasi hidup seseorang, mungkin sepele bagi orang lain tapi bisa begitu berarti bagi seseorang.... namun pada dasarnya "Baik Buruk Jalan Hidup yang Qt Pilih" berpulang pada kemauan dan tekad orang itu sendiri untuk membentuk kepribadiannya dan bagaimana meraih impiannya.

Saran gw... kalo buku ini ga' selesai dibaca malem hari jangan coba-coba nerusin baca di angkutan terutama dibagian Shoko menemukan cinta dari ayahnya, kecuali lo punya daya tahan tinggi terhadap kisah melow. Huwaaa.... bisa banjir deh... (ini ke-2 kalinya gw nangis di bus, busyettt dah Ndah!!!!!).
Saran gw satu lagi... (halah kebanyakan saran ga' penting)
Sering-seringlah membongkar koleksi novel temen lo, sapa tau bisa dapet buku baru masih dalam plastik ka' gw..... hihiiiii... ada yang bersedia bukunya gw perawanin??

Wednesday, February 4, 2009

Ciao Italy! Catatan Petualangan Empat Musim

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Travel
Author:Gama Harjono
Buku traveling lagi?? Teriak orang udik dipojok gardu ronda. Ya iyaalaahhh.. mumpung demam traveling masih mewabah siapapun elo yang doyan jalan pinter nulis dan mendapat limpahan berkah lirikan penerbit bersiaplah menjadi terkenal dan bersiap-siap dengan kantong lebih tebal melakukan perjalanan berikutnya. Dari judulnya jelas sudah jelas memikat hati….
“Ciao Italy! Catatan Petualangan Empat Musim” OMG ini kan kampong gw!! (PLETHAKK!!!!)
Cover-nya cantik dan ngintip isinya hm…. Banyak foto berwarna yang walopun kualitas dan penataannya kurang bagus tapi dah lebih baik dari beberapa buku traveling lainnya yang cuma naro foto warna favorit Bang Jacko… item-putih! Hhiih-Hii.. (naik 1 oktaf)

Mengapa Italy? Begitulah Gama membuka novelnya dengan sebuah pertanyaan, “Saya ingin mengenal Italy secara intim dari persektif insider” jawabannya dalem bangets…
Coba kalo gw yang ditanya (erghh.... ada yang nanya kan??), pasti jawabannya tetap seputar paolo maldini (yang bentar lagi tergantikan Kaka), rumput san siro, si kuda jingkrak Ferrari dan sarang mafia… Sisilia, sayangnya di buku ini ga’ bisa gw rasain euphoria milanisti di san siro maupun lesatan balap jet darat apalagi perang mafia.

Lalu gimana cara Gama mengenal Italy secara intim? “Tutte le strade portano a Roma” yang artinya "Saya dapat hadiah dari biscuit Roma"... BUKAAAANNNN tapi.. “Banyak jalan menuju Roma”!! Persiapannya hampir 2 tahun dengan mengikuti les bahasa Italy di… Ausy (GLEKK!! Ga’ kurang jauh lagi mas?) Voila…. Dia mendarat di Italy sebagai pelajar tepatnya mahasiswa Universita per Stranieri (Unistra) Perugia. Nah… inilah yang bikin novel ini berbeda dengan novel traveling lainnya (umumnya hanya cerita perjalanan singkat) Gama menceritakan kisah hidupnya di Italy mulai dari leletnya birokrasi proses pengurusan izin tinggal, suka duka berbagi tempat dengan roommate, kehidupan keluarga Italy, tempat-tempat cantik nan memikat, bangunan sejarah yang masih gagah perkasa, gang-gang sempit dengan vespanya, event-event nan gegap gempita yang ia temui, tips dan catatan ringan namun penting qt tahu, menu makanannya yang bikin ngiler bahkan edannya lagi sampe resep masakanpun Gama taro secara khusus dibagian akhir buku Ciao Italy ini… slruuuuppp. Sebagai petualang yang berlabel mahasiswa Gama juga cerita tentang perkuliahannya dan kehidupan mahasiswa setelah jam kuliah.

Selama 4 musim di Italy (dari musim duren ampe musim kawin) Gama berhasil mengunjungi banyak tempat, bangunan monumental yang tersebar dihampir seluruh penjuru Italy yang dulu cuma bisa gw bayangin dari banyak novel berbau-bau Italy sekarang ga’ perlu susah ngebayangin karena udah tersaji lengkap dengan fotonya. Jaman renaissance memang telah memoles Italy menjadi kota sejarah peradaban tinggi, cerita Gama tentang Firenze ngingetin masa awal kuliah dulu ketika gw dengan asyiknya membuat rangkuman point-point penting bukunya Nicholo Machiaveli… wuekekkekk ceritanya mo niru alm pimpinan Indonesia yang menjalankan kedikatatorannya persis ka’ pesen eyang Nicho dalam buku Il Principle!

Penjelajahan Gama meliputi Roma dengan harta karun karya seninya, Vatican City (sudah pasti kisah angle vs damon by Dan Brown langsung berkelebat), Cinque Terre (5 desa nelayan yang dilindungi UNESCO), Siena, sisi lain kota Naples, sicantik nan seksi Venesia, kota fashion Milan (ihh pantesan gw fashionable banget yak!!), Negara kecil San Marino (wuzzzz!! Ada ferarri ngejar metro mini), mengupas banyak kota kecil di Perugia (secara ini tempat tinggalnya), ikut mengagumi kegeniusan abad reneisance di Firenze, ga' ketinggalan menyebrang hingga Perancis dan menutup empat musimnya dengan kamping di Norcia. Bukan hanya bangunan dan pemandangan alamnya yang bikin ngiler, aneka kopi, aneka pasta, spaghetti, pizza, panettone, pan d’or, torroni dan makanan khas Italy lainnya tersaji dalam buku ini. Seperti di Indonesia yang rasa kekeluargaannya masih sangat kuat, cerita Gama tentang kedekatan keluarga Italy smakin menancapkan doktrin “mafia story” dikepala n tentu aja makin pede karena gw dan “dia” dibesarkan dilingkungan yang hampir sama (DHEZZIGGHH). Tapi agak khawatir juga nih pacaran ma co’ Italy, oke-lah mereka super guanteng, seksi, pinter masak pula tapi penyakit Il Mammone (udah gede dewasa & tua tapi masih anak mami) yang diderita si ragazzo (co’) sedikit mengkhawatirkan.

Fuihhh masih buanyak banget hal menarik yang bisa didapet dari “Ciao Italy! Catatan Petualangan Empat Musim” karya Gama Harjono ini, buruan koleksi bukunya dan tentu aja buat dibaca bukan ditumpuk dirak buku. Buku ini bisa dibaca pecinta traveling, pecinta bangunan bersejarah, pecinta masak, pecinta kopi dan tentu saja akan sangat pas buat PECINTA ITALY! Setahun memang masih belum cukup bagi Gama yang seorang mahasiswa untuk menjelajahi, sehingga masih banyak kota yang belum disinggahi, markas milan, ferrari & ducatti masih terlewati, bahkan Gama sedikit melewatkan Italy sebagai kota opera sebuah pagelaran opera nan tersohor berjudul "La Traviata" dan iringan music klasik Sonata K.457 karya Mozart di nada C minor (wuakakakk gaya bener gw!! cuma ini koq yg gw inget dari novelnya Erich Segal). Kalo mau mengenal Gama lebih intim silahkan kunjungi websitenya: http://unmacchiato.blogspot.com/

Tuesday, January 27, 2009

Melongok Wisata Lampung




Liburan ke Lampung mungkin bukan prioritas utama para pecinta jalan-jalan, bukankah Lampung masih hutan belantara dengan kawanan gajah yang siap nginjek pengganggu ketentramannya? Berbekal niat baik silaturahmi seorang adek ke abangnya, gw ndaftar turut serta dalam perjalanan nusy ke Lampung. Sabtu, tanggal 24 Januari 2009 jam 8.05 qt berangkat ke Lampung dengan pesawat Sriwijaya Air, seharusnya qt bisa dapet harga Rp. 234.00 kalo saja sesuai booking awal untuk berangkat Jum’at malem, tapi berhubung ga’ da yang jemput qt undur dan mendapat harga Rp. 274.000. Kalo dibandingin dengan biaya travel sekitar 200 rebu ataupun Damri gw pikir naik pesawat ke Lampung jauh efisien baik dari sisi waktu maupun tenaga (dan kesehatan akibat mabok laut!). Ternyata Lampung kota yang sangat luas untuk dijelajahi, banyak waktu terbuang diperjalanan menuju satu lokasi ke lokasi lainnya, selama 3 hari di Lampung qt sewa mobil. Sedangkan untuk penginapan nebeng dirumah abangnya nusy, so biaya penginapan jelas dihapuskan hehehe… (uppss jangan-jangan abis posting gw ditagih ya..)

Panduan Wisata Lampung: http://ndahsaja.com/?p=249

Sabtu, 24 Januari 2009: Wisata Pantai
Jam 09.00 bertolak dari Bandara Raden Inten menuju Pantai Pasir Putih, perjalanan menempuh waktu 1.5 jam. Sebagai catatan daerah wisata pantai disini ga’ seperti umumnya pantai yang banyak warung dan ga’ ketinggalan makanan lautnya, jadi lebih baik makan dulu kalo perlu bawa bekel juga takutnya kelaperan lagi. Sepi banget pantainya, coba kalo dateng lebih pagi pasti bakal lebih menikmati suasananya. Ga’ mau berlama-lama dibawah terik matahari qt menyewa kapal untuk nyebrang ke Pulau Condong, kalo lagi ramai biaya penyeberangan tiap orang dihargai 20-25 ribu, berhubung qt cuma ber-3 (plus pak sopir) qt kena harga Rp. 100.000 (ini udah nawar!) Pertama kali buat gw yang ga’ bisa renang ini menaiki perahu kecil dengan ombak yang makin ke tengah makin gedhe dan bikin perahu berayun-ayun keras…. Whoaaa Pelampung, Asuransi? Semua ga’ada!! Setengah jam kemudian qt menceburkan kaki ke pesisir pulau Condong. WAOWWW keren bo’… airnya jernih, view-nya cantik, namun kecantikan sesungguhnya ada dibalik karang bolong. Kalo saat itu qt lagi ga’ ngejar pantai mutun bisa dipastiin gw dah terlelap dibatuan yang pas banget buat berjemur. Untuk melihat pemandangan bawah laut, pak sopir perahu memberikan kaca untuk melihat biota laut, sayang… perahunya keburu kebawa ombak.

Jam 12.30 melanjutkan perjalanan ke Pantai Mutun, kurang lebih 1 jam qt disambut pantai yang ramai oleh pengunjung, padahal pemandangan di pantai pasir putih lebih indah dan aksesnya lebih mudah dijangkau daripada pantai mutun tapi ga’ tau peminatnya disini koq banyak banget ya? Setelah sholat dan makan ikan bakar yang samasekali ga’ enak (juga ganti kain pantai wuakakakk… bukannya mo gaya, tapi jeans gw buasah sah sah) qt nyebrang ke pulau tangkil. Biayanya sangat murah Rp. 5000, itu udah termasuk keliling pulau tangkil, diturunin di darmaga pulau tangkil dan dijemput lagi, gilee bener!! Murah amat Pak!! Keadaan pulau tangkil seperti umumnya pulau yang dimiliki warga indonesia tidak ada pemeliharaan berarti, padahal pulau kecil ini cukup indah dan ada sudut pulau yang eksotis (ga' sempet moto, tunggu nusi aja deh), ngelilingin pulau ini layaknya anak pramuka ka'nya bakal seru deh! (next trip?)

Tanpa diduga pak sopir ngebawa qt menuju pantai Kelapa Rapet (Klara), katanya sunset disana bagus. Mampir sejenak di darmaga kecilnya korps TNI AL kalo ga' salah namanya pantai Maitem qt tiba di pantai Klara tepat menjelang sunset.

25 Januari 2009: Melintas Batas
Perjalanan hari ke-2 adalah perjalanan yang menggerus pantat, gw yang duduk dijok paling belakang berkali-kali beradu kuat dengan jok karena pak sopir membawa avansa dengan kecepatan 80-100km/jam menghajar setiap lubang dan kubangan gajah dengan sangat biadab. Way Kambas adalah tujuan qt (rombongan dah bertambah) pagi itu, butuh 2 jam untuk mencapai loket Taman Nasional Way Kambas dan itu masih ditambah 9km lagi menuju rumahnya gajah. Walopun jauh dari pusat kota namun tempat ini juga ramai, setelah makan siang qt masuk ke area yang lebih dalam berharap bisa bertemu kawanan gajah. Dari padang yang luass buanget hanya ditemui beberapa gajah, ga' tau mereka lagi pada berlibur juga ato emang sedikit.

Perjalanan nekad berikutnya adalah menuju Siger, sebuah tempat srategis untuk melihat pelabuhan Bakauheni melalui jalus lintas timur. Gw?? ya masih tetep ka' karung beras di jok belakang:( Pemandangannya lumayan indah, ternyata Lampung memang kota pendatang buktinya disini gw bisa menemukan kampung Bali. Sekitar jam 17.30 qt udah nangkring di puncak Siger, konon katanya Siger akan digunakan sebagai restoran namun berhubung lum juga dipakai maka dimanfaatin penjaganya untuk memungut uang parkir bagi siapa aja yang mo menikmati hamparan kepulauan lengkap dengan feri yang hilir mudik dan perbukitan yang mirip suasana puncak. Satu jam kemudian qt dah masuk mobil lagi menuju ke Tanjung Gading tempat qt nanti akan tepar, kali ini melewati jalur Bakauheni - Bandar Lampung. Bandar Lampung - Way Kambas - Siger - Bandar Lampung... MANTHABH!!!

Hari ke-3 adalah hari keluarga, gw mengunjungi sodara, nusy juga hang out ma keluarga abangnya. Muterin kota lampung dikit lanjut kepencarian Kripik Pisang Bu Suseno (rasanya biasa aja koq laris banget ya...)

Jam 16.50 qt dah duduk menikmati snack dari mb' Sri, gw bolak balik ngelongok ke Jendela mencari-cari Gerhana Matahari Cincin... jangankan cincin, gelang, kalung semuanya ga' ada, Hikss... katanya di Lampung bakal dapet view yang bagus... GOMBALLLL!!!

Overall menurut gw kota Lampung sangat layak untuk dikunjungi, terutama wisata pantainya. Ada wisata air terjun di Liwa tapi jauh banget, 6 jam perjalanan dari Bandar Lampung, PHIEEUWHH!! Karena Lampung memiliki banyak tanjung ga' heran kalo pantainya indah-indah, pulau kecilnya sangat banyak dan wajib harus berani nyebrangin pantainya untuk menikmati eksotisme pulau yang imut itu. Hal yang cukup mengganggu adalah MASALAH KEBERSIHAN di tempat wisata, kesadaran masyarakat dan peranan petugas sama-sama minim. Nyari makanan khas lampung juga susah, makanan yang ada rasanya juga ga' enak, dari beberapa warung yang qt datengin cuma RM GAMBRENG yang rasanya pas dilidah. RM GAMBRENG juga unik karena untuk dapat dilayani qt harus gambreng dulu, milih menu juga gambreng... SERIOS LOH?? Ya kagaaaak lahh... cuma namanya lucu banget, mungkin karena emping yang dijual segedhe gambreng (kali ini serius!)

Itu ajah cerita liburan gw, foto-foto yang lebih bagus tungguin aja tayangannya jeng nusi (ka'nya sih masih lama hehehehe...) Ada yang berminat menjadikan Lampung tujuan traveling?

Tambahan Info:
Restribusi pantai pasir putih, mutun & klara: Rp. 10.000
Restribusi pulau condong: Rp. 2.500
Restribusi way kambas: Rp. 5.000
DI Siger cuma bayar parkir mobil: Rp. 5.000